Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Delapan ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Matra Darat usai Ikuti Latsarmil

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Sebanyak delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Luwu Timur resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang berlangsung sejak 27 Maret 2026.

Penetapan tersebut dilakukan dalam upacara pengambilan sumpah dan penetapan Komcad Matra Darat di Lapangan Karebosi, Rabu (13/5/2026), bersama 492 peserta lainnya dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Upacara dipimpin langsung oleh Donny Ermawan Taufanto.

Sebagai tanda resmi ditetapkan menjadi Komcad, para peserta menerima pemasangan pangkat, pengalungan medali, serta penyerahan ijazah dan sertifikat yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri Pertahanan RI.

Sebanyak 500 peserta Komcad, termasuk delapan ASN asal Luwu Timur, kini resmi memiliki pangkat dan jabatan dalam Komponen Cadangan Matra Darat di bawah Kodam XIV/Hasanuddin.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Terima Kunjungan BPKP Sulsel, Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan

Program Latsarmil Komcad tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya nasional dalam mendukung pertahanan negara sekaligus menanamkan disiplin, semangat kebangsaan, dan wawasan bela negara kepada para ASN peserta pelatihan.

Salah satu peserta asal Luwu Timur, Hilal Hamdi yang kini berpangkat Sersan Dua (Serda), mengaku bersyukur karena berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dasar militer yang dijalani selama kurang lebih satu bulan.

Sementara peserta lainnya, Syamsul, mengungkapkan bahwa pelatihan yang dijalani sangat menekankan kedisiplinan, mulai dari bangun pukul 03.00 Wita hingga beristirahat pada pukul 23.00 Wita.

“Banyak pelajaran yang kami dapatkan selama mengikuti pelatihan, terutama soal disiplin dan tanggung jawab. Kami juga siap kapan saja jika sewaktu-waktu negara membutuhkan,” ujar Syamsul.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Sementara itu, Irwan Bachri Syam berharap para ASN yang telah resmi menjadi Komponen Cadangan mampu mengimplementasikan nilai disiplin, nasionalisme, dan semangat bela negara dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Keikutsertaan ASN dalam Komcad menjadi langkah positif dalam membentuk aparatur yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki loyalitas dan kesiapsiagaan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujar Irwan.

Adapun delapan ASN Kabupaten Luwu Timur yang resmi menjadi Komcad Matra Darat yakni:

1. Hilal Hamdi – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Dinas Kominfo-SP Lutim.

2. Aswar Anas Taroki, S.P. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Bapperida.

BACA JUGA  Pembagian Perlengkapan Sekolah Pemda Luwu Timur Trending di Sosmed, Warganet: “Kerja Nyata IBAS”

3. Syamsul – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Bapenda.

4. Abdul Malik, A.Md. Far. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Dinas Kesehatan.

5. Hamdi, A.S.T. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

6. Iwa Kartiwa Sudirja, SH. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Satpol PP.

7. Mardawiyah – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Dinas Damkar dan Penyelamatan.

8. Wiro Sigele – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad Kodam XIV Hasanuddin dari Satpol PP.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

49 Tahun Transmigrasi, Pemkab Luwu Timur Apresiasi Kontribusi Desa Sumber Makmur bagi Pembangunan Daerah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memberikan apresiasi atas perjalanan 49 tahun program transmigrasi di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Kalaena, yang dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sosial, ekonomi, serta memperkuat kerukunan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Luwu Timur, Askar, saat mewakili Bupati Luwu Timur menghadiri peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi ke-49 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Desa Sumber Makmur ke-15 di pelataran Kantor Desa Sumber Makmur, Selasa (30/6/2026).

Dalam sambutannya, Askar menegaskan bahwa program transmigrasi telah menjadi salah satu tonggak penting dalam pembangunan wilayah di Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, keberhasilan para transmigran tidak hanya terlihat dari terbukanya kawasan permukiman baru, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya aktivitas ekonomi di desa tersebut.

“Program transmigrasi tidak hanya berhasil membuka wilayah permukiman baru, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat,” ujar Askar.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kehidupan masyarakat Desa Sumber Makmur yang mampu menjaga keharmonisan meski dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang budaya dan daerah asal.

Menurutnya, keberagaman yang terpelihara menjadi modal penting dalam membangun desa yang semakin maju dan sejahtera.

“Saya bangga melihat keberagaman di Desa Sumber Makmur dapat hidup berdampingan secara harmonis di tengah perbedaan. Inilah kekuatan yang harus terus dijaga untuk membawa desa ini menuju masa depan yang lebih baik, lebih maju, dan semakin sejahtera,” tambahnya.

Mengenang Perjuangan Para Perintis

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Makmur, Turatno, mengatakan peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para perintis yang telah membuka dan membangun desa sejak awal program transmigrasi.

BACA JUGA  Safari Ramadhan Spesial, Bupati Irwan Dapat Pelukan Hangat dari Warga Wasuponda

Ia berharap semangat perjuangan para pendahulu dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melanjutkan pembangunan desa dengan tetap menjaga persatuan serta melestarikan nilai-nilai budaya.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Bertumbuh dari Perjuangan, Berbuah untuk Generasi Berbudaya dan Mandiri.”

Suasana perayaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh para pelajar serta muda-mudi Desa Sumber Makmur, menampilkan keberagaman budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Berawal dari 500 Kepala Keluarga Transmigran

Desa Sumber Makmur memiliki sejarah panjang yang bermula pada tahun 1977 melalui program transmigrasi pemerintah.

Kala itu, sebanyak 500 kepala keluarga dari Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ditempatkan di kawasan tersebut untuk membuka lahan dan membangun permukiman baru.

Melalui kerja keras, semangat gotong royong, dan kebersamaan, para transmigran berhasil mengembangkan kawasan tersebut hingga menjadi desa yang produktif dan terus berkembang.

BACA JUGA  DPK Lutim Musnahkan 1500 Arsip Berusia Dibawah 10 Tahun

Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang desa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng.

Momentum tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para perintis Desa Sumber Makmur sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa mereka dalam membangun desa sejak masa awal transmigrasi.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Kalaena, Kapolsek Kalaena, para kepala desa se-Kecamatan Kalaena, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.

Peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi ke-49 dan Hari Jadi Desa Sumber Makmur ke-15 menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Desa Sumber Makmur yang berbudaya, mandiri, dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading

Trending