Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Nonton Langsung Pertandingan Wali Kota Cup VI Makassar, Pangdam XIV Hasanuddin: Jadi Hiburan Warga

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso menonton langsung lanjutan kejuaran Sepak Bola Wali Kota CUP VI Makassar, yang berlangsung di Gelora Sultan Hasanuddin, Selasa (03/10/2023).

Mayjen Totok tampak bersantai berbaur dengan warga menyaksikan pertandingan yang berlangsung antara Galaxy Fc Vs Hebon Fc, dan dimenangkan oleh Galaxy Fc dengan skor 6-1.

“Kejuaran ini sudah menjadi hiburan warga Makassar, dan banyak talenta-talenta pemain yang mempunyai skil bagus,” ujarnya.

Dia pun menambahkan, kejuaran Wali Kota Cup sebagai ajang motivasi bagi anak muda yang mempunyai hobi sepak bola.

“Ini sebagai ajang memotivasi generasi muda bola dan sarana komunikasi. Dengan olahraga pikiran kita menjadi sehat, menjadi semangat dan tugas kita bisa optimal untuk Makassar terlebih untuk NKRI yang kita cintai bersama,” tambah Mayjen Totok. (**)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Pemkot Makassar

Reformasi Birokrasi Makassar Masuki Babak Baru, Munafri Tegaskan Sistem Karier ASN Kini Berbasis Kompetensi dan Digitalisasi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun tata kelola birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel melalui penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis digital.

Langkah reformasi birokrasi di Makassar dinilai mulai menemukan bentuk yang lebih modern di tengah tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik nonteknis dalam promosi maupun mutasi jabatan.

Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Badan Kepegawaian Negara hadir untuk mengevaluasi kesiapan Pemkot Makassar dalam mengimplementasikan sistem manajemen talenta ASN melalui aplikasi SIMATA (Sistem Informasi Manajemen Talenta).

Sejumlah pejabat BKN RI yang hadir di antaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN, Rahman Hadi, serta Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Diah Kusuma Ismuwardani.

Melalui simulasi penggunaan aplikasi SIMATA, Pemkot Makassar menunjukkan kesiapan dalam menerapkan sistem pengelolaan karier ASN yang lebih objektif, terukur, dan berbasis kompetensi.

Munafri menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi menjadi strategi utama dalam memastikan setiap ASN menempati posisi yang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki.

“Pemkot Makassar menginginkan pola penjenjangan karier ASN yang jelas, transparan, dan akuntabel. Seluruh ASN harus duduk pada posisi yang benar-benar sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. The right man on the right place,” kata Munafri.

Ia juga menegaskan bahwa sistem baru tersebut diharapkan mampu menghapus paradigma lama terkait promosi dan mutasi jabatan yang selama ini kerap dipersepsikan dipengaruhi faktor di luar ketentuan teknis.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi kesan bahwa promosi dan mutasi dilakukan karena pengaruh di luar ketentuan teknis. Semua harus berbasis sistem, berbasis kompetensi, dan berbasis kinerja,” ujarnya.

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Negara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan serta pendampingan dalam proses implementasi manajemen talenta ASN di Kota Makassar.

Sementara itu, Herman menilai Kota Makassar telah menunjukkan kesiapan yang matang dalam menjalankan sistem manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan penguatan sistem merit pemerintahan daerah.

Menurutnya, sistem tersebut penting agar setiap ASN memahami arah pengembangan karier serta kompetensi yang perlu ditingkatkan untuk menduduki posisi tertentu.

“Yang terpenting adalah semua pegawai harus tahu bahwa Kota Makassar sudah memiliki model pengembangan pegawai dengan manajemen talenta. Jadi ASN tahu apa yang harus mereka tingkatkan, baik dari sisi kinerja maupun kualifikasi,” jelasnya.

Senada dengan itu, Rahman Hadi mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkot Makassar agar aktif memperbarui data kompetensi, prestasi, dan rekam jejak dalam sistem SIMATA.

Ia menyebut langkah tersebut penting agar proses pengembangan karier ASN dapat berjalan lebih optimal, objektif, dan berbasis data.

“Dengan manajemen talenta, kepala daerah memiliki argumentasi yang kuat karena seluruh proses berbasis sistem dan data,” tutupnya.

Continue Reading

Trending