Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Safari Ramadan di Desa Mario, Ketua PKK Sidrap Serahkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Suasana sore di kediaman PT Cahaya Mario Brother Group terasa berbeda, Selasa (18/3/2025). Bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi juga ajang kepedulian di tengah bulan suci Ramadan.

Dalam Safari Ramadan yang digelar di Desa Mario, Kecamatan Kulo ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap, Hj. Haslindah Syaharuddin, S.Pd, menyerahkan bantuan kepada seorang korban bencana.

Korban bernama Samsuddin, warga setempat yang rumahnya terdampak angin puting beliung beberapa waktu lalu.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” ujar Haslindah.

Ia tak lupa berpesan agar warga senantiasa lebih waspada dan berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem.

Safari Ramadan ini dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati, Nurkanaah, Pj. Sekda, Andi Rahmat Saleh, dan unsur forkopimda.

BACA JUGA  PGRI Sidrap Gelar Seleksi Atlet Pickleball Hadapi Porseni 2026

Tampak pula jajaran pejabat Pemkab Sidrap, tokoh agama, dan undangan lainnya membaur dengan warga di momen tersebut. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Usai Raih TP2DD Terbaik Sulawesi, Pemkab Sidrap Perluas Digitalisasi hingga Pasar Tradisional

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berkomitmen memperluas implementasi digitalisasi transaksi di berbagai sektor setelah berhasil meraih predikat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Terbaik 2025 untuk Kawasan Sulawesi.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) TP2DD dan Monitoring serta Evaluasi (Monev) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Triwulan II Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Kabupaten Sidrap, Senin (29/6/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah. Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Bayu Martanto, Direktur Operasional dan Teknologi Informasi Bank Sulselbar Iswadi Ayub, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, unsur Forkopimda, pimpinan Bank Sulselbar Sidrap, para kepala perangkat daerah, camat, hingga jajaran teknis terkait.

Bupati Minta Prestasi Dipertahankan

Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan penghargaan TP2DD terbaik harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan akhir dari proses, melainkan awal untuk memperluas pemanfaatan transaksi digital agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Juara sudah kita rebut, jadikan motivasi untuk mempertahankannya, sehingga digitalisasi daerah makin luas dan berdampak bagi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syaharuddin.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bank Sulselbar, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meraih penghargaan tersebut.

BACA JUGA  Peluncuran Car Free Night Sidrap Perkuat Digitalisasi Daerah, Layanan Pajak Nontunai Disambut Antusias

Namun, Syaharuddin mengingatkan bahwa mempertahankan prestasi membutuhkan kerja yang konsisten dan berkelanjutan.

“Kita harus menjaga stabilitas energi dan fisik, karena program ini berkelanjutan. Beres A lanjut B, perlu kontinuitas. Jangan cuma bagus dalam rapat, paling penting bagus dalam pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

QRIS Akan Diperluas hingga Pasar Tradisional

Bupati menjelaskan digitalisasi di Kabupaten Sidrap saat ini telah diterapkan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Ke depan, penggunaan transaksi digital akan diperluas hingga pasar-pasar tradisional.

“Ke depan kita maksimalkan di pasar-pasar, termasuk penjual durian dan lainnya,” katanya.

Selain QRIS, Pemkab Sidrap juga telah mengimplementasikan Kartu Kredit Indonesia (KKI) bekerja sama dengan Bank Sulselbar sebagai instrumen pembayaran nontunai untuk belanja pemerintah daerah sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Menutup arahannya, Syaharuddin mengajak seluruh jajaran mempertahankan capaian tersebut.

“Siapkah Anda mempertahankan juara TP2DD?”

Pertanyaan itu langsung dijawab serempak oleh seluruh peserta rapat dengan ucapan, “Siap!”

Porsenijar Jadi Momentum Tingkatkan Transaksi Digital

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meminta seluruh organisasi perangkat daerah terus memperkuat sosialisasi penggunaan QRIS disertai pengawasan di lapangan agar implementasinya berjalan optimal.

BACA JUGA  Disaksikan Pj. Sekda Sidrap, Laga Persahabatan Pelti vs Pengadilan Tinggi Agama Bawa Pesan Kebersamaan

Ia juga mengimbau seluruh OPD menerapkan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara nontunai sebagai bentuk komitmen mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Menurut Nurkanaah, pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) Sulawesi Selatan yang akan digelar di Sidrap menjadi peluang besar meningkatkan volume transaksi digital.

Diperkirakan sekitar 64.000 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan akan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Jika mereka belanja di rumah makan, warung-warung masyarakat menggunakan QRIS, tentu jumlah transaksi nontunai akan sangat tinggi,” ujarnya.

Bank Indonesia: Jangan Terlena

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, mengapresiasi keberhasilan Sidrap menjadi TP2DD terbaik kawasan Sulawesi.

Namun, ia mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri.

“Selamat Sidrap juara TP2DD 2025, tapi jangan terlena dan terus berbenah,” kata Bayu.

Ia menilai tantangan utama digitalisasi saat ini bukan lagi teknologi, melainkan kualitas eksekusi program di lapangan.

Menurut Bayu, beberapa aspek yang perlu diperkuat meliputi penyusunan roadmap yang lebih operasional, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan sinergi pemerintah, perbankan dan sektor swasta, serta penguatan kapasitas tim TP2DD.

Ia juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi teladan dalam penggunaan transaksi digital agar budaya pembayaran nontunai semakin berkembang di masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Alrif Terima Audiensi PLN UP3 Parepare, Optimalkan Listrik Masuk Sawah dan Swasembada Pangan

Bank Sulselbar Perkuat Layanan Digital

Direktur Operasional dan Teknologi Informasi Bank Sulselbar, Iswadi Ayub, menyatakan pihaknya siap terus mendukung transformasi digital di Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, keberhasilan Sidrap meraih penghargaan TP2DD merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan.

“Bank Sulselbar berkomitmen menjaga dan mendukung layanan digital di daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan, seperti QRIS, virtual account, hingga inovasi digital lainnya guna memperkuat ekosistem transaksi nontunai.

Penerimaan Pajak Daerah Sudah 100 Persen Nontunai

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sidrap, Muhammad Rohady Ramadhan, melaporkan perkembangan implementasi transaksi digital di daerah.

Pada Triwulan II Tahun 2026, penerimaan pajak daerah telah 100 persen menggunakan kanal pembayaran nontunai dengan nilai mencapai Rp47,27 miliar.

Sementara itu, realisasi penerimaan retribusi melalui QRIS mencapai 59,39 persen dari total penerimaan sebesar Rp1,95 miliar.

Kegiatan HLM TP2DD juga dirangkaikan dengan penyerahan kotak amal berbasis QRIS sebagai bagian dari program digitalisasi rumah ibadah.

Kotak amal digital tersebut diserahkan kepada Masjid Raya Rappang dan Masjid Darul Ridho Kompleks SKPD Sidrap. Pada kesempatan itu, sejumlah peserta turut mencoba sistem tersebut dengan melakukan donasi melalui QRIS sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem transaksi digital di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending