Connect with us

Puncak Hari OTDA ke-XXVII, 514 Bendera Kabupaten/Kota se-Indonesia Dikibarkan di Laut Losari

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Puncak Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-XXVII di Anjungan City Of Makassar berlangsung meriah, Sabtu (29/04/2023).

Dirangkaikan Hari Kebudayaan Kota Makassar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama kepala daerah se-Indonesia disuguhi dengan persembahan tari pakarena.

200 penari dari 15 sanggar seni binaan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar menari di atas 200 perahu nelayan.

Perahu nelayan dari Pulau Barrang Lompo, Barrang Caddi, Kodingareng, dan Lae-Lae mengibarkan 514 bendera kabupaten/kota se-Indonesia di Laut Losari.

Hal ini merupakan bentuk dukungan Pemkot Makassar sebagai penyelenggara kegiatan Hari OTDA ke-XXVII Tahun 2023.

Tari Pakarena menggambarkan Kota Makassar termasyur yang seluruh pelosok negeri sebagai salah satu wilayah Maritim di Indonesia.

Luas wilayah laut yang Kota Makassar miliki membuat Makassar melahirkan pelaut yang tangguh.

Namun dibalik pelaut yang tangguh, terdapat sosok wanita yang tegar menanti sang pelaut kembali membawa berkah dari sang pencipta.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Dinsos P3A Luwu Timur dan BPS Sosialisasikan Groundcheck PBI kepada Pendamping PKH

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur bersama Badan Pusat Statistik menggelar sosialisasi kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terkait groundcheck Penerima Bantuan Iuran (PBI), Senin (30/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Media Center Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo-SP) Luwu Timur dan dihadiri Kepala Dinsos P3A, Masdin, serta Kepala BPS Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu.

Dalam sambutannya, Masdin menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar mengumpulkan para pendamping PKH, tetapi juga untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan serta pemahaman terkait sistem groundcheck di lapangan.

“Pendampingan ini menjadi ujung tombak dalam memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Sebanyak 34 pendamping PKH yang mewakili seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara Dinsos P3A, BPS, dan para pendamping di lapangan.

Sementara itu, Abdullah Pannu menjelaskan bahwa groundcheck PBI merupakan langkah penting untuk menjamin validitas data penerima bantuan sosial.

Ia memaparkan bahwa melalui groundcheck, BPS bersama pendamping PKH akan melakukan verifikasi langsung ke rumah tangga sasaran guna memastikan keberadaan, kondisi sosial ekonomi, serta keabsahan administrasi penerima bantuan.

Dengan adanya sosialisasi ini, para pendamping PKH diharapkan semakin memahami mekanisme dan urgensi groundcheck PBI, sehingga penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Luwu Timur dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Continue Reading

Trending