Connect with us

Kepala Bapenda Makassar Hadiri MIF 2023 di Rakernas APEKSI

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri Investment Forum (MIF) 2023.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Forum Bisnis RAKERNAS APEKSI XVI Tahun 2023 yang bertempat di Phinisi Ballroom, Claro Hotel, Makassar, Jumat (14/07/2023).

Mengambil tema “Smart City, Investing The Future”, turut menghadirkan pembicara dari 10 negara-negara besar, yakni Inggris, Rusia, Taiwan, Belanda, Australia, Jepang, Korea, Jerman, Singapura dan Italia untuk mengajak pemerintah daerah se-Indonesia khususnya di Sulawesi mengambil peluang memperkenalkan berbagai potensi investasi yang bisa dikerjasamakan.

Dibuka langsung oleh Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, didamping Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi yang menawarkan proyek investasi Japparate hingga rencana pembangunan kabel bawah tanah.

Diharapkan dalam forum MIF 2023 ini, maka iklim investasi yang ada di Makassar terus membaik.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Dinsos P3A Luwu Timur dan BPS Sosialisasikan Groundcheck PBI kepada Pendamping PKH

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur bersama Badan Pusat Statistik menggelar sosialisasi kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terkait groundcheck Penerima Bantuan Iuran (PBI), Senin (30/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Media Center Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo-SP) Luwu Timur dan dihadiri Kepala Dinsos P3A, Masdin, serta Kepala BPS Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu.

Dalam sambutannya, Masdin menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar mengumpulkan para pendamping PKH, tetapi juga untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan serta pemahaman terkait sistem groundcheck di lapangan.

“Pendampingan ini menjadi ujung tombak dalam memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Sebanyak 34 pendamping PKH yang mewakili seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara Dinsos P3A, BPS, dan para pendamping di lapangan.

Sementara itu, Abdullah Pannu menjelaskan bahwa groundcheck PBI merupakan langkah penting untuk menjamin validitas data penerima bantuan sosial.

Ia memaparkan bahwa melalui groundcheck, BPS bersama pendamping PKH akan melakukan verifikasi langsung ke rumah tangga sasaran guna memastikan keberadaan, kondisi sosial ekonomi, serta keabsahan administrasi penerima bantuan.

Dengan adanya sosialisasi ini, para pendamping PKH diharapkan semakin memahami mekanisme dan urgensi groundcheck PBI, sehingga penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Luwu Timur dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Continue Reading

Trending