Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Tenant Sempat Dikeluhkan Mahal, Pemkab Sidrap Ambil Alih dan Gratiskan Stand Ramadan Fair 2026

Published

on

KITASULSEL-SIDRAP – Keluhan pelaku UMKM terkait mahalnya biaya distribusi dan penyewaan tenant pada ajang Ramadan Fair 2026 akhirnya direspons cepat Pemerintah Kabupaten Sidrap. Melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Pemkab resmi mengambil alih pengelolaan kegiatan yang dipusatkan di Pelataran Panker dan menggratiskan seluruh tenant berukuran 3 x 3 meter selama sebulan penuh.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, Ahad (22/2/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil demi memberi ruang yang lebih luas dan adil bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang selama bulan suci Ramadan.

“Dinas Koperasi dan UMKM sudah kami minta mengambil alih kegiatan ini dan seluruh tenant UMKM kita gratiskan. Ramadan Fair harus menjadi ruang bersama, bukan beban bagi pelaku usaha,” ujar Bupati yang akrab disapa SAR itu.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Percepat Penurunan Stunting Lewat Intervensi Gizi di Tellu Limpoe

Sebelumnya, kegiatan Ramadan Fair dikelola oleh pihak event organizer (EO). Namun, setelah muncul aspirasi dan keluhan dari sejumlah pelaku UMKM mengenai biaya tenant yang dinilai memberatkan, Pemkab memutuskan turun langsung agar pelaksanaan lebih maksimal, inklusif, dan berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Ramadan Fair 2026 tidak hanya menghadirkan aneka kuliner dan takjil Ramadan, tetapi juga pameran produk unggulan UMKM dari berbagai kecamatan di Sidrap. Beragam kegiatan seni dan religi turut memeriahkan agenda tersebut, mulai dari Lomba Patrol, Lagu Religi, Lomba Bedug, Da’i Cilik, Takbiran hingga live music bernuansa Islami.

“Ramadan Fair ini bisa menjadi tempat ngabuburit warga Sidrap menanti waktu berbuka puasa. Kita ingin suasananya lebih semarak, lebih tertata, dan tentu lebih berdampak bagi pelaku UMKM,” tambahnya.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Alrif Terima Audiensi PLN UP3 Parepare, Optimalkan Listrik Masuk Sawah dan Swasembada Pangan

Event religi sekaligus ekonomi ini dijadwalkan berlangsung hingga 19 Maret mendatang. Pemkab Sidrap menargetkan Ramadan Fair menjadi destinasi utama masyarakat selama bulan suci, sekaligus penggerak roda perekonomian lokal.

Bupati SAR juga menekankan pentingnya keberlanjutan event agar momentum antusiasme masyarakat tetap terjaga setiap tahun. Menurutnya, Ramadan Fair bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem UMKM yang kuat dan mandiri.

Dengan kebijakan penggratisan tenant, Pemerintah Kabupaten berharap lebih banyak pelaku usaha kecil dapat berpartisipasi tanpa terbebani biaya sewa. Langkah ini sekaligus menjadi bukti keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelaku ekonomi kecil, khususnya di bulan suci yang identik dengan semangat berbagi dan pemberdayaan.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Hadiri Konkernas II PGRI, Perjuangkan Hak dan Kualitas Guru Nasional

Ramadan Fair 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner dan hiburan religi, tetapi benar-benar tampil sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di Bumi Nene Mallomo.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati dan Wakil Bupati Sidrap Tinjau Penanaman Cabai di Kompleks SKPD

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah meninjau langsung kegiatan penanaman cabai di area depan Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan kantor sebagai sarana produksi pangan lokal.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Selain memantau proses penanaman cabai yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN), Syaharuddin dan Nurkanaah juga meninjau kondisi tanaman alpukat yang berada di kawasan tersebut.

Bahkan, Bupati turut melakukan perawatan tanaman alpukat guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal.

Di sela kegiatan, Syaharuddin berdiskusi langsung dengan para pegawai terkait teknik budi daya cabai yang baik. Ia juga memberikan arahan mengenai pentingnya pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah agar memiliki nilai produktif.

BACA JUGA  Safari Ramadan Pemkab Sidrap Pererat Silaturahmi, Bupati Tekankan Modernisasi Pertanian

Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam cabai dan tanaman pangan lainnya dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.

Bupati menekankan bahwa aparatur sipil negara harus mampu menjadi teladan dalam memanfaatkan lahan di lingkungan masing-masing, baik di area perkantoran maupun di rumah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sidrap terus mendorong terciptanya kemandirian pangan yang dimulai dari lingkungan kerja pemerintah. Upaya ini juga diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi daerah melalui pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain memperkuat ketahanan pangan, program pemanfaatan lahan pekarangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga produktivitas lahan serta mendukung gerakan pertanian skala rumah tangga di Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Percepat Penurunan Stunting Lewat Intervensi Gizi di Tellu Limpoe
Continue Reading

Trending