Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Hadiri Puncak HGN 2025, Apresiasi Dedikasi Guru Bangun Masa Depan Daerah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar Dinas Pendidikan Sulsel di Hotel Dalton Makassar, Selasa (2/12/2025).

Acara tersebut dihadiri ribuan guru SMA/SMK/SLB se-Sulsel yang memenuhi ruang utama hotel untuk mengikuti rangkaian peringatan tahunan bagi para pendidik.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, serta para pengabdi pendidikan yang selama ini telah mencurahkan tenaga dan dedikasinya bagi kemajuan Sulawesi Selatan.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah menorehkan karya besar untuk Sulsel,” ujarnya disambut tepuk tangan para peserta.

BACA JUGA  Meski Cedera, Atlet Dansa Sulsel Bersaudara Ade Tri Putra Kadiaman dan Anastasya Kadiaman Raih Medali Perak

Menurut Gubernur, pengabdian para guru merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan daerah. Karena itu, Pemprov Sulsel berkomitmen melanjutkan berbagai program untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan.

Program prioritas tersebut meliputi peningkatan kompetensi guru, distribusi pendidik ke wilayah pelosok, hingga percepatan pembangunan serta rehabilitasi fasilitas pendidikan di berbagai daerah.

Lebih jauh, Andi Sudirman menekankan pentingnya membangun karakter generasi pelajar Sulawesi Selatan, bukan hanya kemampuan akademik semata. Ia menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai budaya luhur masyarakat Sulsel.

“Bersama guru-guru hebat, kita akan melahirkan generasi Sulsel yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung tinggi prinsip sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi,” tuturnya.

BACA JUGA  Peringati Hari Santri, Jufri Rahman: Momentum Memperkuat Komitmen Merengkuh Masa Depan

Puncak Peringatan HGN 2025 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sekolah, dan para pendidik demi mendorong transformasi pendidikan yang lebih baik di Sulawesi Selatan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Wagub Sulsel Kunjungi Sentra Tenun Lipa Sabbe Sidrap, Dorong Pelestarian dan Daya Saing Produk Lokal

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP —— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke salah satu sentra kerajinan tenun lipa sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha kerajinan tradisional masyarakat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati Rusdi yang didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meninjau langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe. Ia menyaksikan tahapan produksi mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan yang masih menggunakan metode tradisional oleh para perajin setempat.

Di sela kunjungan, Fatmawati juga berdialog dengan para perajin untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenun di pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Sulsel Target Masuk 10 Besar di MTQ Nasional XXX 2024

“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaku usaha kerajinan di daerahnya.

“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidenreng Rappang yang telah diwariskan secara turun-temurun.

BACA JUGA  Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry Surati Bupati dan Wali Kota se Sulsel untuk Laksanakan Program MBG dan PKG Sambil Tunggu Juknis Terkait Anggaran
Continue Reading

Trending