Connect with us

Dipimpin Camat Dan Sekcam Ujung Tanah,Ibrahim Chaidar:Pastikan Kondisi Kebersihan Dan Pelayanan Jadi Prioritas

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Agenda rutin jajaran pimpinan dan staf Kecamatan ujung tanah setelah melakukan upacara bendera Senin adalah menggelar rapat Kordinasi dengan semua lurah de Kecamatan ujung tanah.

Rapat Kordinasi ini merupakan wadah untuk Kecamatan mengetahui detai kondisi kelurahan lewat parah lurah.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said. S.IP. M.SI Bersama Sekcam Ujung Tanah. Amanda Syahwaldi S.STP. MM .Memimpin langsung Rapat Koordinasi Bersama Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah.

”Dalam Arahannya Camat ujung tanah Ibrahim Chaidar Said meminta kepada seluruh lurah dan koordinator kebersihan untuk fokus terhadap masalah kebersihan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Sekcam ujung tanah juga menekankan pentingnya koordinasi antar bagian guna meningkatkan mutu kerja dan efisiensi waktu.

”Tetap koordinasi dengan baik dengan bagian lain agar semua bisa berjalan lebih cepat dan tertata,intinya komunikasi yang baik saja,InsyaAllah semua bisa lebih mudah kita laksanakan,jelasnya.

Rakor kali ini Membahas Mengenai Kebersihan di setiap Kelurahan yang ada di Kecamatan Ujung Tanah.

Kegiatan ini Bertempat Ruang Rapat Camat Ujung Tanah Senin. 05 Juni 2023

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending