Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri HUT ke-50 Gereja Kibaid Wawondula, Tegaskan Dukungan Pembangunan Rumah Ibadah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Gereja Kibaid Jemaat Wawondula yang digelar di gedung gereja setempat di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu (18/4/2026).

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir langsung dalam momentum bersejarah tersebut. Ia didampingi Kepala Dinas Transnaker Joni Patabi, Camat Towuti Amri Mustari, Kepala Desa Lioka Yuliana, jajaran Badan Pengurus Sinode Gereja Kibaid, serta pimpinan jemaat termasuk Theopilus Maupa.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan ucapan selamat atas usia emas ke-50 gereja tersebut. Ia menyebut usia 50 tahun sebagai fase yang sarat makna, melambangkan kematangan dan kemakmuran.

“Sebagaimana disampaikan Bapak Pendeta dan Sekjen tadi, usia 50 tahun ini adalah usia emas. Usia emas ini melambangkan kemakmuran,” ujar Irwan.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang telah menjaga eksistensi gereja hingga saat ini. Menurutnya, keberlangsungan gereja tidak terlepas dari kebersamaan antara jemaat, para pendeta, serta dukungan pemerintah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendeta, masyarakat, serta seluruh unsur pemerintah yang senantiasa membersamai jemaat, sehingga gereja ini tetap eksis hingga hari ini,” tambahnya.

Bupati Irwan berharap Gereja Kibaid Jemaat Wawondula dapat terus berkembang di masa mendatang, terlebih saat ini tengah berlangsung proses pembangunan gereja.

Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan kado istimewa untuk mendukung kelanjutan pembangunan tersebut.

“Saya tidak sebutkan angkanya sekarang, tapi saya tahu nilainya. Bahkan, saya berencana menambah sedikit untuk mendukung kelanjutan pembangunan gereja ini sebagai kado ulang tahun ke-50 dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Di hadapan jemaat, Irwan juga memohon dukungan dan doa agar pemerintah daerah dapat menjalankan amanah dengan baik demi kemajuan daerah.

“Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Dengan doa dan kebersamaan, kami yakin dapat mewujudkan harapan kita bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan pentingnya peran rumah ibadah, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Gereja bukan hanya tempat berhubungan dengan Tuhan, tetapi juga memperkuat silaturahmi antar sesama. Semoga di usia ke-50 ini, gereja semakin makmur, sukses, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tandasnya.

Peringatan HUT emas ini ditutup dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Gereja Kibaid Jemaat Wawondula.

BACA JUGA  BKPSDM Luwu Timur Kirim Dua Camat Ikuti Diklat Kepamongprajaan Kemendagri di Jakarta
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Angkona, Empat KK Terdampak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menunjukkan kepeduliannya kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, dengan turun langsung menyerahkan bantuan darurat kepada para korban, Selasa (02/06/2026).

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Luwu Timur bersama Anggota DPRD Lutim, Muhammad Iwan, menjadi penguat bagi empat kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran yang terjadi pada pagi hari.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Luwu Timur turut menyerahkan bantuan yang dibawa oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan berbagai perlengkapan darurat yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para korban memenuhi kebutuhan sehari-hari sambil perlahan membangun kembali kehidupan mereka.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Selain menyerahkan bantuan, Hj. Puspawati juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para korban. Ia mendengarkan kisah warga mengenai detik-detik kebakaran yang menghanguskan rumah mereka serta kondisi yang kini harus dihadapi pascakejadian.

Di tengah puing-puing bangunan yang tersisa, suasana haru begitu terasa. Sejumlah korban tampak berusaha tegar menerima kenyataan bahwa rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung telah musnah dilalap api.

Dengan penuh empati, Hj. Puspawati memberikan semangat kepada para korban agar tidak larut dalam kesedihan dan tetap memiliki harapan untuk bangkit kembali.

“Bantuan darurat ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan dasar para korban. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan keluarga terdampak,” ujar Hj. Puspawati Husler.

BACA JUGA  Bupati Irwan Inspeksi Pasar Tradisional Malili, Soroti Drainase dan Pipa PDAM

Ia juga mengingatkan para korban untuk tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan yang sedang dialami.

“Kami memahami kesedihan yang dirasakan oleh keluarga yang terdampak. Namun saya berharap keluarga tetap sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini. Insya Allah, di balik setiap ujian selalu ada hikmah dan jalan terbaik yang Allah SWT siapkan,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Angkona, I Putu Gede Sudarsana, mengungkapkan bahwa musibah yang menghanguskan tiga unit rumah tersebut diduga dipicu oleh sebuah telepon genggam yang sedang diisi daya di atas kasur.

“Kebakaran ini terjadi karena adanya HP yang dicas di atas kasur yang kemudian meledak dan memicu munculnya api,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Hadiri Dharma Santi Nyepi 1948 Caka di Angkona, Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya memastikan para korban mendapatkan pendampingan dan bantuan selama masa pemulihan pascakebakaran.

Continue Reading

Trending