Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Pelajari Sistem Absensi Digital ASN di Luwu Timur, SIPATUH Jadi Percontohan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan studi komparatif Pemerintah Kabupaten Luwu terkait penerapan sistem absensi digital Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang berlangsung di Aula Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Kabupaten Luwu Timur, Malili, Senin (20/7/2026), menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengembangan layanan pemerintahan berbasis digital.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Luwu dipimpin Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Amar, dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Luwu Timur, Askar, didampingi Kepala Dinas Kominfo SP Luwu Timur, Andi Tabacaina Akhmad, Kabid Mutasi BKPSDM Badaruddin Abdillah, serta jajaran terkait.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Setdakab Luwu Timur, Askar, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan momentum untuk saling bertukar pengalaman dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

BACA JUGA  Delapan ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Kodam Hasanuddin, Bupati Irwan: Kebanggaan Daerah

“Kami di Luwu Timur terbuka untuk berbagi. Apa yang sudah kami jalankan bisa menjadi bahan pembelajaran bersama. Kalau ada yang ingin didalami, kami siap membantu,” ujar Askar.

Ia menjelaskan, sistem absensi digital SIPATUH dikembangkan untuk menutup celah dalam pengawasan kehadiran ASN sekaligus mendorong peningkatan disiplin aparatur secara lebih terukur dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo SP Luwu Timur, Andi Tabacaina Akhmad, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Luwu yang ingin mempelajari implementasi transformasi digital di bidang kepegawaian.

“Selamat datang di Luwu Timur. Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman terkait absensi digital sebagai upaya meningkatkan disiplin dan kinerja ASN melalui pemanfaatan teknologi,” katanya.

BACA JUGA  Lepas Kontingen Porsenjar PGRI, Bupati Lutim Janjikan Bonus Jika Masuk Lima Besar

Menurut Andi, penerapan SIPATUH selama ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan ASN, terutama dalam ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap jam kerja.

Di sisi lain, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Luwu, Amar, mengungkapkan bahwa studi komparatif tersebut bertujuan mempelajari secara langsung kebijakan, regulasi, hingga implementasi sistem absensi digital yang telah diterapkan di Kabupaten Luwu Timur.

“Kami datang untuk belajar, mulai dari regulasi, mekanisme, sampai implementasinya di lapangan. Terima kasih atas keterbukaan Pemkab Luwu Timur,” ujar Amar.

Ia menilai kunjungan tersebut menjadi wadah bertukar pengalaman sekaligus mempererat sinergi antarpemerintah daerah dalam mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan birokrasi.

Pada sesi pemaparan, tim Dinas Kominfo SP Luwu Timur yang diwakili Muh. Akbar S. menjelaskan secara rinci sistem SIPATUH, mulai dari arsitektur aplikasi hingga berbagai fitur pendukung yang digunakan dalam proses absensi ASN.

BACA JUGA  Warga Menaruh Harapan Besar pada Wajah Baru RSUD I Lagaligo

Sistem tersebut dilengkapi dengan teknologi validasi wajah, identifikasi perangkat, dan verifikasi lokasi, sehingga kehadiran ASN dapat dipastikan lebih akurat, transparan, dan akuntabel.

Selain memaparkan keunggulan sistem, tim juga membagikan pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi selama proses implementasi sebagai bahan pembelajaran bagi Pemerintah Kabupaten Luwu.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara kedua daerah dalam pengembangan inovasi digital, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat disiplin ASN, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis teknologi.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending