Connect with us

Pengerjaan Ruas Salaonro – Ulugalung, Gubernur Andi Sudirman: Penanganan Segmen Rusak Berat

Published

on

Kitasulsel—SOPPENG/WAJO – Tahun ini Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel melanjutkan rekonstruksi pembangunan Jalan Ruas Salaonro – Ulugalung.

Ruas jalan Provinsi ini menjadi salah satu prioritas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Mengingat jalan ini termasuk kategori lalu lintas harian rata-rata (LHR) tinggi dengan kondisi rusak berat.

“Alhamdulillah melanjutkan rekonstruksi jalan ruas Salaonro – Ulugalung. Adapun penanganannya pada segmen yang rusak berat di Kabupaten Soppeng dan Wajo secara bertahap,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Senin, 29 Mei 2023.

Saat ini tengah progres MC-0 atau mutual check oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kosntruksi Sulsel di lapangan.

Tahun sebelumnya telah ditangani ruas Salaonro – Ulugalung di Kabupaten Wajo sepanjang 3,875 km.

Andi Sudirman berharap masyarakat untuk mendukung kelancaran agar proses pengerjaan berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Sehingga nantinya akan memperlancar mobilitas penduduk, barang dan jasa,” pungkasnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending