Connect with us

Dipimpin Camat Dan Sekcam Ujung Tanah,Ibrahim Chaidar:Pastikan Kondisi Kebersihan Dan Pelayanan Jadi Prioritas

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Agenda rutin jajaran pimpinan dan staf Kecamatan ujung tanah setelah melakukan upacara bendera Senin adalah menggelar rapat Kordinasi dengan semua lurah de Kecamatan ujung tanah.

Rapat Kordinasi ini merupakan wadah untuk Kecamatan mengetahui detai kondisi kelurahan lewat parah lurah.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said. S.IP. M.SI Bersama Sekcam Ujung Tanah. Amanda Syahwaldi S.STP. MM .Memimpin langsung Rapat Koordinasi Bersama Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah.

”Dalam Arahannya Camat ujung tanah Ibrahim Chaidar Said meminta kepada seluruh lurah dan koordinator kebersihan untuk fokus terhadap masalah kebersihan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Sekcam ujung tanah juga menekankan pentingnya koordinasi antar bagian guna meningkatkan mutu kerja dan efisiensi waktu.

”Tetap koordinasi dengan baik dengan bagian lain agar semua bisa berjalan lebih cepat dan tertata,intinya komunikasi yang baik saja,InsyaAllah semua bisa lebih mudah kita laksanakan,jelasnya.

Rakor kali ini Membahas Mengenai Kebersihan di setiap Kelurahan yang ada di Kecamatan Ujung Tanah.

Kegiatan ini Bertempat Ruang Rapat Camat Ujung Tanah Senin. 05 Juni 2023

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending