Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Panen Raya di Desa Lise, Bupati Sidrap Tegaskan Komitmen Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Hamparan sawah yang menguning di Desa Lise, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Sinergi tersebut tampak nyata saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, hadir langsung mengikuti panen raya bersama masyarakat setempat, Senin (18/5/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nenek Mallomo itu disambut hangat dan penuh antusias oleh warga yang sejak pagi telah berkumpul di area persawahan.

Panen raya berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Bupati Syaharuddin bahkan turun langsung ke sawah memanen padi bersama petani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Anggota DPRD Dapil II Ruslan, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Sekretaris Dinas TPHPKP (Pertanian) Suriyanto, Camat Panca Lautang, jajaran kepala desa, unsur Forkopimca, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, serta para petani setempat.

Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan di lokasi, produktivitas lahan pertanian di Desa Lise menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Produksi padi tercatat mencapai angka 5,7 dengan estimasi hasil panen sekitar 9,1 ton per hektare.

BACA JUGA  JNK Research and Consulting Rilis Survei: 87,7 Persen Warga Puas Kinerja SAR–Kanaah

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti konkret bahwa Desa Lise memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi pangan unggulan di Kabupaten Sidrap.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif memaparkan bahwa Desa Lise memiliki luas persawahan sekitar 800 hektare. Sementara secara keseluruhan, Kecamatan Panca Lautang memiliki luas lahan sawah mencapai 5.340 hektare.

Adapun total luas persawahan di Kabupaten Sidrap saat ini mencapai sekitar 52.227 hektare, menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.

“Pertanian adalah fokus utama kami. Sidrap harus terus konsisten menjadi daerah penyangga pangan nasional yang kuat,” ujar Syaharuddin di hadapan para petani.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, mulai dari menjamin kelancaran distribusi pupuk hingga memperkuat sistem pengairan sawah.

Menurutnya, salah satu program unggulan yang terus dikembangkan pemerintah daerah adalah metode Listrik Masuk Sawah (LMS), yang dinilai mampu membantu petani mengatasi persoalan irigasi di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah, saat ini distribusi pupuk lancar, harga turun, dan pengairan dengan metode listrik masuk sawah terus berjalan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Pimpin Panen Perdana MT I di Majjelling, Tegaskan Komitmen Jaga Produktivitas Pertanian

Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 pemerintah telah melakukan pengeboran di Desa Lise untuk mendukung pengembangan program LMS seluas 437 hektare.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam petani sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan sepanjang tahun.

Di hadapan masyarakat, Syaharuddin turut mengajak para petani untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian di desa mereka.

Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan bantuan pemerintah, tetapi juga oleh solidaritas sosial dan semangat kebersamaan masyarakat.

“Jika petani rajin bersedekah dan menunaikan zakat dari hasil panennya, Insya Allah hasil pertanian akan semakin berkah dan meningkat,” tuturnya.

Selain fokus pada sektor pertanian, pembangunan infrastruktur di Desa Lise juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, Syaharuddin berjanji akan segera merealisasikan pengaspalan jalan di desa tersebut guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

“Insya Allah, tahun ini atau paling lambat tahun depan, jalan di Desa Lise akan diaspal agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang mulus,” tegasnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah warga.

Janji tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena kondisi jalan dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas warga sehari-hari.

BACA JUGA  Safari Ramadan Pemkab Sidrap Pererat Silaturahmi, Bupati Tekankan Modernisasi Pertanian

Di sela kegiatan panen raya, Bupati Sidrap bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kematian kepada keluarga pegawai syara yang meninggal dunia dengan total nilai Rp149.333.328.

Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap perlindungan sosial masyarakat dan pekerja keagamaan di daerah.

Kegiatan panen raya kemudian ditutup dengan sesi dialog antara pemerintah daerah dan para petani. Dalam suasana penuh keakraban, Syaharuddin mendengarkan langsung berbagai aspirasi, keluhan, dan masukan dari masyarakat terkait kebutuhan pertanian di lapangan.

Mulai dari persoalan irigasi, kebutuhan alat mesin pertanian, hingga stabilitas harga gabah menjadi topik yang dibahas dalam dialog tersebut.

Bupati menegaskan bahwa seluruh masukan petani akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat agraris di Kabupaten Sidrap.

Dengan potensi pertanian yang besar dan dukungan penuh pemerintah daerah, Desa Lise diharapkan terus berkembang menjadi salah satu kawasan pertanian produktif yang mampu memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah penyangga pangan nasional di masa mendatang.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Borong Dua Penghargaan Bergengsi Bidang Literasi dan Kearsipan Tingkat Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Pemkab Sidrap berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan pada Senin (18/5/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Perpustakaan Nasional ke-46, Hari Kearsipan ke-55, dan Hari Buku Nasional yang berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar.

Dua penghargaan prestisius yang berhasil diraih Kabupaten Sidrap yakni penghargaan sebagai Tertinggi III Kabupaten/Kota Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 dan penghargaan sebagai Kabupaten dengan Partisipasi Lembaga Terbanyak dalam Pengajuan Akreditasi Tahun 2025.

Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam membangun budaya literasi masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola perpustakaan dan kearsipan di daerah.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Muhammad Jufri, dan diterima oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidrap, Suharya Angriani.

BACA JUGA  Safari Ramadan Pemkab Sidrap Pererat Silaturahmi, Bupati Tekankan Modernisasi Pertanian

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Andi Sammang, serta Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Abdul Muis.

Momentum penghargaan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat. Sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan turut hadir mengikuti upacara peringatan yang menjadi agenda tahunan dalam mendorong peningkatan budaya baca dan pengelolaan arsip di daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Suharya Angriani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, komunitas literasi, hingga lembaga perpustakaan yang aktif melakukan inovasi pelayanan.

Suharya menegaskan bahwa keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan dan kebijakan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah dalam mendorong penguatan sektor pendidikan dan literasi di daerah.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Gelar Seleksi Calon Paskibraka 2026, Tekankan Transparansi dan Pembentukan Karakter

“Semoga pencapaian ini dapat menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi dalam meningkatkan literasi serta pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tandasnya.

Ia menjelaskan, tingginya tingkat kegemaran membaca masyarakat Sidrap menjadi indikator positif bahwa budaya literasi mulai tumbuh dan berkembang dengan baik di berbagai kalangan.

Menurutnya, berbagai program pembudayaan gemar membaca yang selama ini dijalankan terus menunjukkan hasil yang menggembirakan, baik di lingkungan sekolah, desa, maupun komunitas masyarakat.

Selain itu, penghargaan sebagai kabupaten dengan partisipasi lembaga terbanyak dalam pengajuan akreditasi menunjukkan tingginya komitmen lembaga perpustakaan di Sidrap untuk meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola kelembagaan.

Suharya menilai, akreditasi perpustakaan menjadi langkah penting dalam memastikan pelayanan perpustakaan berjalan sesuai standar nasional sekaligus mampu memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa lembaga-lembaga perpustakaan di Sidrap memiliki kesadaran tinggi untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

BACA JUGA  Hadiri Buka Puasa Bersama Jajaran Polres Sidrap,Bupati Syaharuddin Alrif:Komunikasi dan Kalaborasi Untuk Sidrap Lebih Maju

Keberhasilan Sidrap meraih dua penghargaan sekaligus juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dianggap mencerminkan kemajuan sektor pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Sidrap memang terus mendorong penguatan literasi melalui berbagai program, mulai dari pengembangan perpustakaan desa, peningkatan koleksi buku, digitalisasi layanan perpustakaan, hingga kegiatan pembudayaan membaca bagi pelajar dan masyarakat umum.

Selain meningkatkan minat baca, penguatan sektor perpustakaan dan kearsipan juga dinilai penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik serta pelestarian dokumen dan arsip daerah.

Momentum peringatan Hari Perpustakaan Nasional, Hari Kearsipan, dan Hari Buku Nasional tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya budaya membaca di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin pesat.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan budaya literasi, memperluas akses pengetahuan, dan menciptakan generasi yang lebih cerdas, kreatif, serta berdaya saing di masa depan.

Continue Reading

Trending