DISKOMINFO KAB SIDRAP
Bupati Sidrap Sambut 2.200 Mahasiswa KKN Unhas, Perkenalkan Potensi Daerah dan Ajak Berkontribusi untuk Masyarakat
Kitasulsel–MAKASSAR – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memperkenalkan berbagai potensi, capaian, serta program pembangunan daerah kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 69, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan pembekalan yang berlangsung di Baruga Pettarani Unhas tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas kesehatan, yakni Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Gizi, dan Kedokteran Gigi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin memaparkan berbagai keunggulan Kabupaten Sidrap, mulai dari sektor pertanian modern, lumbung pangan, energi terbarukan, hingga potensi wisata yang dapat dikembangkan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di desa.
“Saya sangat senang karena bisa berbicara di depan anak-anakku semuanya di kegiatan pembekalan KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69. Sebagai Bupati Sidrap saya dengan senang hati menyambut kedatangan anak-anakku semuanya datang di Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin.
Ia menyampaikan, sebanyak 848 mahasiswa KKN Profesi Kesehatan akan hadir di Kabupaten Sidrap. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total sekitar 2.200 mahasiswa Unhas yang akan melaksanakan KKN di Sidrap tahun ini.
“KKN kesehatan ini kurang lebih 800 orang yang akan datang ke Kabupaten Sidrap. Saya sambut kalian dengan tangan terbuka dan begitu tiba di Sidrap saya anggap anak semuanya,” katanya.
Selain mahasiswa KKN Profesi Kesehatan, terdapat pula mahasiswa KKN reguler yang akan ditempatkan di Sidrap. Menurut Syaharuddin, dari total sekitar 5.000 mahasiswa KKN Unhas, sebanyak 2.200 mahasiswa di antaranya akan mengabdi di Kabupaten Sidrap.
“Nanti selain KKN Profesi Kesehatan ada juga dari KKN reguler. Total yang datang ke Sidrap KKN terbanyak di Unhas, dari 5.000 mahasiswa sekitar 2.200 orang berada di Sidrap,” jelasnya.
Bupati berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama berada di kampus.
“Saya minta ke Pak Rektor dan Bapak WR 1 sengaja saya minta banyak karena saya mau minta anak-anak KKN Unhas untuk memperlihatkan dampak ilmu yang telah didapat untuk diimplementasikan di desa-desa dan Kabupaten Sidenreng Rappang,” ungkapnya.
Selain memberikan kontribusi kepada masyarakat, ia juga berharap mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di desa agar memiliki semangat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Kehadiran anak-anak sekalian di Sidrap pasti akan memberikan motivasi dan menjadi inspirasi bagi anak Sidrap agar nanti mereka mengikuti seperti kalian,” tambahnya.
Dalam pemaparannya, Syaharuddin juga memperkenalkan karakteristik Kabupaten Sidrap yang dikenal sebagai daerah pertanian modern dan memiliki berbagai sektor unggulan.
“Saya mau cerita dulu tentang Sidrap. Sidrap itu berada di tengah, masyarakatnya sudah maju dan sejahtera. Pertaniannya sekarang pertanian modern dan menjadi lumbung beras di Indonesia, lumbung telur, lumbung energi terbarukan, dan lumbung penghafal Al-Qur’an,” paparnya.
Ia menyebut Sidrap memiliki sejumlah kawasan yang potensial untuk mendukung program kerja mahasiswa selama KKN, seperti kawasan Wattang Pulu dengan keberadaan kincir angin serta kawasan wisata Datae.
“Kalau pergi ke Wattang Pulu vibes-nya seperti ala-ala Eropa karena ada kincir anginnya. Di sana bisa untuk healing, camping, dan membuat program kerja. Ada juga kawasan wisata Datae,” jelasnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa Kabupaten Sidrap memiliki 11 kecamatan dan berbatasan dengan lima daerah, yakni Wajo, Pinrang, Parepare, Soppeng, dan Enrekang.
Menurutnya, berdasarkan data BPS 2025, Sidrap menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan.
“Sidrap di seluruh Sulawesi Selatan berdasarkan data BPS 2025 daerah yang pertumbuhan ekonominya tertinggi di Sulawesi Selatan, berarti masyarakatnya maju dan sejahtera,” ujarnya.
Dari sisi fasilitas pendukung, Syaharuddin memastikan kebutuhan mahasiswa selama berada di Sidrap dapat terpenuhi. Ia menyebut daerah tersebut memiliki fasilitas kesehatan yang memadai, mulai dari rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, hingga puskesmas yang tersebar di kecamatan.
“Sarana dan fasilitas lapangan, jalanan, rumah sakit, puskesmas, semuanya tersedia dengan baik,” katanya.
Ia juga menggambarkan potensi sejumlah wilayah yang akan menjadi lokasi KKN. Kecamatan Pitu Riase dikenal dengan potensi durian, sementara Kecamatan Panca Lautang memiliki potensi pertanian dan peternakan.
“11 kecamatan di Kabupaten Sidrap anda pasti akan menikmati masa KKN yang happy, enjoy, dan serasa ada di kampung sendiri,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Syaharuddin mengajak mahasiswa memanfaatkan momentum KKN untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Sidrap.
“Saya ucapkan selamat bergabung di Sidrap, saya minta tolong ilmu yang didapatkan dipraktikkan semuanya di Kabupaten Sidrap,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Bupati Sidrap, Wakil Dekan III PKM Unhas Wahiduddin, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, anggota DPRD Sidrap, para asisten, pimpinan perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah, camat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Kehadiran ribuan mahasiswa KKN Unhas di Sidrap diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan serta pemberdayaan masyarakat.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Bupati Sidrap Hadiri Mubes ke-8 IKM dan ISA, Paparkan Capaian Pemerintahan dan Program Prioritas 2026
Kitasulsel–MAKASSAR – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) ke-8 Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidenreng Rappang (IKM) bersama Ikatan Sarjana Asal Sidrap (ISA), Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Unhas & Convention Center, Makassar, tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi masyarakat Sidrap dalam memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Mubes ke-8 IKM dan ISA mengagendakan pemilihan pengurus baru periode 2026–2031, evaluasi program kerja organisasi, serta penyusunan arah kebijakan dan program kerja ke depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Yarham Yasmin, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, anggota DPRD Sidrap, para asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian sekretariat daerah, camat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Yarham Yasmin menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar IKM Sidrap dan ISA Sidrap yang selama ini menjadi wadah pemersatu masyarakat Sidrap di berbagai daerah.
“Keberadaan kedua organisasi ini tidak hanya penting bagi masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang, tetapi juga memiliki kontribusi yang besar dalam mendorong kemajuan Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan dan profesi seperti IKM dan ISA memiliki peran strategis dalam menghimpun gagasan, pengalaman, serta potensi sumber daya masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap IKM dan ISA dapat terus mengambil peran dalam mencetak generasi Sidrap yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif memaparkan capaian satu tahun pemerintahannya sekaligus sejumlah program prioritas yang akan digenjot pada tahun 2026.
Syaharuddin menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan masyarakat Sidrap dan menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan tersebut hingga akhir masa jabatan.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melaksanakan musyawarah besar ke-8 IKS Sidrap bersama Ikatan Sarjana Asal Sidrap di Hotel Unhas Convention. Saya Bupati Sidrap diberikan amanah oleh masyarakat Sidrap kurang lebih 70 persen dan tentu saya akan jaga amanah tersebut sampai periode saya selesai,” ujarnya.
Bupati kemudian memaparkan perkembangan 14 program unggulan pemerintah daerah. Salah satunya program BPJS gratis bagi masyarakat Sidrap yang disebut telah terealisasi 100 persen, disusul program pupuk lancar yang terus berjalan.
Di sektor pendidikan, ia menyampaikan adanya peningkatan indeks pembangunan manusia. Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah daerah terus mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan.
“Jalan yang rusak sekitar 955 kilometer tahun lalu. Kita sudah perbaiki kurang lebih 30 kilometer tahun ini dengan sumber anggaran komunikasi dengan pusat, bantuan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, serta efisiensi APBD bersama DPRD,” jelasnya.
Ia menargetkan perbaikan jalan sepanjang 327 kilometer menjadi salah satu fokus pembangunan. Beberapa ruas yang telah dikerjakan antara lain Sidrap-Soppeng, Tanrutedong-Dongi, Bulucenrana-Anabanua, Bina Baru-Kulo-Maddenge, Rijang Pannua-Mario, serta Laccirang-Dongi.
Pada sektor ekonomi, Syaharuddin menyebut pertumbuhan ekonomi Sidrap mengalami peningkatan dari sekitar 4 persen pada 2024 menjadi 7,7 persen, sementara angka kemiskinan turun dari 5 persen menjadi 4 persen.
Menurutnya, peningkatan tersebut didukung oleh sektor pertanian. Produksi gabah yang sebelumnya sekitar 400 ribu ton meningkat menjadi 679 ribu ton pada 2025. Pemerintah daerah menargetkan produksi satu juta ton gabah dengan potensi nilai ekonomi mencapai sekitar Rp7 triliun.
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Bupati juga mendorong peningkatan aktivitas daerah melalui berbagai kegiatan berskala besar. Salah satunya Porseni PGRI Sulawesi Selatan yang akan berlangsung pada 1–5 Juli 2026 di Sidrap dan diperkirakan menghadirkan sekitar 65 ribu peserta.
Ia juga meminta peningkatan jumlah mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Sidrap dari sebelumnya sekitar 700 orang menjadi 2.200 orang.
“Intinya di Sidrap 2026 ini saya akan lebih gas lagi dengan kerja sama semuanya dengan IKS, ISA, DPRD, yudikatif, dan pemerintah provinsi dalam rangka mencapai misi Sidrap maju dan sejahtera,” kata Syaharuddin.
Bupati turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Pemkab Sidrap sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan dan stunting terendah di Sulawesi. Penghargaan tersebut disertai hadiah Rp3 miliar yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Ia mengajak masyarakat Sidrap yang berada di perantauan untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Saya akan bekerja dengan tulus dan ikhlas untuk masyarakat Sidrap yang maju dan sejahtera. Yang di luar Sidrap ayo kita pulang ke Sidrap kita bangun sama-sama Sidrap,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua IKM Sidrap Andi Alimuddin Unde mengatakan Mubes ke-8 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan sosial dan solidaritas masyarakat Sidrap.
“Relatif susah sebenarnya mengurus organisasi kekerabatan seperti ini karena kalau kita tidak mampu menumbuhkan solidaritas antara anggota maka dalam upaya mendorong kemajuan itu susah,” ujarnya.
Ia berharap IKM dan ISA terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong inovasi pembangunan.
Ketua ISA Sidrap Mahmud La Kaiya juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif. Ia menyebut ISA dan IKM selama ini telah berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, kebudayaan, serta pemberdayaan masyarakat.
“Mudah-mudahan dalam kesempatan Mubes ini bukan hal yang merendahkan wibawa organisasi kita, tetapi tentu kita akan mengangkat organisasi ini bisa sejajar dengan organisasi yang lebih bagus perkembangannya untuk berkontribusi bagi daerah dan masyarakat Sidrap,” tuturnya.
Mubes ke-8 IKM dan ISA diharapkan menjadi momentum memperkuat peran masyarakat Sidrap, baik di kampung halaman maupun perantauan, dalam mendukung pembangunan menuju Sidrap yang semakin maju dan sejahtera.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login