Connect with us

Wujudkan Konsep Makassar Kota Metaverse, Diskominfo Uji Coba Meeting Lewat VR

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR, – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar melakukan uji coba  meeting berbasis Virtual Reality (VR).

Tim ICT/Sistem Informasi Diskominfo Makassar memperlihatkan cara kerja meeting lewat VR, di Kantor Diskominfo Makassar, Kamis (25/05/2023) kemarin.

Plt Kepala Diskominfo Makassar Ismawaty Nur didampingi Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Isnaniah Nurdin turut mencoba mengikuti rapat virtual dengan menggunakan oculus.

“Jadi kita pindahkan kita punya fisik ke dalam virtual meeting, meskipun kita tidak berada di lokasi yang sama. Tapi itu harus pakai oculus,” kata Ismawaty Nur.

Ismawaty mengatakan uji coba ini dilakukan sekaligus menindaklanjuti perintah Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto untuk mewujudkan Makassar sebagai kota Metaverse.

Konsep Makassar menuju Kota Metaverse atau Makaverse sudah resmi dilaunching Wali Kota Danny Pomanto sejak pertengahan Maret 2022, lalu.

“Jadi ini janji kita untuk Metaverse. Kita juga mau menunjukkan bahwa Diskominfo punya  progres. Ini juga sekaligus untuk membuktikan ke masyarakat bahwa Makassar Metaverse itu ada,” tegasnya.

Meski sudah melakukan uji coba virtual meeting lewat VR namun masih ada beberapa perbaikan sebelum program ini dijalankan.

Seperti, memperbaiki posisi duduk di stitch ke kursinya, membuat avatar untuk masing-masing akun, hingga implementasi vignette atau layar hitam untuk mencegah motion sickness.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending