Connect with us

Turnamen MLBB Tingkat Kecamatan Ujung Tanah Resmi Bergulir,Camat Ujung Tanah:Wadah Penyaluran Bakat Bagi Insan Muda Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Ujung Tanah Ibrahim Chadar Said. S.IP. M.SI bersama Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi. S.STP. dan para Lurah se-Kecamatan Ujung Tanah menghadiri pembukaan turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB) tingkat Kecamatan Ujung Tanah Bertempat di Pelatara Kantor distrik navigasi kelas 1 makassar. Jalan Sabutung Raya. Minggu (30/07/2023) pagi.

Turnamen ini di selenggarakan oleh Avatar E-Sport, turut hadir dalam pembukaan tersebut CEO Avatar E-Sport Makassar dr. Udhin Malik, Ketua Avatar E-Sport Arhy Ridwan. dan Anggota DPRD Kota Makassar. Tokoh Masyarakat Kecamatan Ujung Tanah. Ketua KNPI Kecamatan Ujung Tanah.

Turnamen ini di gagas oleh dr. Udhin Malik, sekaligus turnamen ini menjadi rangkaian road to Walikota Cup pada kegiatan Sport Eight Festival (S8) Makassar.

Sementara itu Camat Ujung Tanah sangat mengapresiasi adanya wadah kegiatan positif bagi pemuda. tuturnya.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan positif seperti ini,dengan banyaknya kegiatan yang lakukan  untuk pemuda pemudi kita khususnya di Kecamatan ujung tanah seperti ini maka semakin banyak pula waktu untuk para pemuda pemudi untuk melakukan hal hal positif,apalagi giat ini merupakan  hobi atau permainan yang banyak di minati oleh anak muda saat ini,ujar Camat ujung tanah Ibrahim Chaidar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending