Connect with us

Temu Kebangsaan, Mempersatukan Relawan Mendorong Perubahan Untuk Keadilan Sosial

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA–Ribuan relawan Anies Baswedan akan berkumpul di Jakarta 21 Mei 2023 tepatnya di Tennis Indoor Senayan Jakarta.

Temu Kebangsaan Relawan Anies ada dalam semangat kebangkitan nasional, 115 tahun yang lalu bangsa ini bangkit dan akhirnya mewujudkan kemerdekaan 37 tahun kemudian.

Kami berharap, 120 tahun setelah kebangkitan nasional, Indonesia bukan hanya sekadar merdeka tapi mampu menjadi negeri terbaik di dunia. Indonesia membutuhkan pemimpin seperti pak Anies untuk menjadi negara berdaulat dan terdepan dalam percaturan internasional.

Untuk itulah, ribuan relawan yang dari 34 Provinsi di Indonesia berkumpul menyatukan tekad meluruskan jalan reformasi.

Temu Kebangsaan ini murni kegiatan relawan bersama Anies Baswedan, tak ada tokoh yang diundang

Terkait cawapres, seluruh relawan bersepakat tidak mempersoalkan siapapun cawapres pak Anies bahkan seluruh relawan berupaya maksimal agar mampu memenangkan pilpres siapapun cawapresnya. Soal Cawapres sebaiknya

Konferensi Pers hari ini diwakili oleh Muhammad Ramli Rahim dari Konfederasi Nasional Relawan Anies yang menjadi wadah afiliasi 250 simpul relawan Anies, Tatak Ujiyati dari Forkom Relawan Anies yang mewadahi 167 simpul relawan, La Ode Basir mewakil Sekber ABW yang mewadahi 60 simpul relawan Anies dan Adam Irham mewakil KIB yang menjadi wadah tiga simpul relawan

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri HUT ke-50 Gereja Kibaid Wawondula, Tegaskan Dukungan Pembangunan Rumah Ibadah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Gereja Kibaid Jemaat Wawondula yang digelar di gedung gereja setempat di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu (18/4/2026).

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir langsung dalam momentum bersejarah tersebut. Ia didampingi Kepala Dinas Transnaker Joni Patabi, Camat Towuti Amri Mustari, Kepala Desa Lioka Yuliana, jajaran Badan Pengurus Sinode Gereja Kibaid, serta pimpinan jemaat termasuk Theopilus Maupa.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan ucapan selamat atas usia emas ke-50 gereja tersebut. Ia menyebut usia 50 tahun sebagai fase yang sarat makna, melambangkan kematangan dan kemakmuran.

“Sebagaimana disampaikan Bapak Pendeta dan Sekjen tadi, usia 50 tahun ini adalah usia emas. Usia emas ini melambangkan kemakmuran,” ujar Irwan.

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang telah menjaga eksistensi gereja hingga saat ini. Menurutnya, keberlangsungan gereja tidak terlepas dari kebersamaan antara jemaat, para pendeta, serta dukungan pemerintah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendeta, masyarakat, serta seluruh unsur pemerintah yang senantiasa membersamai jemaat, sehingga gereja ini tetap eksis hingga hari ini,” tambahnya.

Bupati Irwan berharap Gereja Kibaid Jemaat Wawondula dapat terus berkembang di masa mendatang, terlebih saat ini tengah berlangsung proses pembangunan gereja.

Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan kado istimewa untuk mendukung kelanjutan pembangunan tersebut.

“Saya tidak sebutkan angkanya sekarang, tapi saya tahu nilainya. Bahkan, saya berencana menambah sedikit untuk mendukung kelanjutan pembangunan gereja ini sebagai kado ulang tahun ke-50 dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Di hadapan jemaat, Irwan juga memohon dukungan dan doa agar pemerintah daerah dapat menjalankan amanah dengan baik demi kemajuan daerah.

“Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Dengan doa dan kebersamaan, kami yakin dapat mewujudkan harapan kita bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan pentingnya peran rumah ibadah, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Gereja bukan hanya tempat berhubungan dengan Tuhan, tetapi juga memperkuat silaturahmi antar sesama. Semoga di usia ke-50 ini, gereja semakin makmur, sukses, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tandasnya.

Peringatan HUT emas ini ditutup dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Gereja Kibaid Jemaat Wawondula.

Continue Reading

Trending