Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Sabtu Sehat, Fatmawati Rusdi Senam Bersama Staf Kelurahan Malimongan Baru

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Mengawali akhir pekan Sabtu Pagi, Wakil Wali Kota Makassar bersama Lurah Malimongan Baru, Sudirman, para pegawai kelurahan dan masyarakat sekitar melakukan senam sehat bersama di depan Kantor Lurah Malimongan Baru, Sabtu (18/03/2023).

Dipimpin oleh instruktur senam, Fatmawati Rusdi bersama seluruh pegawai terlihat antusias mengikuti gerakan senam jantung sehat.

“Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan, kita semua berharap dapat memasuki bulan suci Ramadan dengan raga dan jiwa yang sehat, sehingga segala kegiatan ibadah kita nantinya dilancarkan,” ujarnya.

Menambah semangat para peserta senam, Fatmawati Rusdi pun membagikan suvenir bagi peserta dengan gerakan senam terbaik, menambah kehebohan peserta senam.

Selepas senam bersama, Fatmawati Rusdi berbaur bersama seluruh pegawai kelurahan dan sarapan bersama menikmati santapan yang disajikan oleh Lurah Malimongan Baru.

Lurah Malimongan Baru, Sudirman, menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Wakil Wali Kota Makassar untuk hadir di tengah masyarakat, memberi semangat dan mengalirkan aura positif untuk terus aktif, sebagai upaya peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

“Kegiatan senam jantung sehat rutin kita laksanakan setiap Sabtu, kehadiran ibu wakil wali kota menjadi penyemangat bagi kita tentunya,” ujarnya.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Preaming Medsos Pesanan Ancam Kepercayaan Publik terhadap Media mainstream

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR—Di tengah derasnya arus informasi digital, media sosial kini bukan hanya menjadi ruang berbagi informasi, tetapi juga arena pembentukan opini yang sering kali tidak sehat. Fenomena “preaming medsos pesanan” semakin marak, yakni praktik membangun narasi tertentu demi kepentingan kelompok atau individu dengan cara menggiring opini publik tanpa dasar fakta yang jelas.

Yang menjadi persoalan serius, banyak penggiat media sosial saat ini dengan mudah mencomot informasi dari berbagai sumber tanpa verifikasi yang memadai. Potongan video, foto, maupun kutipan dipublikasikan secara sepihak, lalu dikemas dengan narasi provokatif demi mengejar perhatian, popularitas, atau bahkan kepentingan tertentu. Akibatnya, informasi yang beredar sering kali menyesatkan dan tidak sesuai fakta sebenarnya.

Kondisi ini perlahan mengancam kepercayaan masyarakat terhadap media mainstream dan informasi secara umum. Publik menjadi sulit membedakan mana informasi yang telah melalui proses jurnalistik dan mana yang sekadar opini liar di media sosial. Padahal, produk jurnalistik sejatinya lahir dari proses verifikasi, konfirmasi, dan tanggung jawab etik.

Lebih memprihatinkan lagi, framing pesanan di media sosial kerap digunakan untuk menyerang personal, lembaga, maupun pihak tertentu. Narasi dibentuk sedemikian rupa agar menggiring persepsi negatif publik, meski fakta utuhnya belum tentu demikian.

Jika dibiarkan, budaya informasi semacam ini dapat merusak ruang demokrasi digital dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, literasi digital menjadi sangat penting. Masyarakat harus lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada konten yang belum terverifikasi. Di sisi lain, para penggiat media sosial juga dituntut memiliki tanggung jawab moral agar tidak asal menyebarkan informasi demi kepentingan sesaat.

Media sosial seharusnya menjadi ruang edukasi dan penyebaran informasi yang sehat, bukan alat propaganda atau penyebar informasi menyesatkan. Kepercayaan publik adalah hal yang mahal, dan ketika informasi dipermainkan demi kepentingan tertentu, maka yang dirugikan bukan hanya individu atau lembaga, tetapi kualitas demokrasi dan kecerdasan publik secara keseluruhan.

Continue Reading

Trending