Connect with us

Camat Ujung Tanah Bersama Para Lurah Hadiri Rakor Terkait Keamanan dan Kebersihan Pelabuhan Paotere yang Dilaksanakan PT Pelindo

Published

on

Kitasulsel—Makassar-–Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.S.IP.M.Si Bersama Lurah Gusung Andi Imam Ilyas. S.STP. MAP dan Cambaya Andi Rosniati,S.Sos menghadiri rapat koordinasi mengenai keamanan dan kebersihan pelabuhan paotere yang dilaksanakan oleh PT PELINDO PERSERO REGIONAL IV, di Jl. Serui, Cafe Mama, Kamis 02 Maret 2023.

Dalam Pembahasan ini Camat Ujung Tanah. Ibrahim Chaidar Said. S.IP. M.Si menyampaikan terkait dengan pelabuhan paotere memang tidak terlepas dari kecamatan Ujung Tanah, karena ini kebangaan dari pemerintah kota Makassar.

“Selain itu, Kecamatan Ujung Tanah sebagai ikon sejarah bagi Kota Makassar. Untuk itu, kami dari pemerintahan kecamatan turut bertangung jawab untuk menjaga kestabilan keamanan, kebersihan dan semua yang berkaitan dengan masalah kehidupan Masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, berkenaan dengan kondisi lingkungan di Pelabuhan Paotere, maka perlu upaya terobosan tersendiri guna mewujudkan pelabuhan sehat di kawasan ini.

“Bila konsep penyelenggaraannya menyatu dengan Pelabuhan Makassar, maka hasilnya tidak maksimal karena kondisi Pelabuhan Makassar sebagai Pelabuhan Laut Utama sudah menerapkan standar internasional,” kata Ibrahim Cahaidar Said.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending