DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Hadiri Penetapan Komcad ASN Sulsel 2026 di Makassar
Kitasulsel–MAKASSAR Irwan Bachri Syam menghadiri Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Rabu (13/5/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Donny Ermawan Taufanto selaku inspektur upacara.
Program Komponen Cadangan merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan negara dengan melibatkan unsur sipil, termasuk ASN, sebagai bentuk bela negara dan penguatan nasionalisme dalam birokrasi pemerintahan.
Sebanyak 500 peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan Komcad selama 45 hari, mulai 27 Maret hingga 13 Mei 2026 di Rindam XIV/Hasanuddin.
Dari Kabupaten Luwu Timur, delapan ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut ambil bagian dalam pelatihan tersebut.
Prosesi penetapan diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah, serta pernyataan resmi penetapan Komcad. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan pangkat, pengalungan medali, penyerahan ijazah, dan sertifikat oleh inspektur upacara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Yandri Susanto, Andi Sudirman Sulaiman, Bambang Nawoko, Gabriel Lema, Sri Yanto, serta Rusdi Hartono bersama sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Donny Ermawan Taufanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Komcad atas semangat, disiplin, dan dedikasi selama mengikuti pelatihan.
“Pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah saudara curahkan adalah wujud nyata kecintaan dan tanggung jawab Saudara terhadap Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh ASN yang telah ditetapkan sebagai Komponen Cadangan agar terus meningkatkan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan ideologi Pancasila.
Selain itu, para peserta diminta membangun kesiapsiagaan terhadap panggilan negara, memperkuat disiplin dan integritas, menjaga kesehatan fisik maupun mental, serta memelihara kehormatan dan soliditas sebagai bagian dari Komponen Cadangan.
“Lebih dari itu, saya berharap Saudara mampu menjadi teladan dalam memperkuat karakter kebangsaan, meningkatkan kinerja, serta menumbuhkan semangat bela negara di lingkungan kerja dan masyarakat,” pungkas Wakil Menteri Pertahanan RI tersebut.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
49 Tahun Transmigrasi, Pemkab Luwu Timur Apresiasi Kontribusi Desa Sumber Makmur bagi Pembangunan Daerah
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memberikan apresiasi atas perjalanan 49 tahun program transmigrasi di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Kalaena, yang dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sosial, ekonomi, serta memperkuat kerukunan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Luwu Timur, Askar, saat mewakili Bupati Luwu Timur menghadiri peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi ke-49 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Desa Sumber Makmur ke-15 di pelataran Kantor Desa Sumber Makmur, Selasa (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Askar menegaskan bahwa program transmigrasi telah menjadi salah satu tonggak penting dalam pembangunan wilayah di Kabupaten Luwu Timur.
Menurutnya, keberhasilan para transmigran tidak hanya terlihat dari terbukanya kawasan permukiman baru, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya aktivitas ekonomi di desa tersebut.
“Program transmigrasi tidak hanya berhasil membuka wilayah permukiman baru, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat,” ujar Askar.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kehidupan masyarakat Desa Sumber Makmur yang mampu menjaga keharmonisan meski dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang budaya dan daerah asal.
Menurutnya, keberagaman yang terpelihara menjadi modal penting dalam membangun desa yang semakin maju dan sejahtera.
“Saya bangga melihat keberagaman di Desa Sumber Makmur dapat hidup berdampingan secara harmonis di tengah perbedaan. Inilah kekuatan yang harus terus dijaga untuk membawa desa ini menuju masa depan yang lebih baik, lebih maju, dan semakin sejahtera,” tambahnya.
Mengenang Perjuangan Para Perintis
Sementara itu, Kepala Desa Sumber Makmur, Turatno, mengatakan peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para perintis yang telah membuka dan membangun desa sejak awal program transmigrasi.
Ia berharap semangat perjuangan para pendahulu dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melanjutkan pembangunan desa dengan tetap menjaga persatuan serta melestarikan nilai-nilai budaya.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Bertumbuh dari Perjuangan, Berbuah untuk Generasi Berbudaya dan Mandiri.”
Suasana perayaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh para pelajar serta muda-mudi Desa Sumber Makmur, menampilkan keberagaman budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Berawal dari 500 Kepala Keluarga Transmigran
Desa Sumber Makmur memiliki sejarah panjang yang bermula pada tahun 1977 melalui program transmigrasi pemerintah.
Kala itu, sebanyak 500 kepala keluarga dari Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ditempatkan di kawasan tersebut untuk membuka lahan dan membangun permukiman baru.
Melalui kerja keras, semangat gotong royong, dan kebersamaan, para transmigran berhasil mengembangkan kawasan tersebut hingga menjadi desa yang produktif dan terus berkembang.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang desa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng.
Momentum tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para perintis Desa Sumber Makmur sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa mereka dalam membangun desa sejak masa awal transmigrasi.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Kalaena, Kapolsek Kalaena, para kepala desa se-Kecamatan Kalaena, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi ke-49 dan Hari Jadi Desa Sumber Makmur ke-15 menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Desa Sumber Makmur yang berbudaya, mandiri, dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Luwu Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login