Provinsi Sulawesi Selatan
Wakili Pj Gubernur di HUT RRI, Sultan Rakib: Media Harus Jadi Cooling System di Tengah Masyarakat
Kitasulsel–Makassar Plh Kadis Kominfo SP Sulsel Sultan Rakib mewakili Pj Gubernur Sulsel Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh dalam acara HUT ke 79 Radio Republik Indonesia (RRI) di Jl Riburane Makassar, Rabu 11 September 2024.
Dalam sambutan Pj Gubernur Sulsel yang dibacakan Sultan Rakib mengatakan, mengapresiasi peran dan fungsi RRI sebagai media radio yang sudah bertransformasi ke digital dengan kemasan multiplatform digital.
Menurutnya, media media tak terkecuali RRI selain harus mencerdaskan, juga harus menjadi cooling system di tengah masyarakat khususnya jelang pilkada serentak di Sulsel.
“Pak Pj Gubernur (Prof Zudan Arif Fakhrulloh, red) menitip pesan pada gelar Pilkada serentak 24 Kabupaten dan Kota san Pilgub, ada namanya cooling system, dan RRI mengambil peran di sini. Media jangan hanya memberitakan soal Pilkada, soal hal lain bagaimana provinsi berlaga di PON, bagaimana kafilah MTQ berlaga, karena yang diinginkan adalah bagaimana kondisi masyarakat agar tetap dingin, jadi tidak semua tentang pilkada,” paparnya.
Berbicara tentang RRI, lanjut Sultan Rakib, maka dibenak kita adalah Radio, padahal era transformasi digital RRI sudah lama ber transformasi menjadi multiplatform digital.
“dimana kita sudah bisa mendengarkan dimana pun kapanpun bisa mendengarkan secara streaming,” kata Sultan.
Selain itu, ia menjelaskan penyajian berita di website multiplatform bagian tidak terpisahkan, dan penghargaan diberikan dari Pemerintah Provinsi Sulsel dimana saat ini media yang besar mampu beradaptasi dengan perkembangan saat teknologi.
Kepala LPP RRI Makassar Jaya Maulana Rukmantara menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk Pj Gubernur Sulsel dan jajaran di Pemprov Sulsel dan seluruh Forkopimda dan tentunya masyarakat Sulsel. “Tanpa kita semua RRI tidak ada. RRI sekali mengudara tetap di udara,” ujarnya.(*)
Provinsi Sulawesi Selatan
Sekda Sulsel Pimpin Pansel JPT Pratama Gowa, Tekankan Integritas dan Meritokrasi
Kitasulsel–GOWA — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, bertindak sebagai Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Gowa melalui mekanisme seleksi terbuka.
Bersama tiga penguji lainnya, ia melakukan wawancara akhir terhadap 10 peserta seleksi di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (2/3/2026).
Tim penguji terdiri dari Sekda Gowa Andy Azis Peter, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Sulaeman Fattah, serta akademisi STIA LAN Makassar Alam Tauhid Syukur.
Seleksi terbuka ini digelar untuk mengisi enam jabatan Eselon II di lingkungan Pemkab Gowa, yakni Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Direktur RSUD Syekh Yusuf.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, berharap seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan penuh integritas dan profesionalisme, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadan.
“Hari ini momentum bulan Suci Ramadan, mari melaksanakan seleksi ini dengan bersih, penuh kejujuran. Apa yang dilakukan adalah bagian bentuk ibadah kepada Allah,” ujarnya.
Ia menegaskan, pejabat yang terpilih nantinya harus siap bekerja selaras dengan pola kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam menyelesaikan persoalan pelayanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya ingin pejabat dari sini, sudah siap bekerja dengan pola dan cara Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan persoalan pelayanan dan persoalan dasar di Pemda Gowa,” ungkapnya.
Menurut Husniah, kepemimpinan birokrasi juga membutuhkan energi, kreativitas, serta inovasi demi mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakat yang sejahtera.
Sementara itu, Jufri Rahman menjelaskan materi wawancara menitikberatkan pada pemahaman peserta terhadap visi-misi kepala daerah serta kemampuan menyusun solusi berbasis aksi nyata.
“Dibutuhkan orang yang tahu persoalan, jadi ketahui masalahnya, untuk dipelajari, dan bisa tahu apa solusinya. Termasuk rencana aksi yang akan dilakukan para peserta,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Jufri juga memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel telah menerapkan Sistem Manajemen Talenta ASN berbasis meritokrasi dan digital, menggunakan pendekatan nine box talent management untuk memetakan ASN berdasarkan potensi dan kinerja yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara.
Ia mendorong Pemkab Gowa segera mengadopsi sistem serupa guna memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kinerja, sekaligus meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara di daerah.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login