Connect with us

Gubernur Andi Sudirman Terima Menteri dari Singapura

Published

on

Kitasulsel-Makassar– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Menteri Sosial dan Pembangunan Keluarga, Menteri Kesehatan Kedua, dan Menteri yang Bertanggungjawab Atas Urusan Muslim Singapura, Bapak Masagos Zulkifli bin Masagos Mohamad di Rujab Gubernur, Rabu 10 Mei 2023.

Mereka saling berdiskusi dan membahas langkah-langkah strategis untuk mempererat hubungan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Singapura.

“Bapak Menteri Masagos melihat potensi kerjasama logistik export-import, seafood, pariwisata dan lainnya,” imbuhnya.

“Kami menyampaikan sejumlah potensi yang di miliki Sulawesi Selatan. Kita memiliki kultur dan kearifan lokal yang kuat,” ungkap Andi Sudirman.

Lanjutnya, Sulsel memiliki kekayaan aalm yang berlimpah diberbagai sektor, seperti hasil pertanian, pariwisata, perikanan, dan lainnya.

Sementara itu, Menteri Masagos Zulkifli menyampaikan, “hubungan Indonesia dan singapura sangat penting kita harus terus membangunnya. Saya sebagai wakil Singapura, mencari kiat-kat untuk mengeratkan hubungan antara Singapur dan provinsi,” tuturnya.

Ia pun merasa takjub dengan sejumlah potensi yang dimiliki Sulsel.

“Mempromosikan wisata sekaligus produk-produk dari Sulawesi. Semoga ini suatu usaha yang akan mengeratkan lagi dan menghubungkan rakyat Singapur dan Indonesia,” katanya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Apresiasi Panen Perdana 6 Ton Ikan Nila BUMDes Mabonta, Siap Dikembangkan Jadi Wisata Kuliner

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wisata Bahari Desa Mabonta, Kecamatan Burau, mencatat keberhasilan pada panen perdana budidaya ikan nila dengan menghasilkan sekitar 6 ton ikan dari tambak seluas satu hektare. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menghadiri panen perdana, Jumat (26/6/2026).

Panen tersebut merupakan hasil budidaya 40.000 bibit ikan nila yang ditebar beberapa bulan sebelumnya. Dari jumlah itu, tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai sekitar 60 persen, sehingga menghasilkan sekitar enam ton ikan siap panen.

Keberhasilan budidaya itu juga diikuti dengan tingginya minat pasar. Pada hari pertama panen, sekitar 2 ton ikan nila langsung terjual kepada para pembeli, menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi pengelolaan usaha desa tersebut.

Bupati Irwan Bachri Syam mengapresiasi pemerintah desa, pengelola BUMDes, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi mengembangkan sektor perikanan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini menjadi awal yang baik. Hasil panennya sudah ada, pasarnya juga sudah ada. Tinggal bagaimana kita terus meningkatkan pengelolaannya agar manfaat ekonominya semakin besar bagi masyarakat,” ujar Irwan.

Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi desa melalui BUMDes mampu menciptakan peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Kuliner

Selain sebagai kawasan budidaya perikanan, Bupati Irwan melihat tambak ikan di Desa Mabonta memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis kuliner.

Konsep tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil budidaya ikan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.

“Ke depan, kawasan ini bisa dikembangkan menjadi tempat makan. Masyarakat dapat menikmati ikan segar langsung dari tambak, sehingga memberikan nilai tambah bagi BUMDes dan membuka peluang usaha baru bagi warga,” tuturnya.

Pengembangan kawasan berbasis perikanan dan wisata kuliner diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung, memperluas pemasaran produk lokal, serta meningkatkan pendapatan asli desa melalui pengelolaan BUMDes.

Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Bupati berharap keberhasilan panen perdana BUMDes Wisata Bahari Desa Mabonta dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk terus mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

Menurutnya, BUMDes memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa melalui pengembangan sektor unggulan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pengelolaan yang profesional, serta keterlibatan aktif masyarakat, BUMDes diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan warga, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Continue Reading

Trending