Connect with us

Jelang Ramadan, Legislator Makassar Kasrudi Bagi Al-Quran ke Sejumlah Masjid di Manggala  

Published

on

Kitasulsel, Makassar-— Menjelang bulan suci Ramadan 1444 hijriah/2023, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Manggala, Kasrudi menebar bakti kebaikan untuk umat.

Anggota DPRD Kota Makassar ini melakukan kegiatan sosial dengan membagikan Al-Quran ke sejumlah masjid di Kecamatan Manggala.

Didampingi oleh pengurus DMI Kecamatan Manggala, giat tersebut mulai dilakukan hari ini hingga menjelang bulan suci ramadan tiba.

“Jumlahnya 20 buah Al-Quran di setiap masjid. Setiap harinya kita sambangi dua masjid,” ujar Kasrudi, Selasa (14/3/2023).

Legislator dari Fraksi Gerindra ini berharap bakti sosial yang dilakukannya dapat melahirkan generasi qurani yang mengimani setiap bait Al-Quran.

“Satu huruf itu ada 10 kebaikan. Satu huruf dihitung 10 kebaikan setiap yang dibaca dalam Al-Quran,” cetusnya.

Kendati demikian, Kasrudi menargetkan program berbagi Al-Quran ini akan dilakukan rutin setiap tahun menjelang bulan ramadan.

“Kami berharap program ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan membaca Al-Qur’an bagi masyarakat utamanya umat muslim,” harap Kasrudi.(*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kisah Haru Guru Mengaji di Sidrap: Hidup Sebatangkara di Rumah Tak Layak Huni

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Kisah pilu datang dari Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Seorang guru mengaji bernama Fatimah (50) kini harus menjalani hidup dalam kondisi serba keterbatasan di rumah yang tidak layak huni.

Perempuan yang dikenal sebagai pengajar Al-Qur’an bagi anak-anak di lingkungannya itu kini tak lagi mampu melanjutkan aktivitas mengajarnya karena kondisi kesehatan yang terus menurun.

Fatimah diketahui hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi. Ia juga mengalami keterbatasan fisik sehingga harus menggunakan tongkat setiap kali berjalan.

Padahal selama bertahun-tahun, Fatimah dikenal sebagai sosok yang tulus mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an. Ia mengajar puluhan santri di TPA Nurul Imam yang berada di Kelurahan Amparita.

Namun, kondisi fisik yang semakin lemah serta keadaan rumah yang memprihatinkan membuat aktivitas mengajinya terhenti.

Salah seorang warga setempat, Yahya, menyampaikan keprihatinan masyarakat terhadap kondisi yang dialami Fatimah. Menurutnya, sosok Fatimah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar Ibu Fatimah bisa mendapatkan pengobatan dan bantuan perbaikan rumah. Semoga beliau bisa kembali mengajar mengaji seperti dulu,” ujar Yahya, Senin (16/3/2026).

Warga setempat juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidrap dengan harapan pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Bagi masyarakat Amparita, Fatimah bukan sekadar guru mengaji, tetapi juga sosok yang selama ini menjadi penerang bagi generasi muda dalam mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Mereka berharap kepedulian berbagai pihak dapat hadir untuk membantu sang guru agar kembali menjalani kehidupan yang lebih layak.

Continue Reading

Trending