DISKOMINFO LUWU TIMUR
Wakil Bupati Luwu Timur Hadiri Monev Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-Sulawesi di Kendari
Kitasulsel–KENDARI — Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam rangka Pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) se-Sulawesi yang berlangsung di Sahid Azizah Syariah Hotel dan Convention Kendari, Jumat (29/05/2026).
Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Drs. A. Fatoni, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Mintje Wattu, para gubernur se-Sulawesi, serta bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi.
Kehadiran Wakil Bupati Luwu Timur dalam forum tersebut menjadi bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan yang selama ini membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Turut mendampingi Wakil Bupati Luwu Timur dalam kegiatan tersebut, Kepala BKAD Luwu Timur, Muhammad Said, Kepala Bagian Umum Setda Luwu Timur, Anita, Kabag Prokopim Setda Luwu Timur, Sahir, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Dr. Drs. A. Fatoni, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Fatoni, program jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat dengan dukungan anggaran yang relatif kecil dari pemerintah daerah.
“Melalui penganggaran yang relatif kecil, masyarakat dapat memperoleh manfaat besar seperti santunan kecelakaan kerja, santunan kematian, hingga pendidikan anak sampai perguruan tinggi,” jelas Fatoni.
Ia juga menambahkan bahwa program tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam melindungi masyarakat dari risiko kemiskinan, terutama ketika tulang punggung keluarga mengalami musibah atau meninggal dunia.
“Oleh karena itu, seluruh pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menganggarkan program tersebut, tetapi juga merealisasikannya secara optimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Fatoni.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui berbagai program kolaboratif bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, perlindungan bagi pekerja rentan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan jaminan kesejahteraan kepada masyarakat pekerja di Kabupaten Luwu Timur.
“Melalui kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, dukungan APBD, serta program perlindungan bagi pekerja rentan, kami berharap agar target UCJ 100 persen di Kabupaten Luwu Timur tahun 2026 dapat tercapai,” tegas Wabup Puspawati.
Ia juga menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci utama dalam mempercepat pencapaian Universal Coverage Jamsostek, khususnya bagi sektor informal dan pekerja rentan yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau program perlindungan sosial.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini turut menjadi wadah koordinasi antar pemerintah daerah se-Sulawesi untuk berbagi strategi, inovasi, serta langkah percepatan dalam meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing wilayah.
Selain sesi evaluasi dan penguatan kebijakan, pada momentum tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada daerah dengan capaian terbaik dalam implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Adapun penghargaan yang diberikan meliputi Kategori Penghargaan Terbaik UCJ Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Zona Sulawesi Tahun 2025 serta Kategori Penghargaan Kepesertaan Tertinggi dan Pelopor Program Perlindungan Pekerja Rentan Berbasis JHT.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah di Sulawesi dalam mendukung program nasional perlindungan sosial ketenagakerjaan demi terciptanya masyarakat pekerja yang lebih sejahtera, terlindungi, dan memiliki jaminan sosial yang berkelanjutan.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Tinjau Gerakan Pangan Murah, Minta Jangkauan Diperluas hingga Desa
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Bupati Irwan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang berbelanja serta memantau ketersediaan berbagai bahan pangan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.
Agar pelaksanaannya semakin optimal, Bupati Irwan memberikan sejumlah arahan kepada penyelenggara. Ia meminta penambahan fasilitas pendukung, seperti tenda berukuran besar, serta penambahan petugas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman dan pelayanan berlangsung lebih cepat.
“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” tegas Irwan.
Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga aneka sayuran organik yang dijual mulai Rp5.000 per kemasan. Selain itu, tersedia pula beragam produk olahan hasil perikanan dari pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan vendor lokal guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa seperti sebelumnya,” jelas Darfan.
Ia berharap pelaksanaan GPM secara berkelanjutan dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan akan terus memperkuat program-program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah Luwu Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login