Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Empat Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Kantor Gubernur Sulsel, Kepala Biro Umum Turun Langsung Pantau Evakuasi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Insiden pohon tumbang kembali terjadi di Kota Makassar. Kali ini, empat mobil milik pegawai dan tamu yang terparkir di pekarangan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon yang tumbang pada Sabtu (29/11/2025) pagi.

Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel, Andi Ihsan, langsung turun ke lokasi kejadian untuk memantau proses penanganan. Mengenakan payung biru, Andi Ihsan meninjau secara langsung proses evakuasi dan pembersihan batang pohon. Ia memastikan bahwa tim lapangan bekerja cepat untuk mengamankan area dan meminimalisir risiko terhadap pegawai dan tamu yang beraktivitas di sekitar kantor gubernur.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kami langsung mengerahkan tim untuk mengevakuasi pohon dan membersihkan area, sekaligus mendata kerusakan kendaraan yang terdampak,” ujar Andi Ihsan di lokasi.

BACA JUGA  Jalan Sehat Anti Mager di Luwu Padat Merayap, Gubernur Andi Sudirman: Alhamdulillah Berjalan Sukses dan Lancar

Menurut informasi dari petugas lapangan, pohon yang tumbang tersebut diduga disebabkan oleh angin kencang yang terjadi sejak dini hari, ditambah kondisi akar pohon yang rapuh akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pihak Pemprov Sulsel untuk melakukan pemantauan dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon di lingkungan kantor, terutama saat musim hujan dan angin kencang melanda Makassar.

Pihak Biro Umum telah berkoordinasi dengan tim lapangan untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan dan pemulihan kondisi pekarangan. Diharapkan, dalam beberapa jam ke depan, aktivitas di kantor gubernur dapat kembali berjalan normal.

Selain itu, tim juga mendata kerusakan kendaraan untuk proses klaim asuransi dan perbaikan. Pihak Pemprov Sulsel menekankan pentingnya kepatuhan terhadap protokol keselamatan bagi pegawai dan pengunjung, termasuk penataan area parkir yang lebih aman dan evaluasi kondisi pohon-pohon yang berpotensi menimbulkan risiko.

BACA JUGA  Andalan Hati Usung Komitmen Keberlanjutan Pembangunan untuk Sulsel Maju dan Berkarakter

Insiden ini menjadi perhatian serius bagi Pemprov Sulsel untuk meningkatkan pengawasan infrastruktur hijau di lingkungan kantor, agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang. Kepala Biro Umum menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti dengan pemetaan pohon-pohon rawan tumbang dan perawatan berkala, sekaligus mengedukasi pegawai terkait keselamatan di area kantor.

Dengan penanganan yang cepat dan koordinasi yang baik, diharapkan insiden ini tidak mengganggu aktivitas pelayanan publik maupun mobilitas pegawai di lingkungan Kantor Gubernur Sulsel.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Wagub Sulsel Kunjungi Sentra Tenun Lipa Sabbe Sidrap, Dorong Pelestarian dan Daya Saing Produk Lokal

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP —— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke salah satu sentra kerajinan tenun lipa sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha kerajinan tradisional masyarakat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati Rusdi yang didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meninjau langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe. Ia menyaksikan tahapan produksi mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan yang masih menggunakan metode tradisional oleh para perajin setempat.

Di sela kunjungan, Fatmawati juga berdialog dengan para perajin untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenun di pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Pemkot Salatiga Belajar Strategi Kehumasan di Pemprov Sulsel

“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaku usaha kerajinan di daerahnya.

“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidenreng Rappang yang telah diwariskan secara turun-temurun.

BACA JUGA  Sulsel Terdepan dalam Inovasi Pertanian, Pj Gubernur Prof Zudan Luncurkan SEJATI dan SI SEBAR
Continue Reading

Trending