Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Luncurkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk 1.163 Pembudidaya Ikan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi meluncurkan program penyaluran pupuk bersubsidi bagi 1.163 pembudidaya ikan sebagai langkah strategis untuk merevitalisasi sektor perikanan budidaya, Sabtu (25/4/2026).

Peluncuran yang dipusatkan di Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade. Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu memulihkan produktivitas tambak masyarakat yang sempat mengalami kendala.

Menurut Ramadhan Pirade, sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar ekonomi di Kabupaten Luwu Timur.

“Pemerintah daerah tidak hanya sekadar menyalurkan, tetapi juga memastikan distribusi ini tepat sasaran. Saya instruksikan kepada Dinas Perikanan dan seluruh penyuluh untuk mengawal ketat penyaluran ini hingga ke level petani,” tegasnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Bersama Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

Ia juga menyoroti pentingnya pupuk sebagai faktor pendukung utama dalam meningkatkan produktivitas tambak, khususnya untuk komoditas unggulan seperti ikan bandeng yang menjadi andalan daerah.

Pada tahap awal, pupuk bersubsidi akan disalurkan kepada pembudidaya di empat kecamatan pesisir, yakni Burau sebanyak 72 orang, Wotu 213 orang, Angkona 345 orang, dan Malili 473 orang.

Untuk mendukung kebutuhan nutrisi tambak, pemerintah telah mengalokasikan pupuk dalam jumlah besar, meliputi 1.414.200 kilogram urea, 472.800 kilogram SP-36, serta 2.351.600 kilogram pupuk organik.

Sementara itu, perwakilan PT Pupuk Indonesia, Handoko, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut, termasuk melalui sosialisasi mekanisme penebusan pupuk yang transparan dan tepat sasaran.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur dan Luwu Utara Jalin Kerja Sama Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan

Kegiatan launching yang berlangsung di Kios Pupuk Rury ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan, Kepala Desa Lakawali Pantai, para penyuluh perikanan, pengecer pupuk, serta kelompok pembudidaya ikan yang menyambut program ini dengan antusias.

Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di Luwu Timur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Launching Program “Spesialis Juara”, Layanan Dokter Spesialis Hadir di Wilayah Terpencil

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali ditegaskan melalui peluncuran program “Spesialis Juara”. Program pelayanan dokter spesialis untuk wilayah terpencil ini resmi dilaunching oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di halaman Puskesmas Mahalona, Kecamatan Towuti, Ahad (26/4/2026).

Peluncuran ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan spesialis yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil seperti Mahalona dan Bantilang.

Program “Spesialis Juara” dirancang untuk memperkenalkan layanan dokter spesialis di daerah terpencil, meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan, serta mendukung pemerataan layanan kesehatan nasional melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Serahkan Paket Lebaran kepada Petugas Kebersihan, Wujud Apresiasi dan Kepedulian

Dalam implementasinya, sebanyak empat dokter spesialis akan memberikan pelayanan langsung di Puskesmas Mahalona, meliputi spesialis kandungan, penyakit dalam, anak, serta layanan spesialis lainnya. Kehadiran tenaga medis ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus dirujuk ke fasilitas kesehatan di wilayah yang lebih jauh.

Dalam sambutannya, Irwan menyebut peluncuran program ini sebagai momentum bersejarah bagi sektor kesehatan di Kabupaten Luwu Timur. Ia menegaskan bahwa “Spesialis Juara” merupakan salah satu inovasi unggulan daerah.

“Pagi ini adalah momentum bersejarah bagi kita semua. Program yang kita luncurkan ini merupakan program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur yang lahir dari gagasan dan kolaborasi berbagai pihak di sektor kesehatan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur dan Luwu Utara Jalin Kerja Sama Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Garda Sehat, yang menjadi payung berbagai inovasi layanan kesehatan di daerah, termasuk program satu ambulans satu desa serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan lainnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam mendukung program ini, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit daerah seperti RSUD I Lagaligo Wotu, hingga rumah sakit swasta seperti RS Primaya Sorowako, serta dukungan perguruan tinggi dan para pegiat kesehatan.

“Melalui kolaborasi ini, kita berharap pelayanan kesehatan semakin merata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.

Bupati Irwan berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta terus dikembangkan melalui inovasi tenaga kesehatan demi memberikan pelayanan terbaik.

BACA JUGA  Desain Baru Disetujui, Pembangunan Islamic Centre Lutim Siap Dimulai Kembali

Peluncuran program ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Timur, serta pemasangan rompi dan stetoskop kepada para dokter spesialis sebagai simbol dimulainya pelayanan di wilayah terpencil.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Aini Endis Anrika, jajaran kepala OPD, manajemen PT Vale Indonesia, direktur rumah sakit, camat, kepala puskesmas, kepala desa, TP PKK, serta masyarakat Mahalona Raya yang menyambut antusias program tersebut.

Continue Reading

Trending