Connect with us

Usai Salat Berjamaah di Takalar, Gubernur Andi Sudirman Diserbu Anak-Anak

Published

on

Kitasulsel—Takalar—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melaksanakan Salat Isya berjamaah di Masjid Agung Kabupaten Takalar, Jum’at 14 April 2023.

Dilanjutkan Salat Tarawih berjamaah dengan masyarakat Kabupaten Takalar.

“Alhamdulillah, Ramadan ke-24 ini kami melaksanakan Salat Isya dan Salat Tarawih secara berjamaah di Masjid Agung Kabupaten Takalar,” katanya.

Dikesempatan ini pula Gubernur Andi Sudirman memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga menyerahkan bantuan 300 paket lebaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan paket lebaran itu bermanfaat untuk penerima manfaat,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel terus berkomitmen mendorong pembangunan di Kabupaten Takalar.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sudirman membawakan ceramah singkat. Salah satunya, perihal menjaga amanah.

“Ketika kita diberi amanah, harus dikerjakan sungguh-sungguh dan menjaga amanah itu dengan baik,” pungkasnya.

Usai melaksanakan Salat berjamaah, sejumlah anak-anak pun mendatangi orang nomor satu di Sulsel itu. Mereka meminta tandatangan untuk pengisian buku amaliyah Ramadan.

“Sesaat keluar dari Masjid, bertemu anak-anak sekolah yang minta tandatangan untuk Amaliyah Ramadan,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menag Nasaruddin Umar Kembali ke Bone, Masjid Masa Kecil Jadi Saksi Jejak 56 Tahun Perjalanan Ilmu

Published

on

KITASULSEL—BONE — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan emosional ke Masjid Nurul Amin, Ujung Pero, Desa Saelong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (27/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna, mengingat masjid itu memiliki nilai historis mendalam dalam perjalanan hidup Menag. Sekitar 56 tahun lalu, Masjid Nurul Amin menjadi tempat awal Nasaruddin Umar menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman keislaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag hadir tanpa protokoler berlebihan. Ia hanya didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin M. Yapid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah—lembaga pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan keilmuan Menag.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Menag tampak berbaur dengan masyarakat serta meluangkan waktu untuk bernostalgia bersama rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu bersama-sama belajar di masjid tersebut.

Warga setempat mengenang sosok Nasaruddin Umar sejak kecil sebagai pribadi yang santun, tekun, dan memiliki kharisma. Menurut mereka, karakter tersebut tidak berubah hingga kini meskipun telah menduduki jabatan penting di tingkat nasional.

“Dari dulu beliau dikenal sebagai santri yang sopan dan rajin. Sampai sekarang pun tetap sederhana,” ujar salah satu warga.

Kehadiran Menag di Desa Saelong juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Di kawasan tersebut kini telah berdiri lembaga pendidikan Islam berstandar internasional yang merupakan bagian dari jaringan Yayasan As’adiyah, sekaligus menjadi cabang ke-7 yang tersebar di Indonesia.

Perkembangan tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan berbasis keislaman di daerah yang dulunya menjadi tempat awal perjuangan seorang santri.

Diketahui, kunjungan Nasaruddin Umar ke Sulawesi Selatan merupakan bagian dari agenda menghadiri PSBM XXVI 2026 di Makassar. Namun, di sela agenda tersebut, Menag menyempatkan diri mengunjungi kampung halaman yang memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan besar seorang tokoh tidak pernah lepas dari akar dan tempat ia pertama kali belajar serta ditempa.

Continue Reading

Trending