Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

TP PKK Luwu Timur Gelar Rapat Bulanan 2026, Fokus Tuntaskan ATS dan Penguatan Ekonomi Keluarga

Published

on

Kitasulsel–MALILI Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat bulanan pengurus Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi program kerja. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Malili, Selasa (7/4/2026).

Rapat dibuka oleh Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Herni Bahar, yang mewakili Ketua TP PKK Luwu Timur. Turut hadir Sekretaris PKK Kabupaten Luwu Timur, Asriani Safitra Ridwan, serta seluruh perwakilan PKK kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Herni Bahar menekankan pentingnya peran aktif seluruh pengurus PKK dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga. Ia juga mengajak kader untuk memperkuat koordinasi dan sinergi hingga ke tingkat desa dan dasawisma.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Kerusakan Tanggul TPI Turunan Bajo, Instruksikan Perbaikan Segera

Sementara itu, Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Amin Sri Muhammad, menyoroti masih tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah tersebut.

“Pendataan ATS masih terbilang banyak. Untuk menuntaskan hal ini, kami meminta pendataan yang valid berdasarkan by name by address, termasuk alasan mereka tidak melanjutkan sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kategori ATS mencakup anak yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal maupun nonformal, anak yang tidak melanjutkan sekolah, hingga anak yang putus sekolah.

Selain itu, Amin juga mengungkapkan masih adanya desa di Luwu Timur yang belum memiliki fasilitas TK PAUD, salah satunya Desa Batu Putih di Kecamatan Burau. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian bersama agar program nasional satu desa satu PAUD dapat segera terealisasi.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Ikuti Rakor Virtual Penandatanganan Nota Kesepahaman Terkait Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan

“Ini tentu membutuhkan intervensi dari pengurus kecamatan dan desa agar program satu PAUD satu desa bisa dituntaskan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong pembentukan Rumah DILAN (Pendidikan dan Keterampilan) di setiap kecamatan. Program ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis.

“Melalui Rumah DILAN, masyarakat dapat diberdayakan untuk mengolah barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tambah, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Rapat bulanan ini menjadi momentum penting bagi TP PKK Luwu Timur untuk memperkuat peran dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Diklat Perkoperasian, Perkuat SDM dan Tata Kelola Koperasi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop UKMP), digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 April 2026, di Aula Sikumbang, Kecamatan Tomoni.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Disdagkop UKMP, Rabu (8/4/2026). Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Camat Tomoni, Wahyuddin, jajaran Disdagkop UKMP, serta dua narasumber yakni Kamaruddin dan Andi Saheria dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagkop UKMP menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membenahi sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi di Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati dan Wabup Lutim Serahkan Parcel Lebaran Bagi Petugas Posko Operasi Ketupat

Ia menilai, koperasi memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, sehingga perlu didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan pemahaman yang memadai.

“Melalui diklat ini, kami ingin memastikan para pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial yang baik, memahami prinsip-prinsip koperasi, serta mampu mengembangkan usaha secara inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan maksimal. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan dan komitmen para pelaku di dalamnya.

“Ikuti kegiatan ini dengan serius, aktif berdiskusi, dan jadikan sebagai ruang belajar untuk memperbaiki tata kelola koperasi masing-masing agar lebih profesional ke depan,” pesannya.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Towuti, Bupati Irwan Minta Praktik Sewa Kios Pasar Dihentikan

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi, Idiyana Sartian Umar, dalam laporannya menjelaskan bahwa diklat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait prinsip dan manajemen koperasi, sekaligus memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong koperasi agar tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan, serta membangun jejaring kerja sama antar pelaku koperasi di daerah.

“Peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi,” ungkapnya.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi perdana oleh Andi Saheria, yang membawakan materi terkait manajemen perkoperasian dan usaha simpan pinjam sesuai regulasi terbaru.

Melalui pelatihan ini, diharapkan koperasi-koperasi di Luwu Timur semakin profesional, adaptif, dan mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Malili, Bupati Irwan Dorong OPD Aktif Jemput Program Pusat
Continue Reading

Trending