Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Tutup Training Center Kafilah MTQ, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi menutup kegiatan Training Center (TC) kafilah yang dipersiapkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 5 hingga 7 April 2026, digelar di Aula Rumah Jabatan Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge yang juga menjabat sebagai Ketua Harian LPTQ Luwu Timur.

Penutupan TC dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lutim, Aini Endis Anrika, mewakili Bupati Luwu Timur. Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Lutim, Harisah Suharjo, para pelatih dan pembina, official, pendamping, serta seluruh peserta TC yang akan menjadi duta daerah.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Puasa Bersama Warga Desa Baruga, Tekankan Indahnya Berbagi dan Gotong Royong

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih dan pembina atas dedikasi mereka dalam membimbing peserta selama pelatihan.

“Kerja keras, kesabaran, dan keikhlasan para pelatih serta pembina menjadi fondasi penting dalam membentuk kesiapan para peserta menghadapi MTQ tingkat provinsi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, disiplin, dan kesungguhan selama mengikuti rangkaian TC.

“Ingatlah bahwa kemenangan sejati bukan hanya pada hasil akhir, tetapi pada proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh, serta bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat kalian implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, para pelatih turut memberikan arahan dan motivasi kepada peserta, menekankan pentingnya latihan maksimal untuk mencapai penampilan terbaik. Peserta juga diingatkan untuk menjaga akhlak selama masa karantina maupun saat tampil di panggung, serta menghormati sesama peserta.

BACA JUGA  Jendela Dunia Disabilitas”, Terobosan Disdukcapil Luwu Timur Siap Bersaing di Forum Global

Selain itu, peserta didorong memanfaatkan waktu karantina dengan optimal, mengingat seluruh kafilah memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi.

Para pelatih juga berharap pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dapat segera digelar setelah MTQ nasional, disertai dengan TC yang lebih dini guna memaksimalkan persiapan di masa mendatang.

Dengan berakhirnya Training Center ini, seluruh peserta diharapkan semakin siap, baik dari segi kemampuan, mental, maupun spiritual, untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur pada ajang MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan berlangsung pada 10–18 April 2026 di Kabupaten Maros.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Diklat Perkoperasian, Perkuat SDM dan Tata Kelola Koperasi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop UKMP), digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 April 2026, di Aula Sikumbang, Kecamatan Tomoni.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Disdagkop UKMP, Rabu (8/4/2026). Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Camat Tomoni, Wahyuddin, jajaran Disdagkop UKMP, serta dua narasumber yakni Kamaruddin dan Andi Saheria dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagkop UKMP menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membenahi sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi di Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Irwan Siap Launching Arus Balik di Terminal Malili

Ia menilai, koperasi memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, sehingga perlu didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan pemahaman yang memadai.

“Melalui diklat ini, kami ingin memastikan para pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial yang baik, memahami prinsip-prinsip koperasi, serta mampu mengembangkan usaha secara inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan maksimal. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan dan komitmen para pelaku di dalamnya.

“Ikuti kegiatan ini dengan serius, aktif berdiskusi, dan jadikan sebagai ruang belajar untuk memperbaiki tata kelola koperasi masing-masing agar lebih profesional ke depan,” pesannya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Kukuhkan Pengurus APAL, Tegaskan Komitmen Berdayakan Pengusaha Lokal

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi, Idiyana Sartian Umar, dalam laporannya menjelaskan bahwa diklat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait prinsip dan manajemen koperasi, sekaligus memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong koperasi agar tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan, serta membangun jejaring kerja sama antar pelaku koperasi di daerah.

“Peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi,” ungkapnya.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi perdana oleh Andi Saheria, yang membawakan materi terkait manajemen perkoperasian dan usaha simpan pinjam sesuai regulasi terbaru.

Melalui pelatihan ini, diharapkan koperasi-koperasi di Luwu Timur semakin profesional, adaptif, dan mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Keluarkan Surat Edaran Perdana”Wajib Shalat Berjamaah di Mesjid”
Continue Reading

Trending