Connect with us

Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Masyarakat Makassar Kunjungi Pasar Murah Partai Nasdem

Published

on

Kitasulsel-Makassar, Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi selaku wakil bendahara umum DPP partai Nasdem, lakukan kunjungan pasar murah dan berbagi zakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Tallo dan Bontoala.

“Pasar murah dan berbagi zakat wujud komitmen partai Nasdem untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Meski Makassar diguyur hujan deras, namun tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk hadir, serta berbincang dengan Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi didampingi oleh drg, A Rachmatika Dewi dan Mario David.

“Moment Ramadhan, moment untuk berbagi, jangan melihat dari nilainya, tapi dari komitmennya, dan berharap dihati masyarakat selalu ada Nasdem,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi juga menjelaskan kepada masyarakat tentang yang berhak menerima zakat.

“Untuk zakat, tidak semua mendapatkan, karena telah ada aturannya tersendiri. Dalam zakat ada hak kaum dhuafa, anak yatim, dan janda miskin,” ujarnya.

Berharap kegiatan Pasar Murah Partai Nasdem dan berbagi zakat dapat membantu masyarakat khususnya di bulan suci Ramadhan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kemenhaj Parepare Didesak Tegas, Kisruh Jamaah Umrah Terkatung di Mekkah Seret Nama Hj Rismah–Hj Basira Usman

Published

on

KITASULSEL -PAREPARE — Kisruh jamaah umrah yang terkatung-katung di Mekkah tanpa kepastian tiket kepulangan memicu desakan agar Kantor Kementerian Haji Parepare bersikap tegas terhadap penyelenggara perjalanan yang dinilai meresahkan jamaah.

Desakan tersebut mencuat seiring munculnya sejumlah keluhan jamaah yang hingga kini belum dipulangkan ke Tanah Air, bahkan harus menambah biaya setiap hari untuk memperpanjang masa inap hotel di Arab Saudi.

Dalam kasus ini, nama Hj Rismah dan Hj Basira Usman kembali menjadi sorotan. Keduanya diduga berperan dalam pengelolaan keberangkatan jamaah, meski tidak memiliki travel resmi dan hanya menggunakan travel milik pihak lain.

Sejumlah pihak menilai, tindakan tegas harus segera diambil agar tidak menimbulkan kesan adanya pembiaran terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Dipulangkan ke tanah air itu memang sudah menjadi tanggung jawab travel. Namun efek jera harus tetap diberikan,” ujar H. Narto, keluarga jamaah asal Sidrap yang hingga kini belum juga dipulangkan karena harus terus menambah biaya selama di Mekkah.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Ini pelanggaran berat dan tidak boleh dibiarkan. Jamaah sudah dirugikan secara materi dan psikologis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga marwah Kemenhaj sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengawasan penyelenggaraan ibadah umrah dan haji.

“Marwah Kemenhaj saat ini sedang dipertaruhkan. Jangan sampai terkesan melindungi pelanggar aturan yang sudah lama ditetapkan,” lanjutnya.

Kisruh yang melibatkan Hj Rismah dan Hj Basira Usman disebut bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan jejak digital yang beredar, keduanya kerap dikaitkan dengan persoalan pelayanan jamaah dalam beberapa pemberangkatan sebelumnya.

Publik pun berharap agar kasus ini ditangani secara serius dan transparan, termasuk menelusuri peran kedua oknum dalam proses pemberangkatan jamaah.

Masyarakat juga diimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih penyelenggara perjalanan umrah, dengan memastikan legalitas serta rekam jejak layanan sebelum memutuskan untuk berangkat ke Tanah Suci.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap jamaah harus menjadi prioritas utama, sekaligus menjadi ujian bagi ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan di sektor penyelenggaraan ibadah umrah dan haji.

Continue Reading

Trending