Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Inovasi GARDA TUMBANG di Desa Compong Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Desa Compong, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang terus memperkuat lini pencegahan stunting melalui inovasi GARDA TUMBANG (Gerakan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak) yang dilaksanakan di Poskesdes setempat.

Program ini digagas oleh Nurmiati, A.Md.Keb., yang juga merupakan penanggung jawab Poskesdes Compong. Inovasi tersebut hadir sebagai solusi atas masih ditemukannya permasalahan tumbuh kembang anak, seperti risiko stunting, keterlambatan perkembangan, hingga rendahnya pemahaman orang tua dalam memantau pertumbuhan anak secara rutin.

Sebelumnya, pelayanan posyandu dinilai masih bersifat konvensional dan belum optimal dalam memberikan edukasi yang menarik serta berkelanjutan kepada masyarakat. Melalui GARDA TUMBANG, pendekatan pelayanan diubah menjadi lebih aktif dan edukatif.

BACA JUGA  Sidrap Siap Amankan Mudik Lebaran, Operasi Ketupat Digelar 23 Maret hingga 4 April

Program ini mengintegrasikan kegiatan penimbangan berat badan, pengukuran panjang atau tinggi badan, serta pemantauan perkembangan anak dengan edukasi langsung kepada orang tua.

“Kegiatan ini dilakukan secara rutin beriringan dengan pelayanan posyandu di Poskesdes Compong agar mudah diakses oleh ibu dan balita,” terang Nurmiati.

Dalam pelaksanaannya, suasana posyandu menjadi lebih hidup dan interaktif. Tenaga kesehatan bersama kader posyandu melakukan pemeriksaan secara teliti, disertai penjelasan sederhana yang mudah dipahami oleh orang tua. Anak-anak juga diberikan stimulasi perkembangan melalui media bermain edukatif agar merasa nyaman selama proses pemeriksaan.

Kehadiran GARDA TUMBANG mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya kehadiran ibu balita dalam kegiatan posyandu serta partisipasi aktif orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak.

BACA JUGA  Pemkab dan BPS Sidrap Gelar “Ngibar” Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Ekonomi Akurat

Masyarakat mengaku terbantu karena pelayanan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan, tetapi juga pembekalan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Keberlanjutan inovasi ini turut didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Desa Compong, UPT Puskesmas Barukku, kader posyandu, tenaga kesehatan, serta dukungan lintas sektor terkait.

Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan program sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di wilayah tersebut.

Dengan hadirnya GARDA TUMBANG, diharapkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak semakin meningkat, sehingga potensi gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat dideteksi sejak dini. Inovasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan pelayanan posyandu yang lebih humanis, edukatif, dan berkelanjutan.

BACA JUGA  SRMP 30 Sidrap Raih Penghargaan Nasional “ASEAN-Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2026”
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Undang Mendikdasmen Hadiri Porsenijar PGRI Sulsel di Sidrap

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengundang langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, untuk menjadi tamu kehormatan pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Sidrap.

Undangan tersebut disampaikan Syaharuddin Alrif dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Senin (08/06/2026).

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Hasnawi Haris, Ketua PGRI Kota Makassar, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Sirajuddin, serta Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sidrap, Ahmad Dollah.

Selain diharapkan membuka secara resmi kegiatan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti juga diundang menjadi narasumber utama dalam seminar pendidikan yang menjadi bagian dari rangkaian acara.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap menjelaskan bahwa Porsenijar yang akan berlangsung pada awal Juli 2026 akan melibatkan sekitar 70 hingga 80 guru dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  SRMP 30 Sidrap Raih Penghargaan Nasional “ASEAN-Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2026”

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pengembangan kreativitas peserta didik, tetapi juga menjadi wadah peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui seminar dan berbagai kegiatan edukatif lainnya.

Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah pelaksanaan jalan santai bertajuk “Anti Mager” yang bertujuan mendorong budaya hidup sehat, aktif, dan produktif di kalangan guru maupun pelajar.

Bupati Syaharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang telah diberikan kepada Kabupaten Sidrap pada tahun 2025.

Menurutnya, bantuan tersebut telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah. Kami berharap pada tahun 2026 Kabupaten Sidrap kembali mendapatkan alokasi bantuan revitalisasi yang lebih besar guna mempercepat pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan,” ujar Syaharuddin.

BACA JUGA  BPVP Pangkep dan BLK Sidrap Gelar Pelatihan TMT, Cetak SDM Siap Kerja dan Wirausaha

Sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung pengembangan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga telah menyiapkan lahan seluas 20 hingga 50 hektare untuk mendukung pembangunan sekolah terintegrasi apabila memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Syaharuddin menyampaikan bahwa sektor pendidikan di Kabupaten Sidrap menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai prestasi peserta didik dan tenaga pendidik terus meningkat seiring dengan dukungan program pemerintah pusat.

Salah satu capaian membanggakan datang dari guru SMP Negeri 2 Pangkajene yang berhasil meraih prestasi melalui inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam ajang AI Talent Nusantara.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa tenaga pendidik di Sidrap mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berkontribusi dalam transformasi pendidikan di era digital.

BACA JUGA  Kunjungi Sidrap, Kepala BPS RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel Capai 7,71 Persen

Di luar sektor pendidikan, Bupati juga memaparkan perkembangan sektor peternakan yang menjadi salah satu unggulan Kabupaten Sidrap. Produksi telur daerah tersebut terus mengalami pertumbuhan dan memberikan kontribusi penting terhadap ketahanan pangan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, Kabupaten Sidrap juga mencatatkan berbagai capaian positif dalam pembangunan sosial, termasuk keberhasilan menekan angka stunting serta upaya pengentasan kemiskinan.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu melahirkan generasi unggul untuk masa depan Indonesia.

Continue Reading

Trending