Connect with us

Putranya Lahir 1 Muharram 1445 H, Politisi Muda Nasdem : Pembuka Jalan Kebaikan dan Rejeki

Published

on

Kitasulsel—Wajo – Politisi Muda Partai Nasdem Wajo Muhammad Ferdhy Asdana mendapat kebahagiaan luar biasa di tahun baru Islam 1445 H.

Pasalnya Putranya lahir di 1 Muharram 1444 Hijriah di RS Ananda Trifa Pare Pare, 19 Juli 2023 kemarin

Pemilik tagline Ana’ Mudana Wajo ini menyampaikan bahwa kelahiran putranya di 1 Muharram ini adalah sebuah jalan yang telah diatur Allah SWT

“Kelahirannya di 1 Muharram adalah kehendak sang maha kuasa Allah SWT. tentu kita semua berharap menjadi pembuka jalan kemenangan dan memberikan kebahagiaan bagi seluruh manusia khususnya kita sebagai ummat Islam.” ujar caleg partai nasdem nomor urut 1 DPRD wajo ini

Sekedar informasi ada 5 keistimewaan bagi bayi yang lahir pada 1 Muharram. Ini dia 5 Keistimewaan bayi yang Lahir pada 1 Muharram, yaitu.

1. Keistimewaan bayi lahir pada 1 Muharram yang pertama yaitu mempunyai watak yang cukup unik yakni sulit untuk ditebak. Sehingga mempunyai tingkat kecerdasan yang dahsyat.

2. Bayi yang lahir pada 1 Muharram mempunyai karakter yang pendiam, tenang, namun sangat pemberani.

3. Bayi yang lahir pada 1 Muharram juga mempunyai angan- angan tinggi sertu terus berusaha mewujudkan mimpi atau keinginannya itu.

4. Bagi bayi yang lahir pada 1 Muharram bisa menyerap gelombang energi alam

5. Bayi yang lahir di 1 Muharram juga bisa menentukan keberuntungan untuk 1 tahun kedepan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending