Connect with us

Camat Wajo Terima Kunjungan BKMT,Bahas Sinergitas Pencegahan Stunting

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Camat Hj. Hamna Faisal, ST., MM.Menerima langsung kunjungan Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di ruang kerjanya, Jalan Sarappo No. 54 Kecamatan Wajo Kota Makassar, Rabu (02/08/2023).

Diketahui, kunjungan tersebut terkait dukungan Pemerintah Kecamatan Wajo pada kegiatan pencegahan stunting dengan memberikan sumbangan makanan bergizi untuk warga yang terkena stunting.

Camat Hj. Hamna Faisal, sangat mengapresiasi rencana BKMT pada pemberian makanan tambahan bergizi dalam pencegahan Stungting di Kecamatan Wajo.

Hj. Hamna Faisal mengatakan, pemberian makanan tambahan dalam rangka meningkatkan asupan gizi khususnya energi, protein, serta beberapa vitamin dan mineral sehingga kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsinya.

Tentunya, pengurus BKMT telah banyak memahami tentang upaya percepatan penurunan stunting, dengan adanya pertemuan ini kita dapat berbagi pengalaman sehingga upaya yang dilakukan lebih terarah dan konsisten.

Selain itu, Camat Hj. Hamna Faisal berharap agar BKMT berperan aktif di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan, dan sosial. Serta membantu berbagai program Pemerintah Kota Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Pelayanan PLN Dua Pitue Disorot Warga Sidrap,Rumah Kayu diminta Gunakan Trafo -3 Pas

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Kualitas pelayanan PT PLN (Persero) Ranting Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, kembali menjadi sorotan. Warga menilai pasokan listrik yang tidak stabil menunjukkan lemahnya respons dan penanganan teknis dari pihak penyedia layanan listrik negara tersebut.

Keluhan datang dari Muhajir, warga Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riawa, yang mengaku mengalami dampak langsung akibat kondisi listrik yang kerap bermasalah. Tidak hanya mengganggu kebutuhan rumah tangga, gangguan listrik juga berdampak serius pada usaha produktif yang menjadi sumber penghasilannya.

“Listrik sering drop, bahkan mati hidup sendiri. Ini sangat mengganggu, apalagi usaha las dan peternakan saya sangat bergantung pada listrik yang stabil,” ungkapnya, Rabu (8/4/2026).

Menurut Muhajir, persoalan ini sudah berulang kali dilaporkan. Bahkan, ia telah mengikuti berbagai saran teknis dari pihak PLN, termasuk melakukan penambahan daya listrik secara bertahap hingga mencapai 11.000 VA. Namun, kondisi tersebut tidak membawa perubahan signifikan.

“Sudah tiga kali tambah daya, tapi tetap saja tidak ada perbaikan. Ini jelas bukan lagi masalah di rumah, tapi di jaringan mereka,” tegasnya.

Kondisi listrik yang tidak stabil juga berdampak pada kerusakan peralatan elektronik milik warga. Muhajir menyebut AC dan kulkas di rumahnya mengalami penurunan fungsi akibat tegangan listrik yang naik turun secara tidak normal.

“Sudah diservis, tapi kalau listrik masih seperti ini, kerusakan akan terus berulang. Ini kerugian yang nyata,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain di sekitar lokasi. Sejumlah rumah tangga dilaporkan mengalami kerusakan perangkat elektronik, terutama kulkas, akibat fluktuasi tegangan listrik yang tidak terkendali.

Yang menjadi perhatian utama warga adalah minimnya tindak lanjut dari pihak PLN. Muhajir mengungkapkan bahwa sebelumnya PLN Ranting Dua Pitue sempat menjanjikan penggantian trafo sejak bulan Ramadhan. Namun hingga kini, janji tersebut belum juga direalisasikan.

“Sudah dijanjikan ganti trafo, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan. Ini yang membuat kami kecewa. Seolah laporan masyarakat tidak menjadi prioritas,” katanya.

Situasi ini memunculkan kritik terhadap kinerja dan profesionalisme PT PLN (Persero) dalam memberikan layanan dasar kepada masyarakat. Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik, khususnya bagi pelaku usaha kecil, ketidakstabilan pasokan dinilai sebagai bentuk kelalaian yang berdampak langsung pada ekonomi warga.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan terus merugikan masyarakat, bahkan berpotensi mematikan usaha-usaha kecil yang bergantung pada keandalan listrik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT PLN (Persero) Ranting Dua Pitue belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga, termasuk soal rencana penggantian trafo yang sebelumnya telah dijanjikan.

Continue Reading

Trending