DISKOMINFO KAB SIDRAP
Sidrap Siap Amankan Stok Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional
- /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 27
https://kitasulsel.com/wp-content/uploads/2026/05/7235-1000x600.jpeg&description=Sidrap Siap Amankan Stok Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
- Share
- Tweet /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 72
https://kitasulsel.com/wp-content/uploads/2026/05/7235-1000x600.jpeg&description=Sidrap Siap Amankan Stok Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menegaskan komitmennya untuk mengamankan stok dan pasokan jagung guna mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II yang digelar secara daring bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan panen raya berlangsung di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, dan menjadi bagian dari langkah nasional dalam memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada jagung di Indonesia.
Suasana panen raya berlangsung penuh semangat dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Patahangi Nurdin, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kulo, hingga para kepala desa di wilayah setempat.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mengambil langkah strategis dari hulu hingga hilir guna memastikan keberlangsungan produksi jagung tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional.
Menurutnya, dukungan terhadap program swasembada jagung tidak hanya dilakukan melalui peningkatan produksi, tetapi juga melalui penguatan sistem distribusi, pengawasan pupuk bersubsidi, hingga menjaga harga jual tetap menguntungkan bagi petani.
“Dukungan tersebut kami lakukan mulai dari penyiapan benih, pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi, menjaga serapan hasil panen, hingga langkah stabilisasi harga jagung di tingkat petani,” kata Syaharuddin.
Ia menjelaskan, sektor pertanian jagung saat ini memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan pangan nasional, khususnya sebagai bahan utama pakan ternak yang permintaannya terus meningkat setiap tahun.
Karena itu, menurut Syaharuddin, keberlangsungan produksi jagung harus terus dijaga agar petani tetap produktif dan memiliki kepastian pasar.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa hasil produksi jagung di Kabupaten Sidrap saat ini telah diserap oleh Bulog dengan target yang cukup besar sepanjang tahun 2026.
“Serapan jagung di Kabupaten Sidrap saat ini dibeli oleh Bulog dengan target mencapai 15 ribu ton pada tahun ini. Selain itu, hasil produksi jagung kita juga diserap oleh para peternak untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak,” jelasnya.
Syaharuddin menilai tingginya kebutuhan jagung nasional menjadi peluang besar bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka.
“Kebutuhan jagung saat ini sangat tinggi, terutama untuk kebutuhan pakan ternak. Oleh karena itu, sektor pertanian jagung harus terus didorong,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga mengajak seluruh kelompok tani di tingkat desa dan kelurahan untuk terus meningkatkan kualitas dan hasil produksi pertanian mereka.
Ia optimistis, apabila produktivitas pertanian terus meningkat, maka swasembada pangan nasional akan lebih cepat tercapai dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak secara signifikan.
Menurutnya, sektor pertanian saat ini menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap. Karena itu, pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan melalui kebijakan yang berpihak kepada petani.
Kabar baik lainnya, lanjut Syaharuddin, harga jagung di pasaran kini menunjukkan tren positif yang memberikan keuntungan lebih besar bagi petani dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia menyebut, jika sebelumnya harga jagung sempat berada di kisaran Rp4.000 per kilogram, kini harga jual meningkat hingga mencapai Rp6.500 per kilogram dengan kadar air antara 14 hingga 18 persen.
Kenaikan harga tersebut dinilai menjadi angin segar bagi petani jagung di Sidrap karena mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di pedesaan.
Selain dukungan pemerintah daerah, keberhasilan program penguatan sektor pertanian ini juga mendapat perhatian dari aparat penegak hukum.
Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan panen raya jagung serentak tersebut.
Ia berharap momentum seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan program ketahanan pangan ini berjalan optimal,” ungkapnya.
Panen raya jagung serentak di Sidrap menjadi bukti bahwa daerah tersebut terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra pertanian utama di Sulawesi Selatan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan tingginya semangat petani, Sidrap optimistis mampu memberikan kontribusi besar terhadap program swasembada pangan nasional di masa mendatang.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Panen Raya di Desa Lise, Bupati Sidrap Tegaskan Komitmen Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Kitasulsel–SIDRAP — Hamparan sawah yang menguning di Desa Lise, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Sinergi tersebut tampak nyata saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, hadir langsung mengikuti panen raya bersama masyarakat setempat, Senin (18/5/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nenek Mallomo itu disambut hangat dan penuh antusias oleh warga yang sejak pagi telah berkumpul di area persawahan.
Panen raya berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Bupati Syaharuddin bahkan turun langsung ke sawah memanen padi bersama petani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Anggota DPRD Dapil II Ruslan, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Sekretaris Dinas TPHPKP (Pertanian) Suriyanto, Camat Panca Lautang, jajaran kepala desa, unsur Forkopimca, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, serta para petani setempat.
Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan di lokasi, produktivitas lahan pertanian di Desa Lise menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Produksi padi tercatat mencapai angka 5,7 dengan estimasi hasil panen sekitar 9,1 ton per hektare.
Capaian tersebut dinilai menjadi bukti konkret bahwa Desa Lise memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi pangan unggulan di Kabupaten Sidrap.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif memaparkan bahwa Desa Lise memiliki luas persawahan sekitar 800 hektare. Sementara secara keseluruhan, Kecamatan Panca Lautang memiliki luas lahan sawah mencapai 5.340 hektare.
Adapun total luas persawahan di Kabupaten Sidrap saat ini mencapai sekitar 52.227 hektare, menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.
“Pertanian adalah fokus utama kami. Sidrap harus terus konsisten menjadi daerah penyangga pangan nasional yang kuat,” ujar Syaharuddin di hadapan para petani.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, mulai dari menjamin kelancaran distribusi pupuk hingga memperkuat sistem pengairan sawah.
Menurutnya, salah satu program unggulan yang terus dikembangkan pemerintah daerah adalah metode Listrik Masuk Sawah (LMS), yang dinilai mampu membantu petani mengatasi persoalan irigasi di sejumlah wilayah.
“Alhamdulillah, saat ini distribusi pupuk lancar, harga turun, dan pengairan dengan metode listrik masuk sawah terus berjalan,” imbuhnya.
Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 pemerintah telah melakukan pengeboran di Desa Lise untuk mendukung pengembangan program LMS seluas 437 hektare.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam petani sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan sepanjang tahun.
Di hadapan masyarakat, Syaharuddin turut mengajak para petani untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian di desa mereka.
Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan bantuan pemerintah, tetapi juga oleh solidaritas sosial dan semangat kebersamaan masyarakat.
“Jika petani rajin bersedekah dan menunaikan zakat dari hasil panennya, Insya Allah hasil pertanian akan semakin berkah dan meningkat,” tuturnya.
Selain fokus pada sektor pertanian, pembangunan infrastruktur di Desa Lise juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, Syaharuddin berjanji akan segera merealisasikan pengaspalan jalan di desa tersebut guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
“Insya Allah, tahun ini atau paling lambat tahun depan, jalan di Desa Lise akan diaspal agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang mulus,” tegasnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah warga.
Janji tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena kondisi jalan dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas warga sehari-hari.
Di sela kegiatan panen raya, Bupati Sidrap bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kematian kepada keluarga pegawai syara yang meninggal dunia dengan total nilai Rp149.333.328.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap perlindungan sosial masyarakat dan pekerja keagamaan di daerah.
Kegiatan panen raya kemudian ditutup dengan sesi dialog antara pemerintah daerah dan para petani. Dalam suasana penuh keakraban, Syaharuddin mendengarkan langsung berbagai aspirasi, keluhan, dan masukan dari masyarakat terkait kebutuhan pertanian di lapangan.
Mulai dari persoalan irigasi, kebutuhan alat mesin pertanian, hingga stabilitas harga gabah menjadi topik yang dibahas dalam dialog tersebut.
Bupati menegaskan bahwa seluruh masukan petani akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat agraris di Kabupaten Sidrap.
Dengan potensi pertanian yang besar dan dukungan penuh pemerintah daerah, Desa Lise diharapkan terus berkembang menjadi salah satu kawasan pertanian produktif yang mampu memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah penyangga pangan nasional di masa mendatang.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49
You must be logged in to post a comment Login