Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Lepas Jenazah Tokoh Masyarakat di Wotu

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Suasana duka menyelimuti Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, saat Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melepas jenazah almarhum H. Sjamsul Bachrie, Selasa (17/3/2026).

Almarhum yang wafat dalam usia 89 tahun tersebut diketahui merupakan ayahanda dari Kepala Desa Lampenai, Zainal Bachrie.

Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat di rumah duka dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Luwu Timur, H. Sarkawi A. Hamid dan Muhammad Nur, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Neng, Camat Wotu, Hasis Dawi, unsur Tripika Wotu, para kepala desa, serta ratusan pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat dihormati dan menjadi panutan masyarakat, khususnya di Kecamatan Wotu.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Digital dan Persatuan Bangsa

“Almarhum adalah orang tua kita semua, sesepuh kita di Kabupaten Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Wotu. Pengabdian beliau selama ini sangat luar biasa, dan nilai-nilai itu kini dilanjutkan oleh ananda tercintanya, Kepala Desa Lampenai,” ungkap Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi almarhum sebagai tokoh masyarakat yang telah banyak berkontribusi bagi daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan secara pribadi, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian almarhum. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, serta segala dosa dan khilafnya diampuni,” tuturnya.

Bupati turut mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

BACA JUGA  DPK Luwu Timur Gelar Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Dorong Standar Nasional dan Literasi

Usai prosesi pelepasan, Bupati bersama rombongan turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir di Pekuburan Pua Sandro, Dusun Kampung Alau, Desa Lampenai. Di lokasi pemakaman, doa kembali dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum yang dikenal sebagai sesepuh dan tokoh masyarakat yang penuh pengabdian.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Beri Penghargaan Petugas Sensus Terbaik, Bupati: Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan Daerah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyiapkan penghargaan bagi Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) terbaik di setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat menjadi dasar pembangunan daerah di masa mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memimpin Apel Siaga sekaligus Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, para staf ahli dan asisten Setdakab, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Luwu Timur, serta para kepala desa dan lurah dari berbagai wilayah.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Ia menyebut data yang dikumpulkan oleh para petugas sensus akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan Kabupaten Luwu Timur pada berbagai sektor.

BACA JUGA  Delapan ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Matra Darat usai Ikuti Latsarmil

“Sensus Ekonomi 2026 ini adalah kompas pembangunan daerah. Data yang bapak dan ibu kumpulkan akan menjadi patron dalam pengambilan kebijakan ke depan. Oleh karena itu, akurasi dan kejujuran sangatlah penting,” tegas Irwan.

Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian Kabupaten Luwu Timur, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan, hingga perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di desa dan kelurahan.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional, teliti, dan penuh tanggung jawab. Kesalahan dalam pengumpulan data, kata Irwan, dapat berdampak langsung terhadap arah kebijakan pembangunan yang akan diambil pemerintah daerah.

“Jangan main-main dalam mengambil data. Laksanakan tugas dengan baik, benar, dan jujur. Jangan pernah berpikir ini sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi akan sangat berpengaruh terhadap arah pembangunan daerah kita,” pesannya.

Selain kepada petugas sensus, Bupati juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar, terbuka, dan sesuai kondisi sebenarnya saat didatangi petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA  Perkuat Pelayanan Publik, Bupati Luwu Timur Serahkan Puluhan Unit Sarana Prasarana di Momen HKN

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelaksanaan sensus, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan memberikan penghargaan kepada PPL dan PML terbaik di setiap kecamatan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi petugas dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Abdullah, kebijakan pemberian penghargaan kepada petugas sensus merupakan langkah inovatif yang belum pernah ditemuinya di daerah lain.

“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan menjadi yang pertama yang kami ketahui di Indonesia yang memberikan reward kepada petugas sensus. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur benar-benar peduli terhadap kualitas data dan memahami bahwa data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas pula,” ungkap Abdullah.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah merekrut sebanyak 268 petugas sensus yang terdiri atas 234 petugas pendataan dan 34 petugas pengawas. Seluruh petugas tersebut akan diterjunkan ke wilayah-wilayah yang telah ditetapkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Objek Wisata Danau Matano di Hari Terakhir Libur Lebaran

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Luwu Timur dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Timur, penandatanganan kontrak kerja petugas sensus, serta penyematan rompi kepada perwakilan petugas yang akan bertugas di lapangan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Luwu Timur sekaligus menandai kesiapan para petugas dalam menjalankan amanah besar untuk menghadirkan data yang akurat demi mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, BPS, serta partisipasi masyarakat, Kabupaten Luwu Timur optimistis mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai fondasi dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Batara Guru.

Continue Reading

Trending