Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pembagian Perlengkapan Sekolah Pemda Luwu Timur Trending di Sosmed, Warganet: “Kerja Nyata IBAS”

Published

on

KITASULSEL—LUWU TIMUR – Program pembagian perlengkapan sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Berbagai unggahan dari orang tua siswa hingga masyarakat umum membanjiri platform digital, menampilkan foto-foto sepatu dan tas sekolah yang dibagikan kepada siswa. Unggahan tersebut disertai beragam caption apresiatif seperti “Terima kasih pak bupati”, “Bupati IBAS keren”, hingga “Kerja nyata, realisasi program yang tepat”.

Fenomena ini menunjukkan tingginya respons positif masyarakat terhadap program yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar pendidikan anak-anak.

Di sejumlah akun media sosial, terlihat para orang tua dengan bangga memamerkan perlengkapan sekolah yang diterima anak mereka. Tak sedikit pula yang menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.

BACA JUGA  Idul Fitri di Malili Jadi Momentum Refleksi dan Arah Baru Pembangunan Luwu Timur

“Alhamdulillah, anak saya sekarang sudah punya sepatu baru untuk sekolah. Terima kasih pak bupati,” tulis salah satu orang tua dalam unggahannya.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pro rakyat yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam atau yang akrab disapa IBAS.

Kehadiran program tersebut tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa di berbagai wilayah.

Pengamat media sosial menilai, viralnya program ini menjadi indikator bahwa kebijakan yang tepat sasaran akan dengan cepat mendapatkan dukungan publik, bahkan tanpa perlu kampanye berlebihan.

Selain itu, fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana media sosial kini menjadi ruang ekspresi masyarakat dalam menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah.

BACA JUGA  Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Utsman Bin Affan dan TK Islam Al Ihsan Tomoni

Dengan tren positif yang terus bergulir, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur diharapkan dapat terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Diklat Perkoperasian, Perkuat SDM dan Tata Kelola Koperasi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop UKMP), digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 April 2026, di Aula Sikumbang, Kecamatan Tomoni.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Disdagkop UKMP, Rabu (8/4/2026). Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Camat Tomoni, Wahyuddin, jajaran Disdagkop UKMP, serta dua narasumber yakni Kamaruddin dan Andi Saheria dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagkop UKMP menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membenahi sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi di Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Salurkan Seragam Gratis untuk 16.253 Siswa, Sasar PAUD hingga SMP

Ia menilai, koperasi memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, sehingga perlu didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan pemahaman yang memadai.

“Melalui diklat ini, kami ingin memastikan para pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial yang baik, memahami prinsip-prinsip koperasi, serta mampu mengembangkan usaha secara inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan maksimal. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan dan komitmen para pelaku di dalamnya.

“Ikuti kegiatan ini dengan serius, aktif berdiskusi, dan jadikan sebagai ruang belajar untuk memperbaiki tata kelola koperasi masing-masing agar lebih profesional ke depan,” pesannya.

BACA JUGA  Koreksi Penampilan ASN saat Upacara, Sekda Lutim: Jangan Abaikan Aturan Seragam

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi, Idiyana Sartian Umar, dalam laporannya menjelaskan bahwa diklat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait prinsip dan manajemen koperasi, sekaligus memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong koperasi agar tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan, serta membangun jejaring kerja sama antar pelaku koperasi di daerah.

“Peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi,” ungkapnya.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi perdana oleh Andi Saheria, yang membawakan materi terkait manajemen perkoperasian dan usaha simpan pinjam sesuai regulasi terbaru.

Melalui pelatihan ini, diharapkan koperasi-koperasi di Luwu Timur semakin profesional, adaptif, dan mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Idul Fitri di Malili Jadi Momentum Refleksi dan Arah Baru Pembangunan Luwu Timur
Continue Reading

Trending