Connect with us

Gubernur Andi Sudirman Segera Instruksikan Pemenuhan Bantuan Logistik Korban Kebakaran di Andi Djemma

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman segera menginstruksikan untuk pemenuhan bantuan logistik untuk korban terdampak musibah kebakaran di Kota Makassar.

Dari laporan kejadian Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, musibah kebakaran terjadi di Jalan Andi Djemma, Lorong 9, RT 06/ RW 07, Kota Makassar, Jum’at dini hari, 16 Juni 2023.

Akibat musibah kebakaran ini, sebanyak 17 unit rumah rusak akibat dilalap api.

Ia pun segera menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk penyaluran bantuan logistik. Dalam hal ini Dinas Sosial Provinsi Sulsel dan BPBD Sulsel.

Bantuan logistik itu telah disalurkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Irawan Bintang dan Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo kepada masyarakat terdampak di lokasi kebakaran.

“Dinas Sosial Provinsi Sulsel dan BPBD Provinsi Sulsel telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak musibah kebakaran di Jalan Andi Djemma,” ujar Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, Jum’at (16/6/2023).

Ia pun berharap bantuan ini  dapat meringankan beban atas musibah yang menimpah bagi korban terdampak.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untum masyarakat yang terdampak musibah,” katanya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta Untuk Madrasah, Guru, Dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

Published

on

KITASULSEL—JABAR—Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru, dan keluarga siswa yang terdampak longsor dan banjir di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan tersebut diserahkan Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada para penerima bantuan di Bandung Barat, Minggu (1/2/2026).

Menag menyampaikan bahwa madrasah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pengabdian dan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat. Karena itu, menurutnya, pemulihan madrasah dan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas bersama agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.

“Madrasah ini sangat berjasa. Dalam kondisi darurat pun tetap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan. Karena itu, negara wajib memastikan madrasah dan para gurunya dapat bangkit kembali,” ujar Menag.

Bantuan yang disalurkan Menag meliputi bantuan rehabilitasi untuk memperbaiki rumah guru madrasah yang rusak parah. Total bantuan yang diberikan Rp300 juta diharapkan dapat membantu proses rekonstruksi agar rumah bisa kembali layak huni dan aman digunakan.

Selain itu, Kemenag juga menyalurkan bantuan sewa rumah bagi 21 guru madrasah terdampak dengan total nilai Rp126 juta. Bantuan tersebut diberikan untuk menjamin para guru tetap memiliki tempat tinggal sementara yang layak selama proses pemulihan berlangsung.

Kementerian Agama turut memberikan santunan kepada keluarga 10 siswa madrasah yang wafat terdampak banjir dan longsor, dengan total bantuan sebesar Rp160 juta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk empati atas musibah yang terjadi.

Sebagai bagian dari penanganan darurat, Kemenag juga menyalurkan bantuan pemulasaran jenazah sebesar Rp10 juta. Menag menegaskan bahwa penanganan jenazah secara layak merupakan bagian penting dari penghormatan terhadap korban serta bentuk tanggung jawab kemanusiaan.

Menag memastikan bahwa bantuan tersebut bukanlah langkah terakhir. Jajaran Kementerian Agama di tingkat pusat dan daerah diminta terus melakukan pendampingan, termasuk pendataan lanjutan terhadap kebutuhan madrasah dan keluarga terdampak agar proses pemulihan berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Continue Reading

Trending