Connect with us

Silaturahmi Dengan Pengurus Yayasan Amal Jariyah Indonesia Di Pare-Pare,Danny Pomanto Paparkan Program Pemkot Makassar”Jagai Anak’Ta”

Published

on

Kitasulsel–Pare-Pare–Walikota Makassar, M. Ramdhan Pomanto yang akrab disapa Danny Pomanto, berkunjung dan melakukan silaturrahmi dengan Pengurus Yayasan Amal Jariyah Indonesia, jumat (4/08/2023).

Dalam kesempatan ini, dihadapan pengurus dan jamaah Masjid Ar-Rasyd, Danny Pomanto, menyampaikan rasa terimah kasih mendalam atas sambutan yang hangat.

“Terimakasih yang mendalam atas pengurus yayasan dan jamaah masjid. Sebagaimana program Pemkot Makassar semua berlandaskan nilai-nilai alqur’an dan hadist,” ujar Danny Pomanto.

Danny menambahkan, betapa pentingnya peran seorang ibu dalam rumah tangga. Peran ibu dalam memberikan pendidikan moral pada anak-anaknya sangatlah penting dalam membentuk karakter dan mental anak.

Dalam kesempatan ini, anak lorong Makassar, ungkapan sayang yang disematkan warga makassar untuk Danny Pomanto, menyampaikan perkembangan dunia yang begitu pesat yang bisa membuat mental serta sikap anak mengikuti apa yang kerap di lihatnya.

“Anak itu mencontoh apa yang sering mereka lihat dan dengar. Kondisi sekarang adalah kecepatan informasi. Jadi jika orang tua tidak mengimbangi dengan memberikan siraman rohani, pembelajaran agama yang kuat, maka langkah anak ke depan bisa bablas”,jelas Danny.

Lebih lanjut Wali Kota Makassar ini juga menyerukan program “jagai anakta’” sebagai salah satu upaya pemerintah kota Makassar dalam menjaga anak-anak.

“Kami punya program jagai anakta’. Program ini memberikan edukasi pada orang tua juga anak bagaimana menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat. Menjadi tugas kita bersama untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa”,tekannya kemudian.

Dalam silaturahmi bersama pengurus dan jamaah Ar-Rasyd Pare-Pare ini,Danny Pomanto turut didampingi oleh Amanda Syahwaldi.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Pengamat: Syaharuddin Alrif adalah “Roh” NasDem Sulsel yang Sesungguhnya

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR — Konsolidasi perdana DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif  menuai perhatian kalangan akademisi dan pengamat politik. Salah satunya datang dari Pengamat Politik, Andi Fadli yang menilai Syahar sebagai “roh” NasDem Sulsel yang sesungguhnya.

Menurut Prof Andi Fadli, gaya kepemimpinan tanpa sekat menjadi nilai lebih yang menonjol dari sosok Syahar. Kedekatan personal dengan seluruh kader dinilai bukan sesuatu yang instan, melainkan lahir dari pengalaman panjangnya selama 13 tahun menjadi kader NasDem, melewati berbagai tingkatan struktur dan kepemimpinan DPW.

“Gaya kepemimpinan tanpa sekat menjadi kekuatan utama beliau. Kedekatan personal dengan kader itu bukan dibuat-buat, tapi karena pengalaman dan history panjangnya di partai,” ujar Andi Fadli.

Ia menilai, suasana konsolidasi perdana NasDem Sulsel bersama Syahar menunjukkan energi baru dalam tubuh partai. Tidak tampak jarak antara ketua dan kader, bahkan komunikasi berlangsung cair dan dialogis.

“Mencermati konsolidasi perdana NasDem Sulsel bersama KK SAR, saya melihat bahwa roh NasDem Sulsel yang sebenarnya ada di beliau. Semua kader terlihat enjoy dan tanpa sekat dengan ketuanya. Apalagi gaya komunikasi dan dialognya dengan kader, jawabannya ‘daging’ semua. NasDem Sulsel bisa lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Andi Fadli menambahkan, pengalaman berpartai dan berorganisasi merupakan pondasi kuat bagi Syaharuddin Alrif dalam memimpin. Fondasi tersebut, menurutnya, menjadi faktor kunci dalam membangun soliditas internal sekaligus memperluas kepercayaan publik.

“Jika pengalaman dan kapasitas kepemimpinan itu sudah dimiliki sebuah partai melalui sosok ketuanya, maka faktor pendukung lainnya akan datang dengan sendirinya. Kepercayaan khalayak akan tumbuh karena publik melihat kualitas pemimpinnya,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan kombinasi pengalaman panjang, komunikasi yang inklusif, serta soliditas kader, NasDem Sulsel berpeluang mencatatkan capaian yang lebih baik pada momentum politik mendatang.

Continue Reading

Trending