Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Rakor Pangan Sidrap 2026: Antisipasi El Nino, Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gabah

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan di Aula Saromase, Kompleks SKPD, Rabu (1/4/2026), sebagai langkah strategis menghadapi tantangan musim tanam sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Rakor dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Tudang Sipulung 2026, dengan fokus evaluasi Musim Tanam I (MT I) dan persiapan Musim Tanam II (MT II).

Dalam arahannya, Syaharuddin menegaskan pentingnya rakor tersebut dalam mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada pertengahan tahun.

“Rakor pangan ini penting sekali kita laksanakan dalam rangka mengantisipasi dampak dari El Nino Godzilla yang diperkirakan terjadi pada bulan Juli hingga Oktober,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah antisipatif ini dilakukan untuk menjaga posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim global.

BACA JUGA  Dorong Percepatan Akses Keuangan, Wabup Sidrap Ikuti Rapat TPAKD Sulsel 2025

Rakor yang merupakan pertemuan keempat di masa kepemimpinan pasangan SAR–Kanaah ini dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai unsur. Hadir di antaranya Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sukamandi, Zainal Abidin, Ketua DPRD Takyuddin Masse, serta Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh.

Selain itu, turut hadir perwakilan Forkopimda, jajaran OPD, serta instansi vertikal dan BUMN/BUMD seperti Bank Sulselbar, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, BPJS Ketenagakerjaan, Pupuk Indonesia, hingga Perusahaan Listrik Negara.

Dari unsur lapangan, hadir camat, lurah dan kepala desa, penyuluh pertanian, hingga ratusan petani pelaksana program IP300.

Percepatan Tanam dan Dukungan Infrastruktur

Dalam paparannya, Bupati Syaharuddin mengungkapkan strategi utama untuk mencapai target produksi 1 juta ton gabah kering panen (GKP) pada 2026, salah satunya melalui percepatan jadwal tanam MT II.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Serahkan Kunci RTLH, Ibu Muna Haru Terima Bantuan Rumah Layak Huni

“Petani diminta menanam bibit pada 15–20 April agar bisa panen di awal Juli, sebelum puncak kekeringan. Pengolahan tanah harus tuntas bulan April ini,” instruksinya.

Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan infrastruktur signifikan, antara lain perbaikan Bendung Timoreng sebesar Rp2,5 miliar, Bendung Bulu Cenrana hingga Salomallori Rp5 miliar, serta Bendung Saddang Rp7,4 miliar.

Tak hanya itu, program “Listrik Masuk Sawah” hasil kolaborasi dengan PLN dijadwalkan mulai terealisasi pada April atau Mei mendatang guna mendukung modernisasi pertanian.

Pengembangan Lahan dan Optimalisasi Program

Syaharuddin juga menyampaikan bahwa program cetak sawah masih terus berjalan. Dari 1.700 hektare yang diusulkan, sekitar 800 hektare telah dikerjakan, sementara sisanya akan diusulkan kembali dengan target tambahan 1.500 hektare pada 2026.

Ia turut mendorong petani untuk aktif mengusulkan program optimalisasi lahan rawa maupun non-rawa, termasuk pembangunan irigasi perpompaan, perpipaan, dam parit, hingga long storage.

BACA JUGA  Diskominfo Sidrap Gelar Coaching Penginputan Data Satu Data Indonesia

“Masih ada ribuan hektare lahan yang harus diperbaiki. Kami minta seluruh potensi itu diusulkan agar bisa ditindaklanjuti ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Enam Poin Strategis Rakor Pangan 2026

Rakor tersebut menghasilkan enam poin penting, yakni:

Target produksi 1 juta ton dengan standar minimal 10 ton per hektare.

Peningkatan produksi melalui program IP300.

Percepatan tanam MT II mulai 15 April 2026.

Kesiapan sarana dan prasarana, termasuk air, pupuk, dan stabilitas harga.

Evaluasi dan pemekaran kelompok tani untuk efektivitas pembinaan.

Optimalisasi usulan program pertanian ke pemerintah pusat.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus menghadapi tantangan iklim ekstrem demi mempertahankan status sebagai lumbung pangan nasional.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Apresiasi Sinergi Persiapan Peresmian Koperasi Merah Putih di Lalebata

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Wakil Bupati Nurkanaah mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam persiapan peresmian Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (15/5/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan Nurkanaah saat meninjau langsung lokasi persiapan peresmian koperasi bersama sejumlah unsur pemerintah dan aparat kewilayahan.

Dalam kegiatan itu, Nurkanaah didampingi Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1420 Sidrap beserta jajaran, serta Camat Panca Rijang Fadilla Bakri bersama aparat kecamatan setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sidrap.

Menurut Nurkanaah, persiapan fisik lokasi dan fasilitas penunjang yang dilakukan secara gotong royong mencerminkan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi budaya masyarakat Sidrap.

BACA JUGA  Tarawih di Tanru Tedong, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Menjelang hari peresmian, seluruh pihak diketahui menggelar kerja bakti bersama guna menciptakan lingkungan koperasi yang bersih, nyaman, dan siap digunakan.

“Sebelum acara peresmian, kami melakukan kerja bakti bersama jajaran Kodim 1420 Sidrap beserta aparat Kecamatan Panca Rijang. Ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi dalam mendukung kegiatan masyarakat,” ujar Nurkanaah.

Ia menambahkan, semangat kolaborasi antara unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat perlu terus dijaga serta dilestarikan sebagai bagian dari upaya membangun daerah secara bersama-sama.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap momentum peresmian Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi simbol hadirnya wadah ekonomi baru bagi masyarakat, tetapi juga mampu mempererat hubungan emosional dan kemitraan strategis antara pemerintah daerah, aparat TNI, dan masyarakat setempat.

BACA JUGA  Diskominfo Sidrap Gelar Coaching Penginputan Data Satu Data Indonesia
Continue Reading

Trending