DISKOMINFO LUWU TIMUR
Wabup Luwu Timur Hadiri Paripurna DPRD, Pemda Dukung Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal dan Petani
- /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 27
https://kitasulsel.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-18-at-15.40.47-1000x600.jpeg&description=Wabup Luwu Timur Hadiri Paripurna DPRD, Pemda Dukung Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal dan Petani', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
- Share
- Tweet /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 72
https://kitasulsel.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-18-at-15.40.47-1000x600.jpeg&description=Wabup Luwu Timur Hadiri Paripurna DPRD, Pemda Dukung Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal dan Petani', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Waemami.
Selain itu, dalam rapat tersebut juga disampaikan pendapat Bupati terhadap Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Rapat paripurna berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Luwu Timur, Senin (18/5/2026), dipimpin Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo.
Turut hadir anggota DPRD Luwu Timur, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Paripurna diawali dengan mendengarkan pandangan umum lima fraksi DPRD Luwu Timur terhadap Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Waemami.
Kelima fraksi tersebut yakni Fraksi NasDem, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR), Fraksi Golkar, dan Fraksi PAN.
Masing-masing fraksi menyampaikan pandangan, saran, serta masukan terhadap rencana perubahan regulasi penyertaan modal daerah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja perusahaan daerah dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan ekonomi daerah.
Usai mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi, agenda rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pendapat Bupati Luwu Timur terkait dua ranperda strategis, yakni Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Pendapat Bupati tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler.
Dalam penyampaiannya, Puspawati Husler menegaskan bahwa Pemerintah Daerah pada prinsipnya menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif DPRD dalam mengusulkan kedua ranperda tersebut.
Menurutnya, langkah DPRD tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan pertanian yang menjadi bagian penting pembangunan daerah.
“Pemerintah Daerah pada prinsipnya mendukung inisiatif DPRD dalam penyusunan Ranperda tersebut. Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja, serta merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah,” ujarnya.
Meski mendukung penuh inisiatif tersebut, Pemerintah Daerah juga memberikan sejumlah catatan penting terhadap substansi ranperda agar implementasinya di lapangan dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun teknis.
Pada Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal, Pemda menilai perlu adanya perumusan yang lebih jelas terkait definisi tenaga kerja lokal, batasan kualifikasi, serta ruang lingkup sektor pekerjaan yang dimaksud.
Hal tersebut dinilai penting agar regulasi nantinya tidak menimbulkan multitafsir dalam penerapan di dunia kerja maupun di lingkungan perusahaan.
Selain itu, Pemda juga menekankan perlunya pengaturan yang memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kompetensi yang dimiliki, sekaligus memastikan perlindungan terhadap praktik diskriminasi dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
Pemerintah Daerah juga mengusulkan adanya penguatan mekanisme pengawasan ketenagakerjaan daerah agar pelaksanaan regulasi dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, Pemda turut menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dan penguatan peran perangkat daerah terkait dalam pelaksanaan serta pengawasan aturan tersebut.
Termasuk di dalamnya pengaturan mengenai kewajiban perusahaan dalam menyerap tenaga kerja lokal sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah dan pengurangan angka pengangguran.
Sementara pada Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pemerintah Daerah menilai regulasi tersebut harus mampu memberikan jaminan perlindungan yang lebih komprehensif bagi para petani di Kabupaten Luwu Timur.
Beberapa poin penting yang menjadi perhatian Pemda antara lain kepastian akses terhadap sarana produksi pertanian, perlindungan dari fluktuasi harga hasil pertanian, hingga peningkatan kapasitas dan kompetensi petani.
Selain itu, Pemda juga menilai penting adanya dukungan terhadap akses teknologi pertanian modern, penyuluhan berkelanjutan, serta penguatan kelembagaan petani agar sektor pertanian semakin berkembang dan berdaya saing.
Menurut Puspawati Husler, keberadaan regulasi tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat posisi petani sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.
Pemerintah Daerah juga menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam membangun kemitraan yang adil dan berkelanjutan dengan para petani.
“Pemerintah harus hadir sebagai fasilitator dan regulator agar hubungan kemitraan antara petani dan dunia usaha dapat berjalan secara sehat, berkeadilan, dan saling menguntungkan,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Wakil Bupati berharap proses pembahasan ranperda oleh panitia khusus (Pansus) DPRD bersama perangkat daerah terkait dapat berjalan maksimal dan menghasilkan regulasi yang benar-benar aspiratif.
Ia juga berharap regulasi tersebut nantinya mampu memberikan kepastian hukum, mudah diimplementasikan, dan menjadi instrumen pembangunan daerah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu Timur.
“Harapan kita bersama, ranperda ini dapat menjadi dasar hukum yang kuat dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan dan pertanian yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Rapat paripurna berlangsung dengan lancar dan penuh perhatian dari seluruh peserta sidang. Pembahasan kedua ranperda tersebut dipandang sebagai langkah strategis DPRD dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat perlindungan sosial, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Asisten III Luwu Timur Pimpin Upacara HKN dan Peringatan HUT Perpusnas ke-46
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Asisten III Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Drs. Askar, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta Hari Kearsipan ke-55 tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (18/05/2026), tersebut diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur serta para pelajar dari UPT SDN 238 Mallaulu dan SMP Negeri 2 Malili.
Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kehadiran para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi simbol penting dalam menanamkan budaya literasi serta kesadaran akan pentingnya perpustakaan dan arsip sejak usia dini.
Peringatan HUT Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga warisan pengetahuan bangsa sekaligus memperluas akses literasi di tengah perkembangan zaman dan transformasi digital yang semakin pesat.
Dalam amanatnya, Drs. Askar membacakan sambutan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang menyoroti pentingnya transformasi perpustakaan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Menurutnya, perpustakaan saat ini tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi harus berkembang menjadi ruang belajar yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
“Perpustakaan bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, melainkan harus bertransformasi menjadi ruang yang mendorong kreativitas dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang berbasis teknologi,” terang Askar.
Ia menjelaskan, perubahan pola masyarakat dalam mengakses informasi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perpustakaan untuk terus melakukan inovasi pelayanan.
Karena itu, perpustakaan dituntut mampu menghadirkan layanan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain penguatan budaya literasi, Askar juga menekankan pentingnya membangun layanan perpustakaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Perpustakaan tidak cukup hanya hadir, melainkan kehadirannya harus memberikan manfaat,” tegasnya.
Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, ruang pembelajaran, sekaligus wadah pengembangan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Kehadiran para pelajar dalam upacara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang yang menyenangkan dan bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap budaya membaca dan literasi dapat terus tumbuh di kalangan pelajar sehingga mampu menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
Selain peringatan Hari Perpustakaan Nasional, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Hari Kearsipan ke-55 tahun 2026 yang menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip yang baik dan tertib.
Pengelolaan arsip dinilai memiliki peran vital dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional, pemerintah daerah juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Nilai-nilai kesadaran nasional, menurut Askar, harus tercermin dalam etos kerja aparatur pemerintah sekaligus dalam upaya membangun budaya literasi dan pengelolaan informasi yang lebih baik di daerah.
Upacara berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta, termasuk pelajar yang hadir, tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat hingga selesai.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap momentum peringatan Hari Perpustakaan Nasional, Hari Kearsipan, dan Hari Kesadaran Nasional ini dapat menjadi pemicu untuk terus meningkatkan semangat membaca, menjaga warisan arsip daerah, serta memperkuat kualitas layanan informasi bagi masyarakat.
Dengan penguatan budaya literasi dan pengelolaan arsip yang baik, Luwu Timur optimistis mampu menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman di era digital.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49
You must be logged in to post a comment Login