Connect with us

Pimpin Rakor Harkamtibmas Jelang Ramadhan,Camat Tallo:Mari Bersama Ciptakan Susana Kondisif Dan Stabil Di Kecamatan Tallo

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Untuk meningkatkan sinergitas antara TNI/Polri dan Pemerintah Kecamatan Tallo dalam rangka menciptakan stabilitas kamtibmas yang kondusif, rapat koordinasi kamtibmas kembali digelar di ruangan rapat kantor camat Tallo, Senin, (13/03/2023).

Kegiatan Rakor Kamtibmas ini dihadiri oleh Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, S.STP, M.Si, Kapolsek & Danramil Tallo, lurah se Kecamatan Tallo, Kepala Seksi, PJU Mapolsek Tallo, Babinsa dan Babinkantibmas se Kecamatan Tallo

Agenda utama yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut adalah stabilitas keamanan wilayah dalam rangka memasuki bulan suci Ramadhan termasuk keamanan mesjid pada saat pelaksanaan tarawih

“Kegiatan rakor ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah, TNI dan Polri untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah kecamatan Tallo terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan,” ucap Alamsyah.

Pengamanan, tambah Alamsyah, harus dilakukan secara terpadu agar bisa memberikan dan menciptakan kondisi kamtibmas yang stabil dan kondusif di kecamatan Tallo.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

KEMENHAJ-UMRAH

Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah, 10 Orang Luka, Satu Dirawat Intensif

Published

on

Kitasulsel—Madinah— Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua bus jemaah haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi.

Dua bus tersebut mengangkut jemaah dari kelompok terbang SUB-02 Embarkasi Surabaya dan JKS-01 Embarkasi Jakarta-Bekasi yang tengah melaksanakan kegiatan ziarah.

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, menjelaskan bahwa insiden terjadi ketika bus rombongan SUB-02 menabrak bagian samping bus JKS-01.

Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 10 jemaah mengalami luka-luka, terdiri dari tujuh jemaah asal Jakarta-Bekasi, dua jemaah asal Surabaya, serta satu orang pengurus kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dari fasilitas kesehatan setempat.

“Saat ini satu jemaah atas nama Sri Sugi Hartini, 60 tahun, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Al Hayyat Madinah,” ujar Hasan.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh jemaah yang terdampak mendapatkan pendampingan penuh dari petugas haji Indonesia, baik dalam aspek layanan kesehatan maupun dukungan logistik.

Kementerian juga menegaskan bahwa kegiatan ziarah di Madinah merupakan bagian dari layanan yang difasilitasi secara resmi dan dilaksanakan dalam pengawasan petugas, termasuk kunjungan ke sejumlah lokasi seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.

Sehubungan dengan peristiwa ini, Kementerian mengimbau seluruh jemaah untuk tetap mematuhi arahan petugas, menghindari aktivitas di luar kepentingan ibadah, serta menjaga kondisi fisik agar tidak mengalami kelelahan berlebihan.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi jemaah serta memastikan seluruh kebutuhan medis dan layanan pendukung lainnya terpenuhi secara optimal.

 

Continue Reading

Trending