Connect with us

Target Segera Tembuskan Takkalasi – Bainange – Lawo, Pemprov Sulsel Lanjutkan Pembangunan Sepanjang 12,1 Km

Published

on

Kitasulsel—Soppeng—Pembangunan jalan ruas Takkalasi – Bainange – Lawo di Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Barru menjadi salah satu fokus Pemprov Sulsel untuk kembali dilanjutkan.

Ruas jalan ini menjadi prioritas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk dikerjakan secara bertahap.

“Alhamdulillah, Rp 73,2 M alokasi PAGU TA 2023 untuk Pembangunan jalan ruas Takkalasi – Bainange – Lawo di Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Barru,” kata Gubernur Andi Sudirman.

Rencananya, akan ditangani sepanjang 12,1 Km dan lebar 6 m. “Tim PUTR telah melakukan MC-0. Insya Allah, dalam waktu dekat akan segera ditangani,” ujarnya.

Dengan penanganan jalan ini,akan membuka wilayah terisolir serta memangkas waktu tempuh.

“Jika biasanya melalui Bulu Dua menempuh jarak sekitar 70 km. Namun, melalui ruas Takkalasi – Bainange – Lawo hanya menempuh 38 km. Artinya bisa mempersingkat perjalanan sekitar 30 km,” terangnya.

Dirinya pun meminta doa dan dukungan masyarakat untuk kelancaran pembangunan ini, sehingga segera dapat diakses oleh masyarakat.

“Sehingga akan memperlancar akses mobilitas masyarakat, dan berdampak dalam menggeliatkan perekonomian masyarakat sekitar,” imbuhnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Irwan Fokus Pastikan Ketersediaan Air Bersih di Luwu Timur, Antisipasi Dampak El Nino

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di seluruh wilayah Luwu Timur. Langkah ini menjadi fokus utama pemerintah daerah seiring mulai dirasakannya dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño.

Menurut Bupati Irwan, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi, terlebih di tengah kondisi cuaca yang semakin kering dan berpotensi memicu krisis air di sejumlah wilayah.

“Pemerintah daerah akan fokus memastikan distribusi dan ketersediaan air bersih, terutama di titik-titik yang selama ini mengalami kekurangan. Ini menjadi prioritas kami agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga di sejumlah kecamatan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih berharap program ini segera direalisasikan secara konkret di lapangan.

“Semoga segera terealisasi, terutama di daerah kami yang memang sering mengalami kesulitan air bersih saat kemarau,” ungkap salah seorang warga.

Dukungan juga datang dari kalangan legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur menyatakan kesiapan untuk mengawal penuh program pemerintah daerah tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Pimpinan DPRD menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan isu strategis yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dan pengawasan bersama.

Program ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadapi potensi krisis air akibat El Niño yang diprediksi akan meningkatkan intensitas musim kemarau tahun ini.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di Luwu Timur dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending