Connect with us

Pemkot Makassar

Wali Kota Munafri Tinjau Dapur MBG di Pulau Barrang Lompo

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menunjukkan keseriusannya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komitmen itu diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan aktif dari masyarakat, guna memastikan pemenuhan gizi bagi seluruh pelajar, tak terkecuali yang tinggal di wilayah kepulauan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau langsung lokasi dapur baru MBG di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, untuk memastikan kesiapan fasilitas tersebut sebelum resmi beroperasi, pada tanggal 5 Oktober mendatang.

“Pemkot Makassar terus berupaya menyukseskan program Makan Bergizi Gratis, melalui langkah nyata. Bersama berbagai pihak berkolaborasi,” ujar Appi, saat berkunjung menghadiri pesta rakyat di Kecamatan Kepulauan Sangkarang, Jumat (19/9/2025).

BACA JUGA  PKK Makassar Pertama Kali Hadirkan Gebyar HKG ke-53 di Ruang Publik, Dorong Partisipasi Inklusif

Munafri menegaskan dapur MBG tersebut sudah siap dioperasionalkan. Kehadiran dapur ini menjadi yang pertama di wilayah kepulauan, dan diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan siswa penerima manfaat di Pulau Sangkarrang.

Ia mengapresiasi dukungan masyarakat, perangkat kelurahan, dan seluruh pemangku kepentingan yang bahu-membahu mempercepat pembangunan dapur MBG tersebut.

“Ini tentang masa depan anak-anak kita. Pemenuhan gizi yang baik akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” tegasnya.

Sedangkan, Pengelola MBG Sangkarrang, Haja Darliyah, menjelaskan bahwa dapur MBG ini memanfaatkan rumah milik H. Sahabuddin, warga setempat, yang disiapkan secara khusus menjadi pusat distribusi makanan nantinya.

“Kami menyiapkan rumah dan lahan untuk mendukung distribusi mendukung program MBG. Rumah dua lantai ini luas dan lengkap dengan instrumen pendukung,” jelas Hajar.

BACA JUGA  Indira Yusuf Ismail Dampingi Danny Pomanto Resmikan Posyandu Era Baru di Kelurahan Paropo

Ia merinci, area dapur dibagi ke beberapa bagian, ruang pencucian peralatan, pencucian bahan makanan, dapur utama, gudang basah, gudang kering, area pemorsian dan pengemasan (packing).

Serta kantor administrasi, tersedia pula ruang istirahat untuk pengawas agar proses kerja tetap nyaman dan higienis.

“Insya Allah, rencananya sudah difungsikan pada 5 Oktober. Untuk perlengkapan dapur sudah tersedia dan tinggal diangkut ke lokasi saat hari H,” tambah Hajar. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Rakernas II ASITA, Dorong Penguatan Pariwisata Kota

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, menjamu peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies, Rabu (6/5/2026).

Ratusan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia disambut dalam suasana hangat melalui malam ramah tamah yang digelar di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah Rakernas yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Mei 2026. Ia menilai kehadiran para pelaku industri perjalanan wisata menjadi momentum strategis untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata kota.

“Ini merupakan anugerah bagi Makassar. Kehadiran para pelaku dan pemikir pariwisata tentu akan memberi perspektif baru dalam mengembangkan potensi wisata yang kita miliki,” ujarnya.

BACA JUGA  Indira Yusuf Ismail Dampingi Danny Pomanto Resmikan Posyandu Era Baru di Kelurahan Paropo

Munafri memaparkan bahwa Makassar memiliki kekuatan dari sisi geografis, sejarah, hingga budaya. Sebagai wilayah yang berkaitan dengan kejayaan Kerajaan Gowa dan Tallo, serta didukung bentang alam pesisir dan kawasan karst Maros-Pangkep, Makassar dinilai memiliki daya tarik wisata yang kompetitif.

Meski demikian, ia mengakui potensi tersebut belum sepenuhnya terkelola optimal. Pemerintah Kota Makassar kini terus melakukan pembenahan, mulai dari penataan kawasan, penguatan infrastruktur pariwisata, hingga revitalisasi pasar tradisional.

“Kami ingin menghadirkan kota yang nyaman bagi wisatawan, termasuk dengan memperbaiki pedestrian dan menata kawasan agar lebih tertib dan menarik,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga mendorong penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran khusus guna mendukung kegiatan berskala besar yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Danny Pomanto Dampingi Iriana Jokowi Tinjau Pelayanan Kesehatan di Posyandu Asoka VIIA Makassar

“Kami menyiapkan agar setiap bulan ada event unggulan. Dengan begitu, hotel terisi, UMKM bergerak, dan ekonomi lokal tumbuh,” tambahnya.

Munafri juga menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai hub utama destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Ia optimistis posisi strategis kota ini dapat menjadi pintu masuk wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan seperti Toraja, Bulukumba, hingga Maros.

“Kami ingin wisatawan tidak hanya singgah, tetapi tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak di Makassar,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh peserta Rakernas untuk menikmati pengalaman selama berada di Makassar.

“Kalau ke Makassar, dilarang diet dan tidak boleh pulang hari. Harus menginap supaya bisa menikmati sunset dan angin Mamiri,” tutupnya disambut tawa hadirin.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Percepat Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPP dan DPD ASITA yang hadir. Ia menilai partisipasi tersebut menjadi energi besar dalam mendorong promosi pariwisata Makassar agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Sinergi dan kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus terjalin demi kemajuan industri pariwisata yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending