Connect with us

Kawasan Karebosi Akan Direvitalisasi,Kadispora Makassar:Dalam Waktu Dekat Akan Lelang Tender

Published

on

Kitasulsel -Makassar – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Andi Pattiware, menyampaikan bahwa kondisi kawasan Karebosi yang selama ini menjadi fasilitas umum dan fasilitas olahraga, memerlukan peningkatan kualitas.

“Kondisi Karebosi saat ini, memerlukan peningkatan kualitas, Insya Allah, dalam waktu dekat Dispora Kota Makassar akan melaksanakan lelang tender untuk pelaksanaan rehabilitasi Lapangan Karebosi tahun anggaran 2023 ini,” kata Andi Pattiware di Makassar, Kamis (9/3/2023).

Dia berharap, proses lelang hingga proses pekerjaan rehabilitasinya selesai sesuai perencanaan dan berjalan lancar.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora, Muhammad Dasysyara Dahyar, saat dikonfirmasi jurnalis media ini, mengatakan, saran publik dan para netizen terhadap kondisi kawasan Karebosi ini, menjadi perhatian Dispora dan segera merealisasikan pengerjaan rehabilitasinya.

“Dispora Makassar sudah membuat perencanaan rehabilitasinya kawasan Karebosi ini, juga sudah dianggarkan pada tahun 2023. Sekarang sisa menunggu persiapan dilaksanakannya lelang atau tender proyek,” ujar Muhammad Dasysyara Dahyar yang akrab disapa Dee ini.

Terkait soal waktu lelang, ujar Dee, dia tak menyebutkan jadwal pasti pelaksanaannya, namun menegaskan bahwa anggarannya sudah masuk pada APBD TA 2023.

“Yang pasti rehabilitasi kawasan Karebosi akan direalisasikan tahun ini, dan menjadi program prioritas Dispora Makassar, Insya Allah dalam waktu dekat kita gelar tender,” jelasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.

“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.

Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.

“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.

“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.

“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.

Continue Reading

Trending