Connect with us

Wali Kota CUP VI Miliki Daya Tarik Tontonan Warga Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Kejuaran Sepak Bola Wali Kota CUP VI Makassar menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, untuk mengisi waktu senggang.

Hal itu terlihat saat kejuaraan yang sudah bergulir selama enam tahun ini selalu ramai dipadati warga setiap pertandingan bergulir.

“Kami memang selalu menunggu ini kejuaran bergulir, karena seru dan banyak pemain-pemain lokal bertalenta,” ucap Herman salah satu warga yang menonton, Senin (02/10/2023).

Dia berharap, agar kejuaran Wali Kota CUP ini terus bergulir tiap tahunnya karena sudah jadi hiburan warga Makassar.

“Semoga dengan adanya ini lahir talenta-talenta pemain sepak bola profesional untuk mengharumkan Kota Makassar,” jelasnya.

Diketahui, ada 32 tim asal Sulawesi Selatan yang ikut bertanding pada kejuaran Wali Kota CUP ke VI ini, yang diselenggarakan di Gelora Sultan Hasanuddin. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending