Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Pemilihan Duta Wisata 2026, Dorong Generasi Muda Promosikan Potensi Daerah

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parmudora) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan menggelar Pemilihan Duta Wisata Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Rabu (15/4/2026), menghadirkan puluhan generasi muda terbaik daerah dan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juana Fachruddin yang mewakili Bupati Luwu Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, Sekretaris Dinas Parmudora, Catur Dian Sintawati, pengurus TP PKK Lutim, serta 30 peserta berusia 16 hingga 25 tahun yang siap bersaing menjadi wajah baru pariwisata Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Irwan Inspeksi Pasar Tradisional Malili, Soroti Drainase dan Pipa PDAM

Dalam sambutannya, Andi Juana Fachruddin menegaskan bahwa Pemilihan Duta Wisata bukan sekadar ajang seremonial atau kompetisi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan figur-figur muda yang cerdas, berintegritas, serta memiliki wawasan luas dan kecintaan terhadap budaya serta potensi daerah.

“Duta pariwisata adalah representasi daerah. Mereka bukan hanya tampil sebagai figur, tetapi menjadi narasi hidup yang menggambarkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa para peserta yang mengikuti ajang ini merupakan putra-putri terbaik daerah yang memiliki semangat tinggi untuk berkontribusi dalam memajukan pariwisata.

Selain itu, Andi Juana mendorong para peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai wadah mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta memperkuat komitmen dalam mempromosikan pariwisata secara kreatif dan inovatif, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan media digital.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Launching Program Pejuang Subuh di Momentum MTQ, Perkuat Gerakan Moral dan Spiritual Masyarakat

Sementara itu, Sekretaris Dinas Parmudora Luwu Timur, Catur Dian Sintawati berharap melalui kegiatan ini akan lahir duta-duta wisata yang tidak hanya unggul dari segi penampilan, tetapi juga memiliki kecerdasan, kemampuan komunikasi yang baik, serta kecintaan tinggi terhadap potensi daerah, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya hingga kearifan lokal.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan kemampuan terbaik.

“Jadikan momen ini sebagai pengalaman berharga untuk mengembangkan diri dan memperluas wawasan,” pesan Catur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Beri Penghargaan Petugas Sensus Terbaik, Bupati: Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan Daerah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyiapkan penghargaan bagi Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) terbaik di setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat menjadi dasar pembangunan daerah di masa mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memimpin Apel Siaga sekaligus Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, para staf ahli dan asisten Setdakab, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Luwu Timur, serta para kepala desa dan lurah dari berbagai wilayah.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Ia menyebut data yang dikumpulkan oleh para petugas sensus akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan Kabupaten Luwu Timur pada berbagai sektor.

BACA JUGA  200 CPNS Luwu Timur Tuntaskan Latsar Gelombang II di Makassar

“Sensus Ekonomi 2026 ini adalah kompas pembangunan daerah. Data yang bapak dan ibu kumpulkan akan menjadi patron dalam pengambilan kebijakan ke depan. Oleh karena itu, akurasi dan kejujuran sangatlah penting,” tegas Irwan.

Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian Kabupaten Luwu Timur, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan, hingga perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di desa dan kelurahan.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional, teliti, dan penuh tanggung jawab. Kesalahan dalam pengumpulan data, kata Irwan, dapat berdampak langsung terhadap arah kebijakan pembangunan yang akan diambil pemerintah daerah.

“Jangan main-main dalam mengambil data. Laksanakan tugas dengan baik, benar, dan jujur. Jangan pernah berpikir ini sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi akan sangat berpengaruh terhadap arah pembangunan daerah kita,” pesannya.

Selain kepada petugas sensus, Bupati juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar, terbuka, dan sesuai kondisi sebenarnya saat didatangi petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Launching Program Pejuang Subuh di Momentum MTQ, Perkuat Gerakan Moral dan Spiritual Masyarakat

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelaksanaan sensus, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan memberikan penghargaan kepada PPL dan PML terbaik di setiap kecamatan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi petugas dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Abdullah, kebijakan pemberian penghargaan kepada petugas sensus merupakan langkah inovatif yang belum pernah ditemuinya di daerah lain.

“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan menjadi yang pertama yang kami ketahui di Indonesia yang memberikan reward kepada petugas sensus. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur benar-benar peduli terhadap kualitas data dan memahami bahwa data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas pula,” ungkap Abdullah.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah merekrut sebanyak 268 petugas sensus yang terdiri atas 234 petugas pendataan dan 34 petugas pengawas. Seluruh petugas tersebut akan diterjunkan ke wilayah-wilayah yang telah ditetapkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Irwan Inspeksi Pasar Tradisional Malili, Soroti Drainase dan Pipa PDAM

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Luwu Timur dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Timur, penandatanganan kontrak kerja petugas sensus, serta penyematan rompi kepada perwakilan petugas yang akan bertugas di lapangan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Luwu Timur sekaligus menandai kesiapan para petugas dalam menjalankan amanah besar untuk menghadirkan data yang akurat demi mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, BPS, serta partisipasi masyarakat, Kabupaten Luwu Timur optimistis mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai fondasi dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Batara Guru.

Continue Reading

Trending