Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Tinjau Desa Belawae, Tegaskan Pemerataan Pembangunan dan Alokasi Rp10 Miliar untuk Infrastruktur 2026

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Upaya pemerataan pembangunan di wilayah terpencil kembali menjadi sorotan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Pitu Riase, tepatnya di Desa Belawae, Ahad (30/11/2025), dalam rangkaian Program Bermalam di Desa.

Kehadiran Syaharuddin disambut antusias oleh masyarakat setempat. Sejumlah pejabat turut hadir mendampingi, antara lain para asisten dan staf ahli, kepala OPD, Forkompincam Pitu Riase, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai unsur undangan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin menegaskan bahwa kunjungan langsung ke desa-desa merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan publik dan pembangunan berjalan merata, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

“Program ini kami lakukan untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi, sekaligus melihat kondisi lapangan secara nyata,” ujar Bupati.

BACA JUGA  Wabup Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-80 RI, Libatkan TNI, Polri, dan Rutan

Syaharuddin kemudian memaparkan capaian program pemerintah daerah yang sudah berjalan, termasuk pengadaan mobil ambulans untuk Puskesmas Belawae dan rintisan jalan penghubung dari Desa Compong menuju Desa Dengeng-dengeng yang kini sudah dapat dilalui.

Menanggapi berbagai masukan masyarakat, Bupati memastikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran khusus untuk peningkatan infrastruktur pada tahun anggaran 2026.

“Untuk tahun 2026, kami akan memberikan bantuan perbaikan jalan aspal untuk tiga desa sebesar Rp10 miliar sepanjang lima kilometer,” tegasnya.

Kegiatan di Desa Belawae juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan rumah ibadah untuk tiga desa dan penyerahan simbolis bantuan sosial kepada warga. Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi yang memberi kesempatan kepada masyarakat menyampaikan saran dan masukan secara langsung.

BACA JUGA  Panen Perdana di Bila Riawa, Bupati Syaharuddin: Bersyukur dan Terus Jaga Kebersamaan

Melalui Program Bermalam di Desa, Pemkab Sidrap menegaskan komitmennya menjaga kesinambungan pembangunan dan memastikan setiap wilayah — termasuk desa terpencil — memperoleh akses infrastruktur dan pelayanan dasar yang memadai. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata di seluruh pelosok kabupaten.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Sidrap Matangkan Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel, Bupati Syaharuddin Pimpin Simulasi Libatkan 5 Ribu Peserta

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memimpin simulasi pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Stadion Ganggawa, Rabu pagi (30/6/2026). Simulasi tersebut digelar sebagai bagian dari pemantapan persiapan menjelang upacara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026.

Sekitar 5 ribu peserta mengikuti simulasi, terdiri atas aparatur sipil negara (ASN), guru, serta perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan berjalan sesuai rencana, mulai dari alur masuk peserta, pengaturan waktu, kapasitas stadion, hingga koordinasi antarunsur yang terlibat.

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin Alrif memeriksa secara langsung setiap tahapan rangkaian acara pembukaan. Ia meninjau proses peserta memasuki stadion, penataan barisan, alur tamu undangan menuju panggung kehormatan, pelaksanaan upacara, penyerahan penghargaan PGRI kepada kabupaten/kota, penampilan marching band, barisan pembawa bendera kabupaten/kota, hingga defile peserta.

BACA JUGA  Pimpin Apel Pagi Perdana,Bupati Sidrap:Kerja Tulus Dan Ikhlas Untuk Masyarakat

Tak hanya fokus pada rangkaian utama, Bupati juga memberi perhatian terhadap berbagai aspek pendukung. Ia mengevaluasi ketegapan pembawa bendera, semangat peserta saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, kebersihan area stadion, hingga kesiapan tim kesehatan yang akan bertugas selama pelaksanaan kegiatan.

Setiap temuan yang muncul selama simulasi langsung ditindaklanjuti melalui arahan kepada panitia dan instansi terkait agar dilakukan penyempurnaan. Menurut Syaharuddin, seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal karena jumlah peserta saat pembukaan diperkirakan jauh lebih besar dibanding simulasi.

“Kita simulasi hari ini agar pelaksanaan pembukaan nanti bisa berjalan dengan baik. Hari ini baru sekitar 5 ribu peserta yang ikut simulasi, tetapi area parkir sudah penuh. Nanti saat pembukaan ada sekitar 65 ribu peserta, sehingga pengaturan parkir harus dipersiapkan betul,” ujar Syaharuddin.

BACA JUGA  Wabup Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-80 RI, Libatkan TNI, Polri, dan Rutan

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sidrap untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, baik melalui tenaga, pemikiran, penyediaan akomodasi, keramahan kepada tamu, maupun menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita menjadi tuan rumah yang baik. Tugas kita belum selesai, mari bahu-membahu menyukseskan acara ini sampai selesai 6 Juli mendatang,” katanya.

Syaharuddin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan Porsenijar PGRI Sulsel. Ia berharap sinergi dan semangat kebersamaan terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Simulasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, serta panitia pelaksana.

BACA JUGA  Dukung Aksi Bersih-Bersih Bupati Terpilih, Warga Sereang bersama Remaja Pecinta Alam Gelar Aksi Bersih Sungai

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga melepas kontingen PGRI Sidrap yang akan mengikuti Porsenijar PGRI Tahun 2026 di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Pelepasan tersebut menjadi penanda kesiapan daerah dalam menyambut sekaligus berpartisipasi pada ajang yang akan berlangsung hingga 6 Juli 2026.

Continue Reading

Trending