Danny Pomanto-Anis Matta Saling Lempar Pujian, Sebut Makassar Makin Maju
Kitasulsel-Makassar-Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjamu makan malam Ketua Umum (Ketum) Partai Gelora Anis Matta di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Jumat, (24/02/2023), malam.
Ramdhan Pomanto berharap Partai Gelora mendominasi pikiran-pikiran progresif dalam membangun Kota Makassar.
Keduanya saling lempar pujian. Anis Matta memuji Wali Kota Makassar itu mendapatkan banyak penghargaan secara nasional maupun internasional. Pun kemajuan Makassar yang begitu terlihat.
Sementara, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto merasa terhormat dikunjungi ketum. Apalagi, Danny Pomanto juga merasa banyak belajar dari sosok Anis Matta.
“Saya berterimakasih sekali bisa bersilaturahmi dengan Pak Danny, alhamdulilah kebersamaan kita sejak pilkada yang lalu sampai sekarang terjalin erat. Semoga ini terus berlanjut,” kata Anis Matta usai jamuan makan malam.
Dia menilai kepemimpinan Danny Pomanto termasuk salah satu wali kota tersukses di Indonesia.
“Saya kira kita semua mengenal secara nasional bahwa pak wali merupakan wali kota yang paling sukses di Indonesia. Penghargaan yang diterima sudah banyak sekali, dari nasional hingga internasional. Secara umum ada banyak kemajuan di kota Makassar sejak beliau memimpin,” jelas dia.
Dia mengungkapkan kota seperti Makassar harus dirancang lebih jauh lagi menjadi kota internasional yang paling bergengsi di Indonesia. Supaya bisa setara dengan kota-kota besar lain di dunia.
Ditambah lagi, dirinya menjelaskan dalam narasi Partai Gelora yang dikembangkan ialah adanya tren de-globalisasi ekonomi yang mana tren kepada pengembangan pasar domestik yang terintegrasi.
Ia mencontohkan, seperti halnya kota New York nilai GDP-nya mencapai USD2,5 triliun. Olehnya, untuk Indonesia GDP-nya harus juga disanggah oleh beberapa kota besarnya.
Hal itu agar tidak saja sampai USD1 triliun atau USD2 triliun tetapi bahkan sampai USD3 triliun dan seterusnya.
“Konsepnya memang ini pengembangan kota-kota besar di Indonesia sebagai penyangga utama ekonomi nasional. Nah, Makassar menjadi salah satu dari itu,” ucapnya.
Di samping itu, dengan kemampuan kepemimpinan saat ini, ia menuturkan Danny Pomanto layak naik level. “Saya pikir-pikir layaklah beliau,” yakinnya.
Danny Pomanto mengatakan dirinya sangat terhormat dan bangga Pak Ketum datang ke kediamannya.
Sejauh ini, ia mengungkapkan Partai Gelora memiliki sejarah politik dengan Adama.
“Gelora mendukung Adama pada saat itu. Apalagi saya memang mengenal baik Pak Ketum. Banyak pelajaran yang saya dapat terutama melihat politik secara cerdas. Itu ada pada beliau, terbukti dengan merancang Partai Gelora yang sangat apik,” ungkapnya.
Wali Kota berlatar belakang arsitektur ini menyebutkan dari warnanya saja Gelora sangat millennials, tren adaptifnya juga luar biasa, mulai dari jargon-jargonnya yang tampaknya akan segera menjadi top of main.
“Dalam politik itu kalau sudah jadi top of main maka itu sudah jadi akar yang kuat untuk pohon yang besar,” sebutnya.
“Saya sangat bangga dan terima kasih kepada beliau dan Partai Gelora. Saya berharap Partai Gelora di Makassar menjadi partai yang mendominasi pikiran-pikiran membangun Makassar kedepannya,” harapnya.
NEWS
Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa
Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.
Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.
“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.
“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.
“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.
Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.
“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap









You must be logged in to post a comment Login