Connect with us

Sebayak 141 Peserta Didik UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Makassar, Berkunjung ke Museum Kota

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Sebanyak 141 siswa yang terdiri dari siswa kelas 4,5,6 dan 15 guru UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kec. Tallo Kota Makassar melaksanakan kegiatan Outing Class ke Museum Kota Makassar. Rabu ( 2023/09/27 ).

Diketahui program outing class ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran diluar kelas yang dinilai efektif dalam menyampaikan pembelajaran secara langsung.

Kepada media ini, Hj. Hasanang. S,Pd Selaku kepala sekolah mengatakan, outing class ini merupakan salah satu cara mendekatkan siswa dengan lingkungan, mempermudah pemahaman materi dengan melihat realita sesungguhnya.

Outing Class merupakan satu diantara proses pembelajaran yang inovatif, nyata, dan relevan dengan tuntutan zaman.

“Selain menambah pengetahuan tentang sejarah, kegiatan Outing Class ini, dapat mengurangi kejenuhan siswa dalam belajar, merangsang kreativitas serta meningkatkan motivasi belajar siswa,” ungkap Hj. Hasanang menambahkan.

Dengan adanya Outing Class ini, sambungnya, terlihat Antusiasme seluruh peserta didik menyambutnya dengan ceria, begitu pun dengan orang tua siswa sangat mendukung kegiatan ini.

“Karna itu program ini akan terus kita galakan dengan berkunjung ketempat- tempat lain sehingga bisa menambah wawasan yang baru,” tutupnya(*).

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Safari Subuh Ramadan, Wali Kota Makassar Dorong Masjid Jadi Ruang Interaksi dan Pembinaan Generasi Muda

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta pengurus masjid mengoptimalkan peran masjid sebagai ruang interaksi sosial dan pembinaan generasi muda.

Hal itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Safari Subuh hari ke-11 Ramadan di Masjid Nurul Majid, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (1/03/2026).

Dalam sambutannya, Munafri mendorong agar masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelaksanaan salat lima waktu, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kami ingin menyampaikan khususnya kepada pengurus masjid untuk terus menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat melaksanakan salat lima waktu, tapi juga sebagai ruang interaksi antara masyarakat yang ada di sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam merespons berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia mendorong agar masjid menjadi tempat membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.

Munafri juga menekankan pentingnya peran masjid dalam membina generasi muda Islam. Ia berharap masjid mampu menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang kelak berkontribusi sebagai pilar pendukung generasi emas Indonesia 2045.

“Masjid ini bisa menjadi tempat membangun generasi-generasi muda Islam, generasi-generasi Qur’an, yang insyaallah akan menjadi pilar pendukung generasi emas 2045,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan agar masjid senantiasa dijaga kebersihannya serta keberlanjutan program kegiatannya. Munafri berharap masjid menjadi ruang interaksi terbuka yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan golongan.

“Masjid ini sangat penting dijaga kebersihannya, dijaga kontinuitas kegiatannya, dan yang lebih penting lagi menjadi masjid untuk semua golongan,” tuturnya.

Continue Reading

Trending