Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Safari Ramadan di Desa Mario, Bupati Sidrap Perkuat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan UMKM

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sidrap di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Jumat (13/3/2026).

Memasuki hari ke-23 Ramadan 1447 Hijriah, kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat tersebut berlangsung di kediaman H. Usman Appas.

Kehadiran Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sidrap Andi Rieskha Rahmat, disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Pertemuan ini menjadi potret nyata kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar H. Usman Appas yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut. Ia menilai kekompakan warga Desa Mario merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA  Sidrap Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel, Tiga Triwulan Berturut-turut Pimpin Laju PDRB 2025

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini terasa sangat spesial. Kita bisa berkumpul dalam kondisi masyarakat yang bahagia karena bertepatan dengan panen raya. Kebersamaan dan kekompakan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita untuk membangun Sidrap lebih baik lagi,” ujarnya di hadapan tokoh agama dan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Syaharuddin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Ia memastikan tidak boleh ada anak dari keluarga kurang mampu yang putus sekolah akibat keterbatasan biaya.

“Saya ingin memastikan pendidikan anak-anak kita aman. Jangan ada yang khawatir lagi soal biaya sekolah, karena pemerintah telah menyiapkan dukungan melalui penguatan zakat dan sedekah. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada seluruh warga,” tegasnya.

BACA JUGA  SRMP 30 Sidrap Raih Penghargaan Nasional “ASEAN-Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2026”

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi kepedulian sosial. Melalui sinergi dengan Baznas serta dukungan PT Cahaya Mario Brother Group, dilakukan penyerahan bantuan usaha bagi pelaku UMKM serta penyaluran sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Sidrap juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keasrian lingkungan desa, termasuk merapikan dan memperindah pengecatan pagar di sepanjang kawasan desa demi kenyamanan bersama.

Safari Ramadan ini turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, anggota DPRD, camat, serta para kepala desa se-Kecamatan Kulo.

Kegiatan kemudian ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan ramah tamah bersama masyarakat hingga menjelang pelaksanaan salat Tarawih.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Matangkan Persiapan Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang keberangkatan kontingen daerah untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi keberangkatan kontingen berjalan lancar. Berbagai hal dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan peserta, jadwal keberangkatan, koordinasi antarlembaga, hingga strategi untuk memaksimalkan partisipasi Kabupaten Sidrap pada ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.

Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan kelautan.

Dalam arahannya, Andi Rahmat Saleh menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam Penas XVII memiliki makna penting mengingat daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan agribisnis.

BACA JUGA  Festival Tani Ternak 2026 Resmi Dibuka, Transaksi Malam Pembukaan Tembus Rp1,2 Miliar

Menurutnya, momentum Penas harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas wawasan petani dan nelayan, memperkenalkan potensi unggulan daerah, sekaligus membangun jaringan kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian di Sidrap.

“Semoga momentum Penas XVII dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan petani dan nelayan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Andi Rahmat Saleh.

Ia menambahkan, keberhasilan kontingen daerah tidak hanya diukur dari kehadiran dalam kegiatan nasional tersebut, tetapi juga dari kemampuan peserta membawa pulang pengetahuan, teknologi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Selain membahas kesiapan teknis keberangkatan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh tim pendamping, penyuluh pertanian, serta organisasi petani yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sekda Sidrap memberikan apresiasi atas solidnya koordinasi yang selama ini terjalin antara para penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan, dan kelompok tani dalam mempersiapkan kontingen daerah.

Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian merupakan modal penting untuk memastikan keikutsertaan Sidrap di ajang nasional dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal.

BACA JUGA  Sidrap Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel, Tiga Triwulan Berturut-turut Pimpin Laju PDRB 2025

“Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan. Saya mengapresiasi kerja keras para penyuluh, KTNA, dan kelompok tani yang terus berkoordinasi demi menyukseskan keberangkatan kontingen Sidrap,” katanya.

Sementara itu, Ketua KTNA Sidrap, Abdul Samad, menjelaskan bahwa seluruh persiapan keberangkatan kontingen saat ini telah memasuki tahap akhir.

Ia menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Sidrap dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sidrap.

Menurut Abdul Samad, peserta yang akan berangkat telah mendapatkan berbagai pembekalan dan arahan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas dengan baik serta membawa nama daerah secara optimal di tingkat nasional.

“Kami terus melakukan koordinasi dan pemantapan agar seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal dan mengikuti kegiatan dengan maksimal,” ujarnya.

Penas XVII di Gorontalo nantinya akan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari temu wicara, pameran teknologi pertanian, demonstrasi inovasi, pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dan perikanan.

BACA JUGA  Sidrap Matangkan Persiapan Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Wabup Tekankan Kesiapan Teknis dan Pelayanan

Bagi Kabupaten Sidrap, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian modern, peternakan, dan pengembangan agribisnis yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Patahangi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kontingen.

Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo mampu berpartisipasi secara aktif, menyerap berbagai inovasi dan teknologi baru, serta membawa manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nene Mallomo.

Partisipasi dalam Penas XVII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan Sidrap sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian daerah di tengah tantangan pembangunan dan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari kegiatan nasional tersebut dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian Kabupaten Sidenreng Rappang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending