Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Desa Tabarano Dorong Peran Linmas dalam Menjaga Keamanan Lingkungan

Published

on

Kitasulsel–WASUPONDA — Upaya memperkuat keamanan lingkungan hingga kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan Linmas Desa yang digelar di Desa Tabarano, Kabupaten Luwu Timur, dengan melibatkan warga dan aparat desa setempat, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang dijalankan Polda Sulawesi Selatan melalui koordinasi Direktorat Binmas bersama jajaran Bhabinkamtibmas di tingkat Polres dan Polsek. Fokus pembinaan diarahkan pada penguatan sistem keamanan lingkungan, penyuluhan hukum, hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah desa.

Sejak kegiatan dimulai di Aula Desa Tabarano, suasana diskusi berlangsung terbuka. Warga yang hadir tampak aktif mengikuti penyampaian materi dari jajaran Polres Luwu Timur, terutama terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama melalui peran Linmas dan sistem keamanan swakarsa.

BACA JUGA  Liga Pelajar Luwu Timur 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Dalam pembinaan tersebut, aparat kepolisian juga menekankan pentingnya keberadaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat desa. Selain itu, warga diingatkan agar lebih waspada terhadap berbagai persoalan sosial yang bisa memicu konflik maupun tindak kriminalitas.

Tidak hanya membahas keamanan, penyuluhan hukum juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Polisi mengajak masyarakat memahami pentingnya penyelesaian persoalan secara bijak dan tidak mudah terpancing isu yang dapat mengganggu ketertiban di lingkungan warga.

Di sisi lain, materi kesiapsiagaan bencana turut diberikan mengingat wilayah desa memiliki kerentanan terhadap kondisi alam tertentu. Warga dibekali pemahaman dasar mengenai langkah cepat yang perlu dilakukan apabila terjadi situasi darurat atau bencana di lingkungan sekitar.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Gedung Pemuda, Soroti Finishing yang Kurang Rapi

Kepala Desa Tabarano, Rimal Manukallo, menyambut baik kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, keterlibatan langsung aparat di tengah masyarakat memberi dampak positif dalam meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Pembinaan seperti ini sangat positif karena masyarakat mendapat pemahaman langsung terkait pengamanan lingkungan, penyuluhan hukum, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ini penting agar warga semakin sadar bahwa keamanan desa adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kapasitas Linmas dan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan semakin meningkat.

“Dengan adanya komunikasi dan pembinaan langsung dari kepolisian, masyarakat merasa lebih dekat dengan aparat keamanan sehingga koordinasi di lapangan juga bisa berjalan lebih baik,” tambahnya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Komunikasi dengan DPR RI, Dorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Kegiatan pembinaan Linmas tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan desa bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Melalui pendekatan langsung ke desa-desa, kepolisian berharap keberadaan Linmas benar-benar mampu menjadi mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan dan membantu penanganan situasi darurat di tingkat desa.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Tinjau Gerakan Pangan Murah, Minta Jangkauan Diperluas hingga Desa

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Bupati Irwan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang berbelanja serta memantau ketersediaan berbagai bahan pangan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

BACA JUGA  Tak Kenal Waktu, Bupati Lutim Berkantor hingga Larut Malam

Agar pelaksanaannya semakin optimal, Bupati Irwan memberikan sejumlah arahan kepada penyelenggara. Ia meminta penambahan fasilitas pendukung, seperti tenda berukuran besar, serta penambahan petugas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman dan pelayanan berlangsung lebih cepat.

“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” tegas Irwan.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga aneka sayuran organik yang dijual mulai Rp5.000 per kemasan. Selain itu, tersedia pula beragam produk olahan hasil perikanan dari pelaku usaha lokal.

BACA JUGA  Seleksi Paskibraka Luwu Timur 2026 Masuki Tahap TWK, 128 Peserta Bersaing Ketat

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan vendor lokal guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia.

“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa seperti sebelumnya,” jelas Darfan.

Ia berharap pelaksanaan GPM secara berkelanjutan dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan akan terus memperkuat program-program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah Luwu Timur.

BACA JUGA  Kesbangpol Luwu Timur Gelar Dialog Multi Stakeholder Perkuat Keamanan dan Persatuan Masyarakat
Continue Reading

Trending